eramuslim

Kategori: Opini

Teror, Akar Sejarah dan Perkembangannya

Teror, Akar Sejarah dan Perkembangannya

Teror dan terorisme adalah dua kata yang hampir sejenis yang dalam hampir satu dekade ini menjadi sangat populer, atau tepatnya sejak peristiwa 9/11 pada tahun 2001. Jika Anda memasukan kata terorisme pada mesin pencari di internet, maka Anda akan mendapati ribuan bahkan jutaan hasilnya, dengan segala latar belakang, pembelaan, tuduhan, perkembangan, dan lain-lainnya (yang ironisnya, selalu saja menjadi kata sifat dan keterangan dari sebuah agama bernama Islam). Sebenarnya apa dan bagaimana terorisme itu?

Baca selengkapnya →
Mimpi Buruk Amerika di Afghanistan (3) Komandan Satu Pintu

Mimpi Buruk Amerika di Afghanistan (3) Komandan Satu Pintu

Tidak diragukan lagi, Abdul Ghani Baradar adalah seorang jenderal. Dia tanggung dan keras seperti Mullah Omar. Namun begitu, Baradar dikaruniai dia berhati lembut. “Jika Anda mau bernegosiasi tentang perdamaian, Baradar-lah orangnya,” Ujar Hamdullah, seorang intelijen senior Taliban dari pronvinsi Ghozni. “Dia sama sekali bukan seorang ekstremist.”

Baca selengkapnya →
Mimpi Buruk Amerika di Afghanistan (2) Taliban Yang Dekat dan Melindungi Rakyat

Mimpi Buruk Amerika di Afghanistan (2) Taliban Yang Dekat dan Melindungi Rakyat

Setelah Soviets mundur dari Afghanistan dan pemerintah boneka Kremlin di Kabul jatuh, Omar dan Baradar tinggal di Maiwand. Di sana mereka membangun madrasah. Di tempat ini pula mereka mulai memerangi para pemilik tanah yang semena-mena dan terkenal menculik dan memerkosa anak-anak, baik perempuan ataupun laki-laki. Omar mendeklarsikan peperangan terhadap penguasa tanah ini, dan Baradar menjadi orang pertama yang mendukung gerakannya ini.

Baca selengkapnya →
Tak Boleh Ada Sendawa Di Tengah Gemuruh

Tak Boleh Ada Sendawa Di Tengah Gemuruh

"Tentu saja kau tidak melihat dunia apa adanya, melainkan sebagaimana dunia ini tampak dari tempatmu, melalui kaca yang diwarnai sesuai keinginanmu, dan tempatmu ini begitu kau sayangi, sehingga kau tak ingin meninggalkannya", ucap Adam Weishaupt.

Baca selengkapnya →
Masa Depan AS Di Afghanistan

Masa Depan AS Di Afghanistan

Bila melihat beberapa kenyataan di lapangan, nampaknya akan sulit bagi Obama untuk mewujudkan harapannya yang sudah banyak memakan korban harta dan jiwa itu. Obama terpaksa harus menggigit jari, bila ternyata pilihan untuk melanjutkan ekspedisi berdarah di negara Hamid Karzai ini adalah pilihan yang tidak tepat. Artinya, ia akan sulit menundukkan perlawanan para mujahidin yang ada bumi Taliban ini.

Baca selengkapnya →