Jubir Hamas: Rekomendasi AI Tidak Adil dan Menyesatkan

Selasa, 24/02/2009 09:39 WIB | Arsip | Cetak

Hamas mengkritik rekomendasi Amnesty International-organisasi hak asasi manusia yang berbasis di London, Inggris-agar dunia internasional memberlakukan embargo senjata terhadap Hamas dan kelompok pejuang Palestina lainnya.

Juru Bicara Hamas Fawzi Barhoum dalam pernyataannya pada media massa mengatakan bahwa rekomendasi itu tidak adil karena Amnesty International menyamakan antara pelaku kejahatan dengan korban. Barhoum menegaskan, Hamas tidak pernah menerima bantuan senjata dari negara manapun sedangkan Israel menerima banyak bantuan senjata dari negara-negara besar, bahkan secara terbuka melakukan perjanjian bisnis senjata dengan negara-negara tersebut.

Barhoum juga mengatakan bahwa Israel menggunakan senjata-senjata pemusnah massal yang mematikan untuk menyerang dan membantai rakyat Palestina. Sedangkan rakyat Palestina menggunakan senjata-senjata sederhana untuk membela diri dari kebrutalan Israel dan membela diri dari kekejaman penjajah adalah hak yang sah bagi suatu bangsa yang dilindungi hukum internasional.

Barhoum mengatakan bahwa Hamas sangat prihatin dengan rekomendasi Amnesty International yang menyerukan agar dilakukan embargo senjata terhadap Hamas. Hamas menilai Amnesty International sudah menyesatkan publik tentang posisi Hamas dan rekomendasi semacam itu akan dimanfaatkan Israel untuk lebih memperluas agresi dan blokadenya terhadap warga Palestina di Gaza.

Barhoum meminta Amnesty Internasional lebih bijak dalam melihat persoalan Palestina-Israel dan lebih bersikap adil dengan tidak menyalahkan rakyat Palestina yang sedang berjuang mempertahankan tanah airnya dan membela diri dari kekejaman penjajahan Israel.

"Organisasi internasional dan organisasi lainnya yang melakukan investigasi dan mencari bukti atas kejahatan perang yang dilakukan Israel seharusnya tidak menyamakan antara pelaku kejahatan dengan korban," tandas Barhoum. (ln/PIC)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang