Uskup Libanon Kritik Kitab Perjanjian Lama

Seorang wali gereja dari Keuskupan Sarba, Libanon mengkritik mereka, termasuk uskup-uskup di Vatican yang menggunakan Kitab Perjanjian Lama sebagai alasan untuk membenar aneksasi wilayah Palestina dan menampikkan hak-hak bangsa Palestina.
"Bagi orang-orang Yahudi pada umumnya dan khususnya bagi para kaum fundamentalis agama Kristen dan Yahudi, beranggapan bahwa tanah yang disebut-sebut dalam Kitab Perjanjian Lama adalah tanah yang berada di wilayah Israel sekarang," kata Guy-Paul Noujaim dalam pernyataannya yang dikirimkan ke media-media massa Libanon.
"Banyak orang yang masih fanatik dengan keyakinan itu, bahkan sampai hari ini. Sehingga mereka mengatakan bahwa rakyat Palestina tidak punya hak untuk memiliki wilayah Palestina," sambung Noujaim.
Ia mengatakan menyarankan penafsiran agama Katolik tentang ayat-ayat di Kitab Perjanjian Lama tentang "tanah yang dijanjikan Tuhan" harus segera diperbaiki agar umat Kristiani yang selama ini meyakini bahwa tanah Palestina adalah tanah yang dijanjikan itu, bisa menerima ajaran alkitab dan kebenaran yang sesungguhnya sehingga ayat-ayat itu tidak lagi dijadikan pembenaran untuk menindas bangsa dan merampas tanah Palestina. (ln/mol)
Lainnya (Arsip)
- Tentara Zionis Tembak Tiga Remaja Palestina di Ramallah
Rabu, 15/10/2008 09:06 WIB - Yahudi Israel Bangun Sinagog di Dekat Kompleks Masjid al-Aqsa
Senin, 13/10/2008 18:16 WIB - Tokoh-Tokoh Islam Sedunia Bahas Upaya Selamatkan al-Quds
Senin, 13/10/2008 13:52 WIB - Warga Palestina di Jalur Ghaza, Menyambung Hidup Lewat Terowongan Bawah Tanah
Jumat, 10/10/2008 17:18 WIB - Hamas Desak Presiden Abbas Segera Umumkan Jadwal Pemilu Presiden Baru
Selasa, 07/10/2008 15:09 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




