Komentar : Cerita Jusuf Kalla tentang Bank Century
hayoo..siapa yg kemarin membela mati2an untuk mendukung kebijakan partainya yang memilih capres dan wapres SBY- Boediono??abdullah — Kamis, 26/11/2009 09:36 WIB
jangan ngeles...ini sudah hasil syuro...kalo sdh jelas2 yg bakal dipilih itu ancur...kagak usah pake syuro2 segala ...orang2 udah banyak yang memberikan "tadzkiroh"..tp dasar pada ngeyel..neolib koq di dukung..
Logikanya jika sampai bermasalah pasti ada sesuatu yang aneh (ada udang dibalik rempeyek) dan ini perlu usut tuntas..tas...tas... masalahnya apakah bisa tuntas karena kebijakan (tingkat tinggi) pejabat negara pasti ada saling keterkaitan satu sama lain....pesimis deh..... Tapi harus optimis Inysa 4JJI....Apa mungkin masalah 1 bank ecek2 bisa berdampak pada ekonomi nasional...?Colai — Kamis, 26/11/2009 09:50 WIB
Jawabannya kita tunggu setelah ada isu baru untuk menutupi isu lain biar lupa...dah biasa tuh apalagi dibantu pers yang bisa menghipnotis rakyat...
"LANJUTKAN!!!!"
Bila yang kalah kliring itu Bank Mandiri bolehlah kita pontang-panting karena ini bank pemerintah dan terbesar pula. Bank Century yang hanya bank kecil itu, tidak mungkin lah bakal menimbulkan dampak ekonomi yang luas. Akal sehat kita pasti mengatakan begitu. Maka Pak JK yang masih memiliki akal sehat menyatakan hal seperti itu. Siapa atau kelompok siapa yang berada di belakang ini semua? Mengusutnya perlu keberanian dan kejernihan hati serta pikiran. Di tengah situasi penegakan hukum yang carut marut ini, kita butuh pemimpin yang kuat. Dan pemimpin yang sekarang ini sangat jauh dari harapan.Suharto — Kamis, 26/11/2009 10:04 WIB
Yang kita butuhkan adalah pertolongan Alloh SWT untuk membersikan negeri ini dari kejahatan, kebusukan dan kekotoran.
Kalau saya melihat kasus bank century sama seperti kasus BLBI yakni sama-sama merampok uang negara demi kepentingan masing2 pihak. saya sangat pesimistis para penegak hukum kita dapat menyelesaikan kasus ini dan menjerat pelakunya ke penjara.. karena apa? karena kasus ini melibatkan para pejabat negara yg masih aktif saat ini. tapi saya terus berdoa memohon kepada Allah agar bangsa ini dapat menjadi bangsa yang merdeka dari tangan-tangan koruptor yang sudah merajalela.Awan — Kamis, 26/11/2009 10:08 WIB
klo di cermati pernyataan Pak JK.kayaknya akan berakhir memilukan pengusutan bank century, banyaknya pihak pengambil kebijakan yg terlibat, pak Jk sewaktu msh wapres saja, tdk bisa menghalangi pengucuran pengucuran dana tsb.kayaknya pak JK lebih tahu banyak kemana aliran dana tsbarif — Kamis, 26/11/2009 10:17 WIB
jangan takut Boss! Kebenaranlah yang akan menang!s@my — Kamis, 26/11/2009 10:21 WIB
Pada dasarnya, semua bisa terkuak siapa dalangnya.Aris — Kamis, 26/11/2009 10:23 WIB
Masalahnya, BUTUH ORANG - ORANG pemberani!!!
Membuka tabir...
Jika pengusutan tidak tuntas, sepertinya akan berlaku people power...
Ya Allah, lindungilah para pemimpin negeri ini dari ketamakan dunia. Selamatkan kami dari keterpurukan... Tnjukkanlah yang benar itu benar dan yang salah itu salah..
sepertinya kekuatan "besar" itu ..yah mungkin yg berbadan besar...presiden RI kita...mungkin yah..bukan nuduh...:P ngeles MODE = ONabdullah — Kamis, 26/11/2009 10:24 WIB
perhatikan baik-baik, kita sebagai ummat islam, dengarlah kata-kata ulama : demokrasi itu bukan hanya haram tapi syirik !!! jadi bagaimana mau membersihkan sesuatu kalau alat pembersihnya saja barang kotor, Allah dan RasulNya memerintahkan kita untuk jauhi barang haram apalagi syirik !!!suyudi — Kamis, 26/11/2009 10:24 WIB
Ternyata Beodiono, Sri Mulyani dan S... itu bajingan haya tangkap dan diadili dengan pengadilan rakyat.Nano — Kamis, 26/11/2009 10:27 WIB
alhamdulillah untuk gak milih yg jd presiden sekarang...ogensyah — Kamis, 26/11/2009 10:35 WIB
ayo tanggung jawab tuh yg dulu bela2in milih pasangan no 2...pake dalil2 agama lagih.. tanggung jawab.dunia akhirat loh.....
Alloh SWT memang sedang mambalas tipu daya orang2 yang curang....
semoga Indonesia khusunya umat islam terselamatkan...
sekian lama mereka melakukan makar semoga makarnya yang maha Makar cepat menyadarkan kita menguak siapa yang mereka .... kasihan rakyat yang telah menyerahkan urusanya ditipu pemimpin sendirioel-oel — Kamis, 26/11/2009 10:44 WIB
saya setuju dengan pendapat sdr arif, pak JK lah yg banyak tau kemana dan bagaimana aliran dana tsbt, itu tadi pak JK aja kgk bisa membendung, aliran itu..ya satu2 nya cara mungkin Pak JK bisa dijadikan saksi dalam persidangan toh pak JK juga sekarang sdh tdk menjabat lagi, itu mungkin jadi suatu kemudahan buat pengadilan dan kepolisian serta KPK, ini lah waktu yg tepat untuk menunjukan image aparat pemerintah mengambil hati rakyat...itu tadi neolib kok didukung!!??Avist — Kamis, 26/11/2009 10:45 WIB
Saya cukup prihatin dengan kejadian ini....Negara kita ini seneng sekali di rampok oleh bangsanya sendiri..Yth. Bapak/Ibu di DPR jangan lengah dengan hal ini...buktikan kepada kami bahwa kalian itu di pilih untuk RAKYAT dan kemakmuran INDONESIA. DPR jangan hanya seperti lagunya IWan Fals....Pak Boediono yang berbudi jelaskan kepada kami semua AYA NAON IEU TEH ????Rakyat — Kamis, 26/11/2009 10:48 WIB
gw dah ga tahan liat tingkah para pemimpinnya! brengsek! gw nyesel kemaren pilih sby-budi..!!!AK-47 — Kamis, 26/11/2009 10:50 WIB
selamat bagi anda yang memilih SBY-BUDIONO, rasakan tuh akibatnya... masalah di indonesia akan selesai kalo pemimpinnya di gantipoerwa — Kamis, 26/11/2009 10:54 WIB
hayooo-hayooo jangan main tuduh dulu...pak yusuf kalla blom ngomong nih...kita tunggu aja berita selanjutnya dari beliau...kayaknya sih mengarah ke situ...tapi klo ternyata si 'S' & si 'B' itu gak terbukti keterlibatannya, kita bisa jatuh jadi fitnah...hati-hati...kita cuma penonton...biarkan saja skenarionya berjalan...abu-abu — Kamis, 26/11/2009 10:55 WIB
yah...kalau ternyata benar, yang khilaf milih kemarin mungkin karena gak tau latar belakangnya. Kita aja juga baru tau sekarang kan? itupun setelah pak yusuf kalla ngomong begini (duh pak, kenapa gak dari kemaren2 sih ngomong blak-blakan gini? ada apa nih kemaren2?)
Pelakunya boleh saja ngeles dari persidangan,orang bejat berani aja sumpah palus di bwh Al Quran ) apalagi kalo benar " Orang Besar ", tp sy yakin , hati kecilnya pasti ga bakalan tenang, makanya saya sebenarnya berharap, kiamat benar2 terjadi di 2012, biar cepat terbukti di Pengadilan Akhirat.anto — Kamis, 26/11/2009 10:57 WIB
wah si abu-abu ini kagak nonton tipi atau baca berita ya? dr awal2 si JK udah bilang kalo bank century itu perampokan...cmn omongan dia seperti tenggelam oleh lautan kemaruk kemenangan sby-boedi...abdullah — Kamis, 26/11/2009 10:58 WIB
Carut marut masalah dinegeri ini sungguh mengenaskan, belum lagi bencana yang terus menerus menerpa negeri ini, sungguh negeri ini tidak barokah. INGATLAH bahwa keberkahan itu ada pada ketaqwaan pada Allah, jikalau negeri ini bertaqwa dengan jalan menerapkan syariah Islam insya alah permasalahn yang ada akan terselesaikan, itulah janji Allah. Maka dari itu mari kita selamatkan Indonesia dengan syariah. Saya himbau pada partai politik islam, untuk menjadikan agenda perubahan sistem ke arah sistem syariah menjadi agenda yang utama yang harus terus diperjuangkan, sadarlah bahwa kalian akan dihisab nanti di yaumil akhir.Agung Hikmatullah — Kamis, 26/11/2009 10:58 WIB
Kalo ber'budi' ga' mungkin kerjasama dg PERAMPOK!!!makanya slogan tuh di pake!! Ga' hanya OMDO..Dewie — Kamis, 26/11/2009 11:06 WIB
Pemerintahan sekarang lebih menonjolkan pro Yahudi-AS nya, lihat saja disekelilingnya ada begitu banyak pendiri Jaringan Islam Liberal.anti Yahudi — Kamis, 26/11/2009 11:06 WIB
Dari awal ane ga pilih calon tersebut.
dua-duanya hanya ISLAM KTP, tindakan Yahudi.
lihat saja ketika pengambilan suara mengenai tindakan ISRAEL terhadap palestina, Pemimpin kita ABSTAIN,.. dasar YAHUDI
kita rakyat,yang jadi korban atas kebobrokan para pemimpin dinegeri ini,coba lah mereka lihat bgaimana tingkat kesejahteraan rakyatnya,mestinya mereka malu dan merasa berdosa besar jika merasa masih mempunyai nurani,supriyanto — Kamis, 26/11/2009 11:06 WIB
Nunggu REVOLUSI Besar2an Mode ON.....shinji — Kamis, 26/11/2009 11:07 WIB
Dari atas sampai bawah telah di kuasai para bedebah.
tak ada jalan lain untuk mengusirnya..REVOLUSI..
Kalo ber'budi' ga' mungkin kerjasama dg PERAMPOK!!!makanya slogan tuh di pake!! Ga' hanya OMDO..Dewie — Kamis, 26/11/2009 11:07 WIB
Bang JK....ngapain gak dibuka sekalian waktu masa kampanye. Lumayan kan bisa menambah suara ente. Kalo sekarang dibuka mah...percuma....pasti dipetieskan oleh si SBY. Terlambat.....terlambat....coba ente yang jadi presiden..........bangun......bangun......bangun.....(maklum lagi mimpi indah nih....)Yusuf Kadang — Kamis, 26/11/2009 11:08 WIB
Oh NEGERI KU INDONESIA...malang nian nasib mu..peimipin sudah tidak lagi amanah mereka hanya mementingkan perut sendiri.Budi Janto — Kamis, 26/11/2009 11:08 WIB
sadar lha ...wahai pemimpin yang zolim azab Allah sangat pedih..
