Komentar : Obama dan Harapan Dunia Islam
Sepintas terlihat memang agak janggal ya koq yahudi amerika mau di pimpin sama orang ras kulit hitam. Namun kita pun jangan trjebak propaganda media global yang sudah disetir oleh yahudi seolah-olah ada perubahan di AS. Yahudi yang licik pastilah mempunyai grand skenario dibelakangnya. Kewaspadaan harus selalu kita diutamakan dan berpikirlah jernih.Al Fatih Mulia Serpong (0.0.0.0) — Kamis, 27/11/2008 09:49 WIB
Siapa saja mereka yang duduk di kabinetnya dan dari unsur apa para penasihatnya, Kita lihat saja nanti.
Kalau bukan untuk menjegal umat islam dunia khususnya palestina melalui new tactic.
Awas propoganda media yang bis melenakan kita.
Ada atau bukan Obama Presidennya. Amerika tetaplah sama sampai tidak ada lagi lobi-lobi yahudi dibelakangnya.
Orang Indonesia: Horee...anak yg pernah tinggal di Indonesia jadi presiden. Kita bangga loh. Mudah2an dia bisa jadi pemimpin dunia yang baik.Donny (0.0.0.0) — Rabu, 26/11/2008 20:57 WIB
Obama: What the....????Who are you people?I don't even know you!!Indonesia..?Is it a country or just a group of islands in asia??All i care is HOW MUCH MONEY I CAN GET FROM IT. THAT'S ALL.
Daripada menggantungkan harapan pada orang yang baru kita kenal di televisi, baru kenal lewat berita aja dan gak tau seperti apa pemikiran jujurnya, lebih baik membuat harapan sendiri yang bertumpu pada keyakinan dan kekuatan yang kita miliki dan yakini kebenaran, ketangguhan dan kemanjurannya.Anom Kurnia (0.0.0.0) — Rabu, 26/11/2008 20:53 WIB
tapi yang jelas qt adalah qt dan obama tetap obama...jangan berharap dari seseorang apalgi obama...ingat kita hanya bersandar kepada allah...purna (0.0.0.0) — Rabu, 26/11/2008 16:58 WIB
jangan sampai latahnya orang indonesia karena ngersa pernah tinggal di indnesia jadi bisa punya hubungan baik dan memperbaiki masalah ekonmi,...hati---hati kamuflase........
dengan terpilihnya presiden baru yang ntabene pernah dekat dengan islam mampu membawa perubahan...janji untuk aksi damai dapat terlaksana...purna (0.0.0.0) — Rabu, 26/11/2008 16:53 WIB
dan qt tdk pernah tahu apakh perubahan untuk kegemilangan islam dari timur atwkah dari barat...
wallahualam
Rambut sama hitam, Kulit sama hitam...S. Haryanto (0.0.0.0) — Rabu, 26/11/2008 10:10 WIB
Hati Obama ...siapa orang yang tahu....
Nggak usah diributin...biasa aja man, lebih baik kita urusin negara kita nih...
Ente pikir Obama bakalan ngurusin negara kita, bangun man dari tidur nggak usah berharap.
Kita tunggu aja lakon nye die.. ok.
Berharap pada Obama adalah sesuatu yang salah. Amerika dibawah kendali Bush atau Obama akan sama saja. Mereka akan terus ikut campur permasalahan negara lain, menyetir kebijakan negara lain, dan menghisap kekayaan alamnya. yang beda hanya caranya.alfatih (0.0.0.0) — Rabu, 26/11/2008 09:36 WIB
Kepada saudara sekalian, alhamdulillah sekarang sudah ada pembelajaran bahasa arab secara online, silakan kunjungi http://badar.muslim.or.id. Semoga bermanfaatbadar online (0.0.0.0) — Rabu, 26/11/2008 09:30 WIB
Berharap boleh, tapi harapan kita ini masuk akal apa tidak. Obama saja keyakinannya beda dengan keyakinan umat islam. Kalau mau obama pro umat islam harus ada yg menasehati agar obama masuk islam kalau tidak mau ya jangan berharapp pada obama. Atau dengan jalan berdoa agar obama dan warga AS diberi hidayah Alloh SWT untuk masuk agama Alloh SWT. dan meninggalkan agama yg sekarang dianutnya.Arif (0.0.0.0) — Rabu, 26/11/2008 08:42 WIB
Ina (0.0.0.0) — Rabu, 26/11/2008 01:30 WIB
Terus terang, sy agak kaget lihat reaksi orang Indonesia pas Obama menang. Kok gitu banget sih? Yg paling norak itu eks SDnya, kok yg segitunya. Dia cuma melewati sekelumit masa kecilnya di jkt. Kl lihat photo dia di dinding ratapan komplit dg topi ala yahudi, sy udah nggak heran lagi. Pastilah tetap pro Israel. Sudahlah, wake up Indonesia. Berharaplah pada Allah semata, bukan ke Obama!!!
