Mantan Pejabat Palestina: Otoritas Palestina telah Menjual Yerusalem

Selasa, 23/02/2010 14:54 WIB | Arsip | Cetak

Mantan perwira intelijen Palestina Fahmi Shabana menuduh beberapa pejabat dari otoritas Palestina tanpa menyebut nama-nama mereka, telah menjual Yerusalem kepada Israel.

Komite Yerusalem yang menengahi antara dirinya dengan otoritas Palestina sendiri menyesalkan pernyatan Shabana tersebut dan mengatakan bahwa selain telah ada perjanjian mediasi, disinggung juga bahwa ada motif pribadi dari pernyataan mantan perwira Palestina tersebut.

Shabana mengatakan hal itu dalam sebuah konferensi pers di Yerusalem pada hari Senin lalu, yang menyatakan bahwa seorang mantan penasehat presiden Palestina Mahmud Abbas dan pejabat Palestina lainnya telah terlibat dalam pengalihan dan penjualan perumahan dan tanah milik warga Palestina di Yerusalem kepada Israel, dan ia bisa menyampaikan beberapa bukti valid atas tuduhannya tersebut.

Pada bagian lain Shabana mengatakan: "Apa yang telah terjadi setelah ini? Mereka telah menjual Yerusalem kepada Israel, di mana orang-orang jujur di dunia ini? Dan kepada semua orang yang meminta saya untuk diam, sekarang saya bertanya kepada mereka, Bukankah sikap diam membiarkan semua ini terjadi adalah sebuah pengkhianatan? Saya telah mencoba untuk menyelesaikan masalah ini di balik layar, namun tidak berhasil."

Pada kasus lain, para petugas keamanan Palestina, juga tidak mau ketinggalan dengan petinggi-petinggi di pemerintahan otoritas Palestina, mereka juga mengikuti langkah para pejabat tersebut dengan menjual sebidang tanah berikut bangunannya yang terletak di sepanjang masjid Al-Aqsha di wilayah pemukiman warga Palestina, petugas keamanan itu berkilah bahwa pemilik bangunan dan tanah sudah tidak tinggal di Yerusalem lagi namun sudah pindah ke Yordania. (fq/imo/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang