Jimmy Carter: AS Harus Cabut Hamas dari Daftar Teroris

Kamis, 18/06/2009 17:30 WIB | Arsip | Cetak

Mantan Presiden AS Jimmy Carter menyatakan akan menemui pemerintahan Barack Obama dalam dua hari ini untuk membahas hasil kunjungannya ke Timur Tengah, termasuka Jalur Gaza. Carter akan meminta pemerintahan AS untuk mencabut Hamas dari daftar organisasi teroris.

Sejak memenangkan pemilu di Palestina, AS dan Uni Eropa memasukkan Hamas ke dalam daftar organisasi teroris hanya karena Hamas menolak mengakui eksistensi Israel. AS dan Uni Eropa juga mengisolasi Hamas dan melarang bantuan-bantuan disalurkan pada Hamas.

Bagi Hamas, Israel adalah negara ilegal yang dibangun di atas tanah dan penderitaan rakyat Palestina. Bahkan sejumlah aktivis hak asasi manusia Israel, seperti Uri Davis, mengakui bahwa Israel adalah "kekuatan kolonial terakhir di dunia" yang secara terbuka melakukan "penyiksaan, penahanan tanpa proses hukum, perampasan tanah untuk alasan keamanan dan memberlakukan hukuman kolektif" terhadap rakyat Palestina.

Pemenang hadiah Nobel Perdamaian dan tokoh anti-apartheid dari Afrika Selatan, Uskup Desmond Tutu menyamakan perlakuan Israel terhadap rakyat Palestina dengan perlakuan diskriminatif orang kulit putih pada warga kulit hitam pada masa berlakunya kebijakan apartheid di Afrika Selatan.

Dan Jimmy Carter dalam kunjungannya ke Jalur Gaza menyatakan bahwa Israel sudah memperlakukan rakyat Palestina "seperti binatang". Ia menyerukan agar Israel segera mencabut blokadenya di Gaza.

Namun kekejaman dan penjajahan Israel yang makin meluas di wilayah Palestina tidak lepas dari perang AS dan Eropa yang memberikan dukungan buta pada Israel dan tidak pernah memberikan sanksi tegas atas pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan rezim Zionis Israel. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang