Taliban : Kami Tidak Pernah Membahayakan Warga Sipil Seperti yang Dilakukan AS

Rabu, 17/06/2009 05:53 WIB | Arsip | Cetak

Taliban Afghanistan pada hari Selasa kemarin menyangkal tuduhan yang dialamatkan kepada mereka bahwa mereka bersembunyi dan berlindung di antara warga sipil ketika melakukan serangan kepada pasukan kafir dan menolak klaim bahwa mayoritas pejuang-pejuang mereka adalah orang asing.

"Kami tidak pernah memasukkan warga sipil dalam bahaya,akan tetapi justru kami berjuang untuk melindungi martabat dan kemerdekaan mereka," kata Qari Yusuf Ahmadi salah seorang juru bicara Taliban dalam sebuah percakapan melalui telepon dari sebuah lokasi yang dirahasiakan.

Menuru para pejabat Afghanistan, bahwa pesawat tempur tentara kafir Amerika telah menyebabkan terjadinya korban dari warga sipil di provinsi Farah pada awal Mei lalu, menewaskan 140 warga sipil, 93 dari mereka adalah anak-anak.

Pejabat AS mengklaim bahwa Taliban telah sengaja bersembunyi di antara warga setempat sehingga menyebabkan warga dalam kondisi bahaya, namun Ahmadi mengatakan bahwa pejuang mereka telah lama tidak berada di wilayah tersebut sewaktu serangan terjadi.

"Pada hari itu pejuang Taliban berhasil menewaskan beberapa tentara asing yang kemudian mereka malah membalas dengan membantai warga sipil." Justru kami seharusnya yang bertanya, mengapa mereka membunuh warga sipil sedangkan selama pemboman berlangsung satu pun tidak ada pejuang Taliban disana, kata Ahmadi menambahkan.

Ahmadi juga menolak laporan yang mengatakan bahwa sebagian besar Taliban di Afghanistan adalah orang asing dari negara-negara seperti Arab Saudi atau Pakistan.

"Adalah tidak masuk akal untuk mengatakan bahwa 60% dari pejuang Taliban adalah orang asing, itu propaganda dari barat," ujar Ahmadi,

"Orang-orang yang berjuang bersama kita di garis depan kebanyakan adalah warga Afghanistan asli,(fq/reu)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...


Peluang