Jamaah Masjid di Tepi Barat Bela Syaikh Qardhawi

Para jamaah di puluhan masjid di tepi Barat menolak serangan dan kecaman terhadap ulama terkemuka Islam, Syaikh Yusuf al-Qardhawi, atas sikap patriotiknya karena berdiri melawan dan menentang agresi dan pengepungan Israel di Jalur Gaza.
Sumber-sumber lokal di selatan Tepi Barat kota al-Beireh mengatakan bahwa para jamaah di masjid utama di kota menolak serangan dari Imam masjid terhadap Syaikh Qardhawi dan mereka menolak untuk sholat di belakangnya setelah imam tersebut membaca khutbah resmi yang disiapkan oleh Jaksa Penuntut pelayanan awkaf dan urusan agama otoritas Palestina di mana isi khutbah nya melancarkan serangan pedas terhadap Syaikh Qardhawi.
Sumber otoritas Palestina menambahkan bahwa unsur-unsur keamanan menyerbu masjid dan menyerang para jamaah yang mulai berteriak-teriak "Allahu Akbar" untuk memprotes serangan terhadap Imam Qardhawi. Aparat keamanan juga menangkap sejumlah jamaah.
Sementara itu, para jamaah di masjid Ibrahimi, di bagian selatan Tepi Barat kota al-Khalil, memaksa imam otoritas Palestina-Dayton untuk turun dari mimbar ketika imam itu mulai menyerang Syaikh Qardhawi, mereka menyela khotbahnya dengan teriakan "Allahu Akbar "untuk memprotes serangan kurang ajar terhadap Syaikh Qardhawi yang merupakan figur Islam yang sangat dihormati yang selalu berdiri besama rakyat Palestina.
Sumber-sumber lokal di kota Tepi Barat utara Nablus juga melaporkan bahwa jamaah di Masjid Agung Salahi juga memprotes serangan Imam masjid terhadap Syaikh Qardhawi dan memaksa imam turun dari mimbar.
Ada laporan bahwa puluhan jamaah di masjid lainnya di Tepi Barat memprotes materi khotbah yang didistribusikan oleh otoritas Palestina-Dayton kementrian wakaf dan pelayanan yang dipimpin oleh Mahmud al-Habbash.
Namun banyak juga imam masjid yang tidak mau membacakan materi khutbah resmi yang mengecam Syaikh Qardhawi yang distribusikan oleh otoritas Palestina, meskipun mereka berisiko dipecat dari jabatannya.(fq/pic)
Lainnya (Arsip)
- Syaikh Raed Salah Dihukum 9 Bulan Penjara
Kamis, 14/01/2010 09:26 WIB - Hamas: Freemansonry Serukan untuk Mempercepat Penghancuran Al-Aqsha
Rabu, 13/01/2010 13:26 WIB - Jihad Islam: Israel akan Segera Luncurkan Serangan Baru ke Gaza
Rabu, 13/01/2010 10:12 WIB - Raed Salah: 2010 Tahun Kritis Bagi Al Quds dan Al Aqsha
Rabu, 13/01/2010 08:24 WIB - Pagar Perlindungan Israel Memblokade Palestina
Selasa, 12/01/2010 12:19 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




