Syaikh Tamimi: Netanyahu Deklarasikan Perang Terhadap Tempat Suci Umat Islam
Syaikh Taysir At-Tamimi, hakim ketua serta presiden dewan yudisial tertinggi Palestina mengecam atas pernyataan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu yang akan memasukkan masjid Ibrahimi di Hebron dan masjid Bilal bin Rabah di kota Betlehem ke dalam daftar daftar situs bersejarah milik mereka.
Syaikh Tamimi mengecam pemerintah Israel yang memasukkan banyak warisan sejarah Islam, termasuk kuburan nabi Yusuf di Nablus sebagai bagian situs warisan bersejarah milik mereka, mengalokasikan dana lebih dari 500 juta shekel, dengan alasan untuk melindungi situs-situs bersejarah Yahudi.
"Keputusan ini merupakan deklarasi perang terhadap tempat-tempat suci dan bersejarah bagi umat Islam di Palestina, hal ini akan mengakibatkan pecahnya perang agama di wilayah tersebut, tidak hanya mengancam keamanan di kawasan itu namun dapat mengancam perdamaian di seluruh dunia," kata Syaikh Tamimi.
Dia menambahkan: "Praktek penjajahan Israel dan aksi-aksi mereka melecehkan tempat-tempat suci dan bersejarah bagi umat Islam, telah melanggar hukum dan undang-undang internasional."
Syaikh Tamimi juga memperingatkan bahwa pernyataan ini datang dalam konteks adanya agresi di masjid Al-Aqsha yang dilakukan oleh Israel, yang berusaha menghancurkan masjid suci tersebut secara berlahan-lahan dan kemudian menggantinya dengan kuil Sulaiman.
Sebelumnya pada hari ahad kemarin (21/2) sumber Israel melaporkan bahwa PM Israel Benyamin Netanyahu memutuskan untuk melampirkan masjid Ibrahimi ke dalam daftar warisan sejarah mereka - dibawah tekanan berat dari partai Shas dan menteri agama Israel yang sangat fanatik. Pemerintah Israel berencana untuk merehabilitasi sekitar 150 situs bersejarah Yahudi, yang banyak mendapat kecaman dari warga Palestina, karena dalam rehabilitasi tersebut, beberapa warisan sejarah dan tempat suci umat Islam di klaim merupakan milik dari Israel. (fq/imo/aby)
Lainnya (Arsip)
- Dipaksa Sujud, Anak Palestina Katakan "Haram Sujud Selain Kepada Allah!"
Minggu, 21/02/2010 10:08 WIB - Dua Warga Palestina Ditembak Pasukan Israel di Tepi Barat
Minggu, 21/02/2010 10:05 WIB - Hamas: Muhammad Dahlan Terlibat Pembunuhan Mabhuh
Sabtu, 20/02/2010 09:28 WIB - Yahudi Melakukan Pelecehan Terhadap Kuburan Sahabat Nabi
Kamis, 18/02/2010 14:59 WIB - Menunggu Pembalasan Hamas atas Pembunuhan Al-Mabhuh
Kamis, 18/02/2010 14:21 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




