Warga Palestina di Tepi Barat Kembali Bentrok dengan Polisi Israel

Rabu, 17/03/2010 08:44 WIB | Arsip | Cetak

Warga Palestina melakukan aksi protes keras di Yerusalem pada Selasa kemarin (16/3) setelah utusan dari presiden Barack Obama untuk Timur Tengah membatalkan rencananya kembali ke wilayah tersebut, akibat adanya ketegangan antara AS-Israel terkait rencana pembangunan pemukiman Yahudi.

Ratusan demonstran Palestina pada Selasa kemarin harus bentrok dengan polisi Israel di beberapa lokasi yang ada di Yerusalem Timur. Polisi Israel membalas demonstran Palestina dengan menembakkan gas air mata dan peluru karet.

"Kami datang untuk melemparkan batu karena hanya itu yang kami miliki dan situasi di Yerusalem saat ini dalam kondisi berbahaya," kata seorang pengunjuk rasa dalam sebuah konfrontasi di sebuah pos pemeriksaan militer Israel, yang mengingatkan orang pada masa-masa awal Intifadhah Palestina yang dimulai pada tahun 2000.

Pejabat medis mengatakan setidaknya 40 warga Palestina yang dirawat di rumah sakit, dan kejadian ini menjadi gejolak yang paling serius di kota suci dalam beberapa bulan terakhir. Polisi mengatakan 15 petugas terluka, satu orang tertembak di tangannya oleh seorang penembak tak dikenal. Sekitar 60 orang ditahan.

Kekerasan di Yerusalem adalah tantangan lain bagi Obama dalam upayanya untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai Israel-Palestina, yang dibekukan sejak Desember 2008, yang telah diatur AS agar melanjutkan proses dalam bentuk negosiasi tidak langsung di bawah mediasi AS.

Rencana Israel membangun 1.600 rumah bagi para pemukim Yahudi di tepi Barat, telah memicu kemarahan warga Palestina dan Washington sendiri lewat wakil presiden AS Joe Biden mengecam rencana tersebut.

Sengketa itu digambarkan oleh Duta Besar Israel di Washington sebagai krisis paling parah dalam sejarah hubungan bilateral AS-Israel.(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang