Media Hamas: Gilad Shalit Ikut "Berpuasa" Selama Bulan Suci Ramadhan

Kamis, 04/08/2011 08:12 WIB | Arsip | Cetak

Situs Ar-Risalah yang berafiliasi dengan gerakan Hamas, Rabu kemarin (3/8) melaporkan bahwa prajurit Israel yang ditangkap Gilad Shalit telah memutuskan untuk berpuasa selama bulan suci Ramadhan.

Laporan itu muncul ketika pembicaraan terhenti antara Hamas dan Israel terkait atas pertukaran ratusan tahanan untuk Shalit, yang ditangkap dalam serangan tahun 2006.

Laporan tersebut tampaknya dimaksudkan untuk meningkatkan tekanan pada pemerintah Israel, di mana perdana menteri Israel telah menghadapi kecaman atas kegagalannya untuk memprioritaskan kesepakatan dengan Hamas.

"Sebuah peribahasa populer mengatakan bahwa jika seseorang tinggal di komunitas untuk lebih dari 40 hari, ia menjadi salah satu dari mereka. Hal ini tampaknya telah menjadi kenyataan di Jalur Gaza," kata laporan situs Ar-Risalah.

Setelah bertahun-tahun di Gaza, Shalit telah "malu untuk meminta makanan selama bulan Ramadhan meskipun faktanya bahwa para penculiknya tidak menyangkal bahwa laporan itu benar," tulis Ar-Risalah.

Shalit berpikir bahwa pemerintah Israel telah "kehilangan minat," terhadap dirinya, dan dia meninggalkan tradisi Yahudi untuk meniru umat Muslim setelah mendapat 'pelayan' yang baik yang ia terima dari para penculiknya, bahkan ketika mereka sedang berpuasa.

Pemerintah Israel, tambah Ar-Risalah, terlalu sibuk dengan demonstrasi dan aksi protes di Tel Aviv, sehingga Shalit tidak bisa mendengar laporan terbaru dari stasiun TV Israel Channel 1 tentang dirinya.

Laporan tersebut mengklaim Shalit melihat aksi protes terhadap masalah perumahan menjadi terlalu besar, dan ini membuat dia depresi dan kecewa. Ia kehilangan harapan untuk kesepakatan pertukaran tawanan yang bisa menjamin kebebasannya."

Sepertinya dia ingin mengatakan, "Shalit ingin menggulingkan rezim," ujar laporan tersebut,

Shalit ditangkap oleh Hamas dan faksi-faksi pejuang Palestina lainnya pada 25 Juni 2006 dalamsebuah serangan lintas-perbatasan di dekat penyeberangan Kerem Shalom di sebelah timur Rafah di selatan Jalur Gaza.(fq/mna)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

Satrio Selamat dari Jantung Bocor

Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…


Wah Sarung Abak Bicara IB
Tentu sudah penasaran kita melihat  Aksi para bocah Sahibul Menar Beraksi yang ikut andil dalam membedah  langsung perbankan syariah. Hanya tinggal menunggu hari rasa penasa...

Wow, iB Hadir di Film Negeri 5 Menara
Film Negeri 5 Menara merupakan karya anak bangsa yang akan mulai tayang di bioskop-bioskop tanah air mulai 1 Maret 2012 mendatang. Film yang diproduksi oleh KG Production ini ...

BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...


Peluang