Pemukim Yahudi di Tepi Barat Serang Petani Palestina

Selasa, 07 Okt 2008 09:06 WIB Cetak |  Kirim |  RSS

Warga Israel menyerang warga Palestina yang sedang menuai panen buah zaitun di utara Tepi Barat, serangan yang dilakukan pemukim Yahudi Israel hari ini, sudah memasuki hari ketiga. Mereka mengintimidasi dan memperlakukan sewenang-wenang para petani Palestina di desa Ar-Ras dan Kafr Qaddum di selatan Tulkarim dan petani Palestina di desa Nil'in dekat Ramallah.

 Selama tiga hari belakangan ini, para pemukim Yahudi biadab itu dilaporkan menembaki para petani Palestina, mencuri buah-buah zaitun mereka dan berusaha menghalang-halangi para petani Palestina yang ingin masuk ke kebun mereka. Ironisnya, menurut laporan International Middle East Media Center, para pemukim Yahudi itu mendapat dukungan dari tentara-tentara Zionis Israel dalam melakukan serangan terhadap para petani Palestina.

Kepala dewan desa Ar-Ras, Eid Yasin mengungkapkan dalam beberapa minggu terakhir, otoritas Israel membakar perkebunan-perkebunan zaitun milik petani Palestina yang meliputi area yang cukup luas. Di desa Nil'in dan di kota al-Khalil, pemukim-pemukim Yahudi itu bahkan tidak segan-segan menyerang aktivis Israel dari organisasi Rabbis for Human Rights yang mendampingi para petani Palestina ketika sedang menuai panen buah zaitun mereka.

Apa yang menimpa warga Palestina di Tepi Barat, menunjukkan makin meningkatnya aksi-aksi kekerasan yang dilakukan pemukim Yahudi Israel terhadap warga Palestina. Namun, negara-negara Barat tetap bungkam melihat kebiadaban otoritas Israel dan warganya di tanah Palestina. (ln/prtv)


(Arsip Berita Palestina)

PELUANG

ACT - ERAMUSLIM

Masyarakat Relawan Indonesia & ACT Bantu Korban Gempa Gorontalo

Iman Hadi Waluyo, relawan ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Gorontalo melaporkan bahwa gempa yang menewaskan empat orang ini, telah membuat sebagian besar warga Gorontalo berhamburan keluar rumah karena panik dan ketakutan akan terjadi gempa susulan, dan bahkan di daerah pesisir warga pun telah mengungsi ke bukit-bukit.

LKC - ERAMUSLIM

Kembali Fitri di Akhir Ramadhan dengan Menyantuni Dhuafa

Dengan menyisihkan Rp 100.000,- Anda telah membantu 1 keluarga miskin menkmati kesehatan selama 1 bulan

NURISLAMI - ERAMUSLIM