PRC : Abbas Bekerja Sama dengan Israel Alasan Terjadinya Peristiwa Qalqilya

Syaikh Zuhair Al-Qaisi pemimpin senior dari Popular Resintance Committees (PRC) mengatakan pada Ahad kemarin bahwa kegigihan dari mantan pimpinan otoritas Palestina Mahmud Abbas dan kelompoknya di Ramallah yang pasukan keamanannya bekerja sama dengan Zionis Israel melawan para pejuang Palestina adalah alasan utama terjadinya peristiwa di Qalqilya.
Dalam siaran pers yang diterima PIC, Syaikh Qaisi menjelaskan bahwa pembunuhan para pejuang Palestina di Qalqilya adalah buah dari komitmen otoritas Palestina terhadap perjanjian Oslo dan rencana peta jalan yang menuntut penghapusan para pejuang Palestina dan perlindungan terhadap pasukan keamanan Israel.
Dia juga menegaskan bahwa peristiwa Qalqilya akan lebih mempersulit dan semakin memperdalam celah antar kelompok yang saling bersaing di Palestina dan ia melihat dialog nasional yang digelar telah semakin goyah dan rapuh.
Dalam konteks yang terkait, pejabat senior Hamas Salah al-Bardawil menyatakan penyesalannya pada hari Ahad kemarin, atas terjadinya gap yang lebih luas antara gerakan Hamas dan Gerakan Fatah setelah peristiwa Qalqilia.
Dia menambahkan bahwa aparat keamanan Palestina telah bekerja sama dengan mata-mata Israel di Ramallah dengan menggunakan Google Maps untuk menjadikan target baru lokasi yang akan di bom oleh militer Israel.
Pejabat resmi Hamas menegaskan bahwa penangkapan yang terjadi baru-baru ini di Gaza memang telah dijadwalkan untuk dilaksanakan, ditambahkan juga bahwa Hamas telah menemukan mata-mata yang terkait dengan pihak otoritas Palestina dan Fatah yang bekerja melayani Israel.(fq/pic)
Lainnya (Arsip)
- Hamas: Obama Mengabaikan Hak Hidup Palestina
Senin, 08/06/2009 10:03 WIB - Hillary Bantah Bush Pernah Ijinkan Perluasan Pemukiman Yahudi
Sabtu, 06/06/2009 10:01 WIB - Al-Qassam : Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Sama Dengan Pasukan Zionis
Jumat, 05/06/2009 09:25 WIB - Khaled Misyal: Obama Tak Membawa Terobosan Apapun
Jumat, 05/06/2009 06:08 WIB - Beda Israel Dengan Negara Lain
Kamis, 04/06/2009 15:55 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




