Zionis Israel Larang Pembangunan Masjid di Nablus
.jpg)
Syaikh Muhammad Hussain, Mufti besar Yerusalem dan Palestina, secara tegas pada hari Selasa kemarin (26/1) mengecam keputusan para penguasa wilayah pendudukan, Zionis Israel, yang menghentikan pembangunan sebuah masjid di desa Persia Salman Burin, sebelah selatan kota Nablus.
Mufti Yerusalem mengatakan dalam sebuah pernyataan persnya Selasa kemarin: "Para penguasa pendudukan bersikeras untuk menerapkan cara intimidasi mereka dengan melakukan penolakan terhadap warga Palestina melakukan ibadah dan melarang pembangunan masjid dengan alasan-alasan palsu!"
Dia kemudian menambahkan: "Otoritas pendudukan telah melakukan pelanggaran dengan melakukan pembatasan kebebasan beragama yang hal itu sebenarnya telah dilindungi oleh undang-undang bahkan aturan internasional serta semua norma."
"Serangan ini bukan yang pertama kali terjadi, sebelumnya beberapa minggu yang lalu orang-orang Yahudi telah melakukan pembakaran terhadap masjid di desa Yusuf, sehingga meningkatkan ketegangan antara rakyat Palestina dengan Yahudi," kata Syaikh Muhammad.
Syaikh Muhammad Hussain menghimbau kepada seluruh organisasi dan lembaga-lembaga yang berhubungan dengan hak azazi manusia untuk turut campur menghentikan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan zionis Israel terhadap rakyat Palestina dan tempat-tempat suci yang ada di wilayah tersebut.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Rombongan Menteri Israel Dilempari Batu
Rabu, 27/01/2010 08:06 WIB - Gaza Bakal "Gelap" Lagi, Adakah yang Peduli?
Selasa, 26/01/2010 13:47 WIB - Faksi Pejuang Palestina Sepakat Metode Perlawan, Tolak Perundingan
Selasa, 26/01/2010 07:52 WIB - Netanyahu: Wilayah Pemukiman Selamanya Milik Israel
Senin, 25/01/2010 16:58 WIB - Intelijen Abbas Kembali Menculik Anggota Hizbut Tahrir Palestina
Senin, 25/01/2010 09:10 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




