Jamaat Islami: Para Penguasa Muslim Budak AS

Selasa, 12/01/2010 10:56 WIB | Arsip | Cetak

Amir dari Jamaat Islami Pakistan Syed Munawar Hasan menegaskan bahwa umat Islam Palestina berjuang untuk pembebasan Al-Quds dan negeri mereka yang diduduki oleh zionis Israel, ia juga mendesak seluruh umat Islam dunia untuk melanjutkan dukungan yang totalitas terhadap perjuangan rakyat Palestina dalam mengemban misi suci tersebut.

"Jantung-jantung masyarakat Muslim Pakistan berdenyut seirama dengan penduduk Gaza - sementara para penguasa Muslim lebih buruk daripada orang Amerika karena telah menjadi budak Amerika."

Hal tersebut ia katakan sewaktu memimpin aksi unjuk rasa besar yang diadakan oleh Jamaat Islami untuk mendukung muslim Gaza yang terkepung - di Multan Road Pakistan senin kemarin (11/1).

"Kami tidak berbicara tentang memusnahkan AS dari peta dunia tetapi kami juga tidak bisa mentolerir pendudukan yang dilakukan AS terhadap rumah-rumah kami dan mendikte kami."

"Ketakutan Washington akan segera terlihat dengan dikalahkannya negara super power oleh tangan-tangan rakyat Afghanistan dan dengan teknologi sederhana di Kabul dan kandahar", katanya melanjutkan.

Dia juga menyerukan agar organisasi konferensi Islam (OKI) dan para penguasa muslim untuk aktif mengangkat suara mereka  mendukung rakyat Palestina untuk menghentikan zionis Israel dari rencana mereka membangun dinding pembatas.

Syed Munawar Hasan mengatakan bahwa kebrutalan Israel dengan dukungan dari Amerika Serikat telah membuat sengsara 1,5 juta umat Islam di Gaza. Sayangnya, katanya, semua penguasa Muslim adalah budak dari Washington dan tergila-gila dengan cara hidup Barat. Di Pakistan, para penguasa telah memperkenalkan sistem sekuler dan mengubah negara itu menjadi sebuah sel penyiksaan melalui operasi militer terhadap rakyatnya sendiri.

Namun pimpinan Jamaat Islami ini mengatakan, Amerika Serikat tidak akan dapat menyelesaikan rencananya untuk wilayah ini yang meliputi Cina, Iran, India dan Timur Tengah dengan mengabaikan Pakistan.(fq/pic)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang