Warga Gaza Desak Umat Islam Dunia Lindungi Masjid Al-Aqsha

Kamis, 10/06/2010 16:21 WIB | Arsip | Cetak

Warga Palestina menandai peringatan terjadinya pendudukan wilayah Timur Al-Quds (Yerusalem), dan menyerukan dunia Islam untuk membantu mencegah terjadinya yahudisasi terhadap kota suci tersebut.

Lembaga Al-Quds Internasional mengadakan peringatan peristiwa tersebut di Jalur Gaza yang dikuasai oleh Hamas pada Rabu kemarin (9/6) untuk menandai ulang tahun ke-43 pendudukan Israel di Timur al-Quds.

Kota Al-Quds tempat beradanya Masjid Al-Aqsha - situs tersuci ketiga bagi umat Islam dan juga kota suci bagi pengikut Kristen dan Yahudi - dipandang oleh warga Palestina sebagai ibukota negara masa depan independen mereka.

"Kami menghimbau umat Islam di dunia untuk memenuhi tugas mereka terhadap kota ini dan masjid suci Al-Aqsha," kata anggota parlemen Hamas dan kepala lembaga Al-Quds internasional yang berbasis di Gaza Ahmad Abu Halabiya kepada seorang koresponden Press TV. "Mereka harus menjaga kota ini dan masjid al-Aqsha di dalam hati dan pikiran mereka selamanya," katanya.

Selama ini terjadi peningkatan ketegangan antara warga Palestina dan Israel atas pekerjaan penggalian yang terakhir di dekat masjid Al-Aqsha.

Warga Palestina memberi peringatan terhadap rencana Israel untuk menghancurkan masjid dan menggantinya dengan sinagog dan kuil-kuil Yahudi sebagai bagian dari yahudisasi sistemik Tel Aviv terhadap al-Quds.

Mereka menuduh rezim Israel berupaya untuk merubah identitas ibukota Islam-Palestina dan untuk itu mereka merusak prospek untuk menciptakan negara Palestina merdeka.

"Pesan saya kepada bangsa Arab dan umat Islam agar mengambil tindakan serius untuk melindungi kota yang mengalami penyitaan tanah dan pembongkaran rumah," kata anggota parlemen Hamas yang lain Hamas, Hoda Nadim. "Kami meminta mereka untuk mendukung penduduk Al-Quds dan Palestina yang menghadapi penderitaan ini setiap hari."

Israel menduduki timur al-Qudsselama perang enam-hari tahun 1967 dan kemudian menganeksasi kota itu meskipun tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.(fq/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang