Penyiksaan Pendukung Hamas di Penjara OP Meningkat Drastis

Jumat, 20/11/2009 08:44 WIB | Arsip | Cetak

Rabu yang lalu (18/11), Hamas mengumumkan bahwa intensitas penyiksaan terhadap sejumlah anggota dan pendukungnya di penjara Otoritas Palestina (OP) dua minggu terakhir meningkat drastis. Hamas mengatakan, Mahmoud Abbas selaku kepala pemerintahah Palestina—yang telah berakhir masa jabatannya—harus bertanggungjawab atas kondisi para tahanan, yang mana bahaya kematian mengacam sebagian dari mereka.

Dalam keterangannya Hamas mengatakan, bahwa penyiksaan meningkat lebih keji dalam dua minggu terakhir. Sejumlah anggota Hamas yang mendekam di penjara Fatah menderita bermacam penyakit berbahaya, dan mereka tidak mendapatkan pengobatan yang layak. Laporan Internasional United Press menunjukkan buruknya kondisi tahanan Hamas di penjara OP, khususnya apa yang terjadi di Salfeet, Beitunia, Junayd, dan Hebron.

Hamas menyatakan bahwa Abbas, gerakannya, sipirnya yang sudah diketahui nama-namanya, bentuk tubuhnya, dan warnanya oleh masyarakat, harus bertanggungjawab terkait insiden tragis tersebut. Kejahatan mereka tidak akan lepas begitu saja tanpa hukuman. Hamas akan terus membuktikan kejahatan ini dan mengungkapnya, dan kemudian membawanya ke lembaga Hak Asasi Manusia Internasional.

Terkait penyiksaan, Pusat HAM Palestina melaporkan bahwa ada keluarga dari pendukung Hamas yang mengadu mendapatkan penyiksaan dan dihancurkan tengkorak kepala tahanan oleh badan intelejin OP.

Hamas menyebutkan bahwa OP telah menangkap lebih dari 800 pendukungnya di Tepi Barat. Rabu kemarin Hamas juga mengungkapkan bahwa pihak keamanan OP telah menangkap 5 pendukungnya di Tulkarem, Jenin, Nablus dan Ramallah. (Sn/mi)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang