Ketika Tentara Israel Berselisih Dengan Rabbi Yahudi

Ternyata, keterlibatan para rabbi Yahudi dalam militer Israel tidak membuat senang sebagian besar pejabat militer Israel. Bahkan dilaporkan setelah adanya keterlibatan para Yahudi itu, banyak prajurit Israel yang menolak berbagai perintah militer seperti kasus pembongkaran pemukiman penduduk Palestina.
Mayor Jenderal Avi Zamir, kepala Pasukan Direktorat Pertahanan Israel, mengatakan bahwa IDF—kesatuan tentara Israel—telah mengadakan pertemuan yang membahas soal ini.
"Selama pertemuan, saya disajikan insiden yang serius seperti yang dirasakan oleh IDF. Saya jadi bertanya apakah manfaat dari yeshiva hesder (semacam institusi Yahudi) merekrut mahasiswa, yang dididik dengan cara ini. Saya menuntut tindakan, bukan sekadar hukuman," kata Zamir.
"Dalam penelitian kami dilakukan, Saya sangat terkejut oleh sebuah buku yang ditulis oleh Rabbi Melamed (rabbi Beit El). Saya menuntut agar para pemimpin serikat Rabi Melamed memperjelas pendapat dan nilai-nilai yang ia ajarkan kepada murid-muridnya." Zamin menambahkan.
Karena kasus ini pula, maka sekarang Israel akan mulai menyortir rabbi yang akan berkecimpung ke dalam dunia militer.
Sebaliknya, para rabbi itu juga terlihat tidak senang akan keputusan itu. “Kami hanya menyuarakan pendapat kami!” ujar rabbi David Stav. (sa/ynet)
Lainnya (Arsip)
- Mengapa Masih Berharap Pada Obama, Abbas?
Rabu, 25/11/2009 15:22 WIB - Strategi Busuk Israel : Memisahkan Penduduk Al-Quds dari Al-Aqsha
Rabu, 25/11/2009 14:18 WIB - Dilema Tentara Yahudi: Untuk Tuhan Ataukah Negara?
Selasa, 24/11/2009 12:47 WIB - Serangan Baru Israel ke Gaza, Tewaskan Dua Warga Palestina
Selasa, 24/11/2009 12:41 WIB - Kejamnya Israel Kepada Seorang Palestina yang Buta
Selasa, 24/11/2009 08:22 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




