Israel Segera Hancurkan 300.000 Rumah Rakyat Palestina
Lebih dari 300.000 rakyat Palestina terancam kehilangan tempat tinggalnya di Yerusalem. Inilah laporan terbaru dari sebuah lembaga amal asal Inggris, “Save The Children” (STC)
Menurut Salam Kanaan, direktur STC, saat ini Israel sudah bersiap dengan ratusan buldozer yangsewaktu-waktu digunakan untuk menggilas semua rumah yang dipunyai oleh rakyat Palestina.
“Penghancuran rumah milik rakyat Palestina semakin gencar, dan ribuan keluarga hidup di bawah ancaman buldozer, dan kapanpun bisa digantikan dengan rumah yang lain.” Ujar Kanaan. Laporan ini baru saja disampaikan kemarin Rabu, (17/06).
Penghancuran rumah rakyat Palestina oleh Israel sudah berlangsung sejak tahun 1967. Dan sampai saat ini diperkirakan, Israel sudah menghancurkan tidak kurang dari 24.000 rumah milik rakyat Palestina.
Namun sejak tahun 2000, ketika George W. Bush menjadi presiden AS dan mendukung Israel secara terbuka, penghancuran mencapai 1000 rumah dalam setiap tahunnya. Tahun ini saja, sampai pertengahan Juni 2009, lebih dari 4000 rumah sudah tergilas di berbagai wilayah Palestina.
“Biasanya Israel menggunakan prosedural militer untuk menghancurkan rumah rakyat Palestina.” Ujar Kanaan, “Keluarga-keluarga (Palestina) kehilangan semuanya; pakaian, makanan, dan alat-alat rumah tangga. Tak ada dukungan, tak ada bantuan, dan tak ada perlindungan apapun buat mereka.” (sa/qna)
Lainnya (Arsip)
- Tiga Kasus Flu Babi Ditemukan di Tepi Barat Palestina
Rabu, 17/06/2009 16:37 WIB - Pejabat di Tepi Barat Janjikan Warga Gaza Dapat Naik Haji dan Umroh
Rabu, 17/06/2009 10:29 WIB - Taliban : Kami Tidak Pernah Membahayakan Warga Sipil Seperti yang Dilakukan AS
Rabu, 17/06/2009 05:53 WIB - Jimmy Carter Kunjungi Jalur Gaza, Bertemu Hamas
Rabu, 17/06/2009 05:28 WIB - Penjara Damon : Tempat Bagi Muslimah yang Berafiliasi ke Hamas dan Jihad Islam
Selasa, 16/06/2009 08:57 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




