Zionis Bangun Tembok Rasis di Perbatasan Mesir

Sabtu, 31/10/2009 08:20 WIB | Arsip | Cetak

Salah satu stasiun radio resmi milik Israel memberitakan upaya dari PM. Benyamin Netanyahu yang meminta kementrian Militer, Transportasi dan Keamanan dalam Negeri untuk mewujudkan agenda pembangunan tembok pembatas di perbatasan Mesir. Alasan pembangunan itu adalah untuk menutup masuknya orang asing secara ilegal melalui perbatasan. Dalam siarannya kemudian diberitakan, langkah-langkah awal yang akan ditempuh untuk mewujudkan proyek rasis itu. Langkah pertama adalah dengan ujicoba pembangunan di beberapa lokasi khusus di perbatasan dengan jarak tembok yang pendek, yang pada tahun berikutnya akan disempurnakan hingga membentengi seluruh perbatasan.

Sumber dari radio Zionis ini kemudian memberitakan, langkah yang diambil Netanyahu didapat dari pertemuan khusus terkait pembicaraan solusi strategis untuk menutup total masuknya orang asing secara ilegal. Dalam pertemuan itu juga tengah dibicarakan, kesepakatan memberikan sanksi berat bagi warganya yang mempekerjakan dan menjamin keberadaan orang asing non legal.

Sementara itu di hari yang sama, Rabu (28/10) sebanyak 5 orang warga Palestina terluka ketika berupaya menghalangi Zionis dengan buldosernya menyapu rumah-rumah penduduk di wilayah Hebron, Selatan Tepi Barat.

Sumber dari Palestina kemudian menyebutkan, alat-alat berat militer Israel hari itu memaksa masuk ke wilayah Hebron dan mulai melakukan penghancuran dan merobohkan rumah-rumah warga Palestina. Diwaktu yang sama terjadi bentrokan yang menyebabkan terlukanya 5 orang warga, empat dari mereka adalah perempuan.

Masih dalam pemberitaan pendudukan Yahudi. Dari wilayah Selatan Hebron, dilaporkan dua kepala keluarga dipaksa hengkang dan mengosongkan rumah mereka, sebelum kemudian rumah tersebut dirobohkan dan rata dengan tanah. (sn/ism)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Manajemen dan Disiplin

Ketika aku memasak dan mengiris bawang, aku berpikir bahwa seorang ibu harus punya thinking skill dan juga managerial skill, agar hal ini tidak membuat hari-harinya habis hanya untuk urusan rumah ta …

LKC Dompet Dhuafa Latih Kader Pos Sehat Ke-27

CIPUTAT – Sebanyak 15 orang Kader Pos Sehat Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Jawa Barat mendapatkan pelatihan persiapan pembukaan  Pos Sehat LKC dompet Dhuafa. Pelatihan ini sebaga…

ACT Kirim Tim Trauma Healing ke Aceh

          Gempa yang mengguncang Aceh memang berkekuatan besar, 8,5 skala Richter cukup untuk mengulang kisah kelam saat gempa berkekuatan sama memicu Tsunami 2004 silam. Ke…

Jangan ambil nyawaku…, sebelum berhasil mengambil air

Awalnya Musrifah, istri mantan Kepala Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, tidak percaya kalau ada sumber air di Gua Pego Dusun Tlogo Warak, Desa Giri Purwo, Kecama…

Pak Boih, ”Memperbaiki Hidup Melalui Program Misykat”

Skenario Allah swt memang selalu mengagumkan. Unik. Dan terkadang tidak pernah terpikir sedikitpun oleh kita. Melalui jalan yang sulit maupun yang mudah. Yang panjang maupun yang singkat. Selalu ada…


BSM Terima Penghargaan Service Excellence Award 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) kembali menoreh prestasi sebagai  Award Service Excellence Award 2012. Penghargaan kali ini diberikan oleh  Carre Customer Satisfaction & Lo...

Bedah Film Negeri 5 Menara di Universitas Mercubuana
Karya Anak bangsa yang mulai tayang perdana 1 Maret 2012 ini terus mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui Bedah Film Nasional N5M ...

Baso Jadi Nominator di Festival Film Bandung
Alhamdulillah, Film Negeri 5 Menara yang disponsori oleh  iB Perbankan Syariah bank Indonesia mendapatkan apresiasi dari masyarakat Indonesia baik dalam maupun luar negeri . ...

Ekonomi Syari’ah, Kunci Atasi Krisis Global
Berbagai kelemahan yang terdapat pada bank konvensional menjadi isu utama penyebab krisis keuangan global. System ekonomi syari’ah memiliki daya tahan yang kuat terhadap kri...


Peluang