Mufti Al-Quds: Kunjungan Menteri Israel Nodai Kesucian Al-Aqsa

Rabu, 24/06/2009 16:53 WIB | Arsip | Cetak

Rakyat Palestina dan warga Arab Israel mengecam kunjungan Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Yitzhak Aharanovitch ke Masjid Al-Aqsa. Tidak diketahui apa maksud Aharanovitch berkunjung ke Masjid Al-Aqsa yang berlangsung selama 90 menit hari Selasa (23/6) siang kemarin. Kunjungan ke Masjid Al-Aqsa adalah hal yang sangat jarang dilakukan oleh para pejabat pemerintahan Israel.

Juru Bicara Aharonovitch mengatakan, kunjungan itu bertujuan untuk mengetahui bagaimana Israel akan mengerahkan polisinya jika terjadi peristiwa-peristiwa darurat. Namun Jubir yang bernama Tal Harel itu tidak menjelaskan lebih lanjut apa yang dimaksud dengan peristiwa darurat.

Mufti Al-Quds, Mohammed Hussein menyatakan, kunjungan Aharanovitch adalah tindakan provokatif. "Dia tidak berhak mengunjungi Al-Aqsa karena Al-Aqsa adalah tempat suci umat Islam, bukan tempat untuk Yahudi. Kunjungan itu merupakan pelecehan terhadap tempat-tempat suci umat Islam dan bentuk provokasi terhadap perasaan umat Islam yang bisa memicu kekerasa," ujar Mufti Hussein.

Kekhawatiran Mufti Al-Quds itu cukup beralasan mengingat peristiwa yang terjadi tahun 2000 ketika Perdana Menteri Ariel Sharon berkunjung ke Masjid Al-Aqsa yang memicu perlawanan Intifada pertama.

Tokoh Gerakan Islam di Israel, Syaikh Raed Salah menilai kunjungan itu sebagai bagian rencana Israel untuk menguasai Al-Aqsa dan Al-Quds yang menjadi hak bangsa Palestina. "Ada rencana besar yang ingin membagi dua Al-Aqsa untuk Muslim dan Yahudi. Yahudi ingin membangun kuilnya di Al-Aqsa," kata Raed Salah.

Para pemimpin agama Yahudi temasuk anggota parlemen Israel sudah mengungkapkan secara terbuka tentang rencana mereka terhadap Al-Aqsa. The Temple Mount Institute, sebuah komunitas Yahudi ekstrim di Israel bahkan sudah membuat rencana detil menghancurkan Al-Aqsa dan kemudian membangun Kuil Solomon di tempat itu. (ln/iol/IMEMC)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang