Pasukan Zionis Serang Perempuan dan Remaja Palestina
.jpg)
Tentara-tentara Zionis menyerang perempuan dan remaja Palestina yang sedang berunjuk rasa memprotes rencana Israel membangun pemukiman-pemukiman baru untuk Yahudi di Tepi Barat. Akibat tindakan anarkis pasukan Zionis, empat perempuan dan dua remaja Palestina mengalami luka-luka.
Sedikitnya ada 200 perempuan dan remaja Palestina yang berunjuk rasa hari Sabtu (13/3). Mereka berkumpul di Qalandiya, Al-Quds untuk memprotes rencana ekspasi pemukiman Yahudi oleh rezim Israel. Namun aksi protes itu disambut tembakan gas air mata pasukan Israel
Kementerian dalam negeri Israel baru-baru ini mengumumkan akan membangun 1.600 unit rumah baru untuk para pemukim Yahudi di Al-Quds (Yerusalem Timur). Pengumuman itu menuai kecaman keras dari dunia internasional dan warga Palestina di Tepi Barat. Dalam aksi unjuk rasa, ratusan perempuan dan pemuda Palestina juga menuntut agar Yerusalem menjadi ibukota negara Palestina.
Selain korban luka, empat warga Palestina ditangkap oleh pasukan Zionis dalam aksi unjuk rasa itu dan militer Zionis sempat menutup pos pemeriksaan di Qalandiya selama empat jam setelah bentrokan. Sebelum bentrokan terjadi, Israel menyatakan akan menutup wilayah Tepi Barat selama 48 jam dengan alasan keamanan. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Tentara Israel Paksa Petani Palestina Lepaskan Pakaian Mereka
Sabtu, 13/03/2010 17:38 WIB - Israel Tutup Tepi Barat Selama 48 Jam
Jumat, 12/03/2010 16:10 WIB - Israel Gunakan Anak-Anak Palestina Untuk Membuka Tas yang Dicurigai Bom
Jumat, 12/03/2010 10:01 WIB - Al-Qaidah Wilayah Maghrib Bebaskan Sandera yang Masuk Islam
Jumat, 12/03/2010 08:26 WIB - Meski Berseberangan, Hamas Tetap Berduka Atas Wafatnya Syaikh Tantawi
Kamis, 11/03/2010 14:17 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




