Rombongan Menteri Israel Dilempari Batu

Beginilah nasib menjadi "public enemy" (musuh masyarakat), kemana-mana selalu menjadi sasaran kemarahan orang, hal inilah yang dialami oleh menteri prosedur keamanan Zionis Israel.
Sumber-sumber media di wilayah pendudukan, hari Selasa kemarin (26/1) melaporkan bahwa puluhan orang di kota Araba melakukan demonstrasi di sekolah menengah Biruni, demonstrasi tersebut dilakukan menyambut kedatangan menteri prosedur keamanan zionis Israel Yitzhak Ohronovic ke wilayah tersebut.
Penduduk Araba menyatakan bahwa para menteri Zionis Israel termasuk yang dibenci oleh penduduk kota Araba, karena menurut mereka para menteri Israel ikut bertanggung jawab atas kekerasan yang tersebar luas di desa-desa Palestina dan penyebaran senjata tanpa izin, hingga kejahatan yang terjadi di tepi Barat dan jalur Gaza.
Iring-iringan rombongan menteri Yitzhak Ohronovic dilempari batu oleh sejumlah anak muda yang kemudian segera melarikan diri dari lokasi kejadian, dan polisi Israel tidak berhasil menangkap para pelempar batu tersebut.
Akibat insiden pelemparan batu itu, rombongan menteri Israel harus terlambat untuk keluar dari wilayah tersebut sekitar setengah jam, dan aparat keamanan terpaksa menyisir dan melakukan penjagaan ketat untuk menjamin keselamatan konvoi ketika keluar dari wilayah itu.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Gaza Bakal "Gelap" Lagi, Adakah yang Peduli?
Selasa, 26/01/2010 13:47 WIB - Faksi Pejuang Palestina Sepakat Metode Perlawan, Tolak Perundingan
Selasa, 26/01/2010 07:52 WIB - Netanyahu: Wilayah Pemukiman Selamanya Milik Israel
Senin, 25/01/2010 16:58 WIB - Intelijen Abbas Kembali Menculik Anggota Hizbut Tahrir Palestina
Senin, 25/01/2010 09:10 WIB - Sejarah Berdirinya Israel
Minggu, 24/01/2010 17:07 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




