Menjelang Satu Tahun Tragedi 27 Desember 2009: Slowcaust Di Bumi Gaza

Rabu, 16/12/2009 20:11 WIB | Arsip | Cetak


Jika kebenaran dikatakan, apakah orang-orang di dunia ini mau mendengarnya atau akan dijadikan sebagai propaganda? Selama Holocaus dan apartheid, banyak orang Yahudi Eropa dan orang kulit hitam di Afrika Selatan mengajukan pertanyaan yang sama. Ketika pemerintah Jerman dan Afrika Selatan berada di jalur yang jahat, banyak orang dan bangsa di dunia masih tetap ramah selama bertahun-tahun.

Dan sebenarnya bukan hanya dua negara itu dengan sejarah buruk sebagai bagian dari kebenaran. Amerika Serikat pun sama, dengan perebutan terhadap bangsa kulit merah Indian, yang sejarahnya tak banyak diketahui dan dipahami oleh mayoritas rakyat Amerika.

Selama enam puluh tahun, ditambah satu tahun terakhir, banyak generasi rakyat Palestina yang telah mengajukan pertanyaan yang sama. Bagaimana bangsa-bangsa di dunia orang tidak melihat apa yang terjadi di sana dan membiarkannya selama itu? Israel telah menjadi negara ilegal yang kaya dengan memiliki militer yang canggih, hampir total mengendalikan situasi di lapangan di wilayah-wilayah pendudukan haram di Palestina. Sebagian besar kegiatan ilegal pemerintah Israel tidak bisa terjadi tanpa dukungan keuangan, militer dan politik dari pemerintah Amerika Serikat.

Jika Anda bertanya seorang anak Palestina "Apa gunanya traktor Caterpillar?" Banyak anak-anak Palestina yang hidup di Palestina akan mengatakan pada Anda "traktor Caterpillar digunakan oleh Israel untuk menghancurkan rumah kami, peternakan, dan desa-desa untuk membangun sebuah dinding di sekitar kami atau jalan bagi orang-orang Yahudi, dan hanya yang memisahkan tanah kami atau untuk menciptakan ruang hijau untuk keamanan Israel. Jika Anda bertanya pada anak-anak Palestina apa guna jet dan helikopter buatan Amerika, mereka akan mengatakan pada Anda "semua itu digunakan untuk membunuh rakyat kami dan menghancurkan rumah kami , desa, kota, pabrik, bangunan, listrik, jalan dan hidup kita.

Sebagian besar anak-anak Palestina belum pernah melihat traktor Caterpillar membangun apa pun atau sebuah pesawat komersial yang menerbangkan orang dari tempat-tempat berlibur. Sebagian besar mereka adalah tawanan tawanan Israel yang berada di bawah tahanan rumah yang tidak bisa meninggalkan Palestina. Dengan pengecualian dari segelintir rakyat Palestina jika mereka mampu meninggalkan Wilayah Palestina mereka tidak akan tahu apakah mereka akan dapat kembali ke rumah mereka.

Kita pernah melihat Israel yang begitu kejam dan tak berprikemanusiaan satu tahun yang lalu dengan melancarkan invasi ke Gaza, pada 27 Desember tahun kemarin. Jika Yahudi pernah mengalami Holocaust yang tak seberapan oleh Nazi Jerman, selama enam puluh tahun, Israel telah melakukan Slowcaust yang biadab terhadap bangsa Palestina. (sa/politicsandcurrentaffair)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang