Warga Israel Bakar 20 Area Pertanian Palestina

Para pemukim Israel dilaporkan pada hari Minggu lalu mengamuk di desa Jalud, selatan Nablus, dan membakar lebih dari 20 area tanaman pertanian.
Sumber-sumber setempat mengatakan para pemukim Israel itu datang dari pemukiman Ahya yang didirikan secara ilegal di tanah Palestina, dan melancarkan serangan di bawah perlindungan militer.
Itu bukan pertama kalinya pemukim Israel menyerang desa ini, di mana mereka menyerbu selama berbulan-bulan dan menyabotase properti pertanian warga desa.
Sementara di Al-Khalil, pemukim Israel pada hari Minggu malam malam membanjiri rumah warga Palestina dengan air saat pemilik rumahnya tengah keluar.
Saksi mata mengatakan bahwa rumah Abdul Sidr, sengaja dibanjiri air oleh pemukim Israel yang tinggal di lingkungan Yahudi di Beit Hadassah, dan juga menghancurkan semua perabotan di dalamnya. (sa/pic)
Lainnya (Arsip)
- Syaikh Baitawi: Perang Terhadap Islam oleh Fatah Masih Berlanjut di Tepi Barat
Selasa, 24/08/2010 08:08 WIB - Warga Gaza Ciptakan Lampion Ramadhan Terbesar di Dunia
Kamis, 19/08/2010 12:28 WIB - PM Hamas : Otoritas Palestina Kobarkan Perang Terhadap Islam
Rabu, 18/08/2010 09:29 WIB - Biadab, Sipir Penjara Israel Paksa Tahanan Berjemur di Siang Terik Ramadhan
Senin, 16/08/2010 12:59 WIB - Dianggap Bid'ah Otoritas Palestina Larang Baca Al-Quran Jelang Masuk Waktu Shalat
Senin, 16/08/2010 07:14 WIB
Berita Palestina
Terkait
- Pemukim Yahudi Kembali Membakar Mobil Warga Palestina di Tepi Barat
- Pemukim Yahudi Bakar Rumah dan Mobil Warga Palestina di Nablus
- Pemukim Yahudi Culik Penggembala Palestina di Nablus
- Pemukim Yahudi Mencabut 30 Pohon Zaitun Milik Warga Palestina di Nablus
- Pemukim Yahudi Tabrak Siswa SD Palestina Hingga Kritis
- Tentara Israel Tangkap 3 Remaja Palestina di Nablus
- Kembali Pemukim Yahudi Membakar Mobil Warga Palestina
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
5 Langkah Pengadaan Sarana Air Bersih di Gunung Kidul, Yogyakarta
Kalau kita mengenal sawah tadah hujan, yakni sawah yang sumber air utamanya dari air hujan, ternyata ada juga beberapa desa di Indonesia yang “hidup” hanya saat musim hujan. Mengapa demikian ? k…
Aksi Cepat Tanggap
ACT Bantu Korban Banjir Tangerang
Setelah menyalurkan bantuan di Perumahan Taman Cikande, Tangerang, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Senin sore (16/1/2012) kembali bergerak menuju lokasi banjir lainnya. Lokasi itu adalah Desa Patrasan…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




