Tafakji : Satu Juta Rumah Yahudi di Yerusalem

Jumat, 01/05/2009 10:00 WIB | Arsip | Cetak

Khalil Tafakji, seorang ahli perencanaan pembangunan dan pusat kajian kependudukan Israel, menyatakan bahwa pemerintahan Zionis-Israel, bertekad akan membangun ‘Jerusalem Raya’,yang rencananya akan mencaplok 10 persen Tepi Barat. Pengembangan ‘Yerusalem Raya’, tujuannya mengubah secara mendasar peta demografis di wilayah itu.

Direktur perencanaan Israel itu, Kamis kemarin, juga menyampaikan Israel akan mengubah perimbangan demografis, yang akhirnya Yerusalem menjadi mayoritas penduduknya adalah Yahudi. Israel akan membangun perumahan baru bagi warga Israel, yang diperkirakan mencapai satu juta untuk warga Yahudi yang tinggal di Yerusalem. Rezim Zionis itu, juga akan memisahkan antara wilayah utara Tepi Barat dengan wilayah di selatan. Tujuan Zionis Israel ini, tak lain tujuannya ingin menghentikan gagasan menjadi Yerusalem timur menjadi ibukota Palestina.

Pembangunan baru yang direncanakan itu, meliputi wilayah seluas 191 kilometer persegi, yaitu area Kidar dan Maaleh Adumim, di wilayah timur dan utara, yang akan mengubah secara mendasar peta demografis negara Palestina yang menghubungkan kota Yerusalem. Israel membuat sebuah rencana stratregis, sebelum langkah-langkah AS, yang menginginkan dua negara, dan sekarang Yerusalem yang dituntut menjadi ibukota Palestina, suda direduksi dengan mengubah peta demografis, dan meningkatkan jumlah penduduk Yahudi, sehingga orang Arab-Israel men jadi minoritas.

Tafakji juga menambahkan, bahwa Zionis-Israel tidak pernah berhenti membangun perumahan bagi penduduk Yahudi di Tepi Barat. Sekarang Zionis Israel sedang membangun 73.000 rumah baru, yang bakal diperuntukkan bagi satu juta Yahudi,yang akan menggerus penduduk Arab-Palestina di Tepi Barat, yang sekarang ini rumah-rumah mereka dihancurkan oleh bulldozer Israel. (m/pic)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang