Inilah Senjata Baru yang Digunakan Al-Qassam Pada Perang Gaza

Jumat, 08/01/2010 14:24 WIB | Arsip | Cetak

Sayap militer gerakan perlawan Islam Hamas - Brigade Izzuddin Al-Qassam untuk pertama kalinya mengungkapkan secara terbuka senjata-senjata yang mereka pakai selama agresi Israel ke jalur Gaza yang membuat Israel terkejut oleh serangan dari mujahidin Al-Qassam.

Brigade Al-Qassam mengatakan bahwa mereka telah memperkenalkan tiga jenis senjata baru anti tank dan instalasi persenjataan selama perang di Gaza setahun yang lalu dan mereka juga memperlihatkan foto-foto senjata baru mereka tersebut dan kapan senjata-senjata itu digunakan sewaktu melawan serangan Israel.

Situs resmi Brigade Al-Qassam pada hari Kamis kemarin (7/1) menyatakan: "Brigade Al-Qassam telah berhasil menciptakan keseimbangan teror yang dilakukan oleh Zionis Israel dan telah membuat tentara-tentara pendudukan terkejut serta tidak menyangka dan bingung terhadap perhitungan militer mereka dan membuat para pemimpin Zionis beserta para prajurit mereka masuk ke dalam lumpur di Gaza."

Dan inilah senjata-senjata baru yang secara resmi digunakan oleh brigade Al-Qassam untuk melawan Israel dalam agresi mereka ke Gaza:

"RPG-29" anti Tank:

Senjata ini digunakan untuk pertama kalinya di jalur Gaza pada jam 11 siang, hari Ahad tanggal 8 Muharram 1430 H bertepatan dengan tanggal 4 Januari 2009, ditembakkan ke tank-tank zionis di distrik timur Gaza dan mengakibatkan kehancuran total tank Israel.

"Mortir Tandem" anti kendaraan lapis baja:

Pertama kali digunakan di jalur Gaza pada jam 10.30 pagi hari Senin, tanggal 9 Muharram 1430 H bertepatan dengan tanggal 5 Januari 2009, ditembakkan ke arah pengangkut personel tentara Israel berupa kendaraan lapis baja sewaktu pasukan Israel berusaha masuk ke wilayah timur Jabaliya, mengakibatkan kehancuran total.

"Roket 107-mm" anti-fasilitas perang:

Pertama kali digunakan dalam pertempuran di jalur Gaza pada jam 12 siang hari Selasa, tanggal 16 Muharram 1430 H bertepatan dengan tanggal 13 Januari 2009, ditembakkan ke sebuah rumah yang dijadikan benteng oleh pasukan Zionis - dimana pada waktu itu terjadi bentrokan antara pasukan khusus Israel di sebelah timur wilayah Khan Younis. (fq/imo/qs)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang