Syaikh Shalah: Saya Sudah Mengemas Tas Untuk Armada Kebebasan Kedua

Syaikh Ra'id Shalah, ketua Gerakan Islam di wilayah yang diduduki tahun 1948, Senin kemarin (7/6) menyatakan bahwa tas perjalanannya sudah dikemas dan dia siap kapan saja untuk ikut berpartisipasi dalam konvoi armada Kebebasan kedua.
Dalam pernyataan kepada surat kabar Al-Khalij, Syaikh Shalah mengatakan bahwa konvoi armada Kebebasan pertama berhasil memecahkan keheningan internasional terhadap blokade Israel terhadap Gaza dan upaya para aktivis menjadi dikenal dunia.
Dia menambahkan bahwa berkat aktivis armada Kebebasan, blokade di Gaza telah memasuki tahap baru dalam mendukung posisi Palestina untuk sementara Israel mundur kebelakang dan akhir dari pengepungan telah dimulai.
"Israel ingin mencegah dunia dari berpikir kembali untuk mengirim kapal kemanusiaan untuk memecah pengepungan Gaza, tapi hal itu berantakan dan rencananya menjadi kacau," tegas Syaikh Shalah. (fq/pic)
Lainnya (Arsip)
- Angkatan Laut Israel Bantai 4 Nelayan Gaza
Senin, 07/06/2010 12:55 WIB - Hamas: Pernyataan DK PBB, Pengkhianatan Terhadap Kemanusiaan
Rabu, 02/06/2010 16:22 WIB - Ribuan Warga Gaza Demo Mengutuk Aksi Brutal Israel
Selasa, 01/06/2010 08:23 WIB - Syaikh Raid Shalah Dalam Kondisi Kritis
Senin, 31/05/2010 16:52 WIB - Haniyah: Aktivis Armada Kebebasan yang Wafat Adalah Syuhada Palestina
Senin, 31/05/2010 14:28 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