Kl Om Budiono bilang kl Bank Century ditutup bisa menimbulkan dampak sistemik, bgm dengan bank besar ? Apakah ini si Om pengen ngasih tahu kepada kita bahwa perbankan di Indonesia sangat rapuh ? Sbg org awam sy jadi ragu nabung dan nyimpen uang di bank, ngeri dan takut bank nya jadi collaps Kl gitu nyimpen uang yang aman di mana ya ? Tolong dong Om Budiono ngomong yang jelas ....Anthon Moh Fahriza — Kamis, 26/11/2009 11:09 WIB
Presiden yang sekarang ini sebenarnya sih masih lumayan juga (walaupun masih jauh di banding JK dalam hal berhadapan dgn asing).antifox — Kamis, 26/11/2009 11:13 WIB
Cuma satu kesalahan FATAL sang presiden, yakni :
"Lebih percaya kepada para NEOLIB dibanding yang agamis di dalam membantunya mengelola pemerintahan". Lihat saja mulai dari penasehat kampanyenya yakni para FOXER (Rizal Malaranggeng CS) yang terkenal sebagai tokoh JIL dan sangat anti (Syari'at) Islam atau hal2 yang berbau keIslaman. Kemudian wakil presidennya dan mentri2 ekonominya yang sangat berkiblat ke barat/kapitalis (NEOLIB). Jurubicaranya yakni 'DPJ' yang sering 'sengit' jika bersinggungan dengan Islam. Watimpresnya yang berani bilang MUI itu bodoh, dan lain sebagainya.
Lantas apakah anda berharap bahwa pmerintahan yang diisi orang2 model begini ini akan membawa kebaikan dan keberkahan buat negeri ini, selain masalah yang tiada henti2nya. Sangat jauuuuh sekali ya akhi.
Dan kita sudah lihat hasilnya sekarang. Bencana alam, kecelakaan tiada habis2nya, masalah2 rumit datang silih berganti tak berujung.
Ya Allh : "Allahumma la taj'al musiibatana fi dii ninaa". Amin
Membaca artikel di atas, saya ingin mencoba mengomentari istilah "kekuatan besar". Menurut saya kekuatan itu bkn bersumber dari manusia, namun bersumber dari nafsu. nafsu apa?yaitu nafsu yang selalu berpikir untuk kepentingan sendiri, bukan untuk kepentingan rakyat. Untuk itu, Nabi SAW pernah bersabda (mhn maaf jika redaksinya krg tepat) pasca perang Badar : "kita baru saja kembali dari perang kecil menuju perang yang besar." Sahabat bertanya : "apa itu wahai Rasulullah?" Nabi menjawab : "itulah perang melawan hawa nafsu". Wallahu'alamRio — Kamis, 26/11/2009 11:14 WIB
Kami rindu sosok JK. Merakyat tp di caci maki ktnya Nepotisme proyeklah inilah itulah,SBY dlm kampanyenya ingin pemerintahan bersih tdk mau ada nepotisme maka tdk terpilihlah jd Presiden, padahal sampe skrg tdk terbukti JK ada main proyek diluar jalur.Reyzal — Kamis, 26/11/2009 11:20 WIB
Seandainya bencana itu lebih bak buat negeri ini agar lebih mensyukuri nikmatMu, maka datangkanlah bencana itu sebagai ujian pemimpin bangsa kami yang tidak amanah.Rohmad — Kamis, 26/11/2009 11:25 WIB
Ini menandakan bahwa di indonesia masih ada orang yang peduli terhadap negara... yang berfikiran cepat dengan insyingnya yang kuat... disisi lain ada orang yang pola pikirnya lambat. tapi dengan penuh pertyimbangan... apabila sebelumnya ini sudah ketahuan kenapa tidak cepat di tanggapi... ini menandakan bahwa negeri ini sudah ....Rahman — Kamis, 26/11/2009 11:26 WIB
Kirim Komentar
Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan






