Kondisi Kemanusiaan di Gaza Mengerikan

Faksi-faksi pejuang Palestina di Jalur Gaza termasuk Hamas bersedia melakukan gencatan senjata selama 24 jam agar truk-truk pembawa bantuan kemanusiaan dari Mesir bisa masuk ke Gaza.
Truk-truk tersebut membawa bantuan makanan dan obat-obatan untuk warga Gaza yang terancam kelaparan akibat blokade yang dilakukan rezim Zionis Israel.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mesir Hossam Zaki mengatakan, pihaknya sudah meminta pihak pejuang Palestina maupun Israel untuk memberikan ruang bagi pengiriman bantuan makanan ke Jalur Gaza yang akan dilakukan oleh organisasi Bulan Sabit Merah Mesir.
Hari ini, truk-truk yang membawa bantuan senilai satu juta dollar berupa 40 ton tepung gandum dan 20 ton beras beserta keperluan medis diharapkan sudah tiba di Gaza. Namun menurut laporan koresponden Al-Jazeera di Gaza, warga Gaza membutuhkan lebih banyak lagi bantuan makanan dan obat-obatan.
"Badan bantuan PBB yang selama ini mendistribusikan bantuan makanan bagi 750.000 warga Gaza, harus mengirimkan sedikitnya 100 truk gandum untuk memenuhi kebutukan warga Gaza," demikian laporan Al-Jazeera.
Disebutkan pula bahwa menurut laporan WHO, sekitar 105 jenis obat-obatan yang sangat dibutuhkan di Gaza sudah hampir habis dan dibutuhkan pengiriman baru untuk menambah stok obat-obatan.
"Laporan-laporan organisasi internasional menyebutkan bahwa situasi kemanusiaan di Jalur Gaza sangat parah dan mengerikan," kata kontributor Al-Jazeera. (ln/aljz)
Lainnya (Arsip)
- Prioritas Israel Tumbangkan Hamas
Senin, 22/12/2008 09:18 WIB - Pejuang Palestina Siap Siaga di Gaza
Sabtu, 20/12/2008 11:37 WIB - Israel Gempur Dua Kota di Jalur Gaza
Kamis, 18/12/2008 10:26 WIB - Jubir Hamas, Divonis Tiga Tahun Penjara
Rabu, 17/12/2008 14:27 WIB - Jihad Islam Tembakkan Empat Roket ke Israel
Selasa, 16/12/2008 16:53 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