buat ridho, komentarnya koq enggak nyambung deh ... memangnya sudah merasa jadi orang yang paling beriman yah ....:)shahnaz (0.0.0.0) — Selasa, 25/11/2008 17:16 WIB
Kemenangan Obama saya yakini adalah salah satu strategi Yahudi untuk menarik simpati banyak pihak didunia termasuk umat Islam. Setelah tuduhan Bush terhadap Irak terutama Saddam Hussein tidak terbukti, setelah perekonomian berazas kebebasan yg dijunjung tinggi Amerika (baca:Yahudi) runtuh, dan satu persatu kesalahan Amerika terungkap akan semakin hancur andaikata Yahudi lewat Amerika tetap menjagokan pemimpin yg "asli" Yahudi, karena itu Yahudi "memilih" Obama untuk menjadi boneka mereka berikutnya.endang sulistyowati (0.0.0.0) — Selasa, 25/11/2008 16:23 WIB
Semoga yang menyatakan bahwa :Ridho (0.0.0.0) — Selasa, 25/11/2008 15:31 WIB
"Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan"
Konsekuen dengan pernyataannya.
Pernyataan ini ibarat janji, dan yang menyatakan, patut menepatinya, jika benar-benar orang beriman kepada Allah SWT dan rasul NYA
mau obama mau mccain sama ajaana (0.0.0.0) — Selasa, 25/11/2008 13:58 WIB
kalo aja obama bisa memberikan sanksi tegas kepada israel karena kekejamanya pada palestina, aq akan unjuk jempol
jgn sampe obama seperti george w. bush (perusak dunia)
Siapa pun presiden AS, kucing sekalipun akan tetap jadi budak Yahudi. Biasanya kalo yang mimpin AS orang demokrat lebih ngeribetin Indonesia, dikit2 ngelanggar HAM, apalagi banyak senator kulit hitam yang perjuangkan Papua Merdekagil (0.0.0.0) — Selasa, 25/11/2008 13:29 WIB
barack obama ya nggak lebih dari seorang kafir seperti kafir-kafir yg lain yg nggak akan membawa kebaikan pada Muslim dan Islam...,Abu Syauqi (0.0.0.0) — Selasa, 25/11/2008 09:49 WIB
Sudah makin jelas bahwa Islam itu Rahmatan lil Alamin, coba aja ... ekonomi kapitalis terbukti hancur, teori evolusi terbukti bohong dan masih akan ada banyak lagi bukti-bukti lain ...
Agama Islam itu yg menjaga Allah ... jadi tinggal kita aja kaum Muslim bersatu padu berusaha menggapai kebangkitan Islam agar bisa lebih cepat terwujud..., nggak perlu obama atau kafir-kafir yg lain ...
Jazakallah, Wallahualam.
siapapun presiden amerika takkan ada pengaruh bagi dunia islam. mau hubungan ada hubungan emosional atau tidak, amerika tetaplah Yahudi yang selamanya tidak akan pernah rela islam berjaya. Jangan pernah menggantungkan apapun pada selainNya ! apalagi hanya kepada sosok seorang obamafita (0.0.0.0) — Senin, 24/11/2008 15:04 WIB
assalamu'alaikumkomala pontas (0.0.0.0) — Senin, 24/11/2008 14:52 WIB
sama saja siapa pun yang memimpin amerika visi dan misinya sama yaitu untuk menghancurkan umat islam dan menghalangi tegaknya kembali khalifah di muka bumi.
oleh sebab itu adalah sangat keliru kalau ada umat islam yang bersuka cita atas terpilihnya obama itu.
Jangan terlalu mengharapkan yang tidak-tidak... nanti bisa kecewa sendiri. kalau memang obama ingin memperbaiki kondisi Amerika seharusnya ia belajar dari unisoviet yang hancur lantaran membunuh banyak muslimin disana sehingga Allah membunuh negara. Ia harus berdamai dengan Islam dan Ia harus melihat bahwa tentara Allah dilangit sedang menanti untuk menyerang Amerika apabila arogan lagi.. Allahu Akbar...!!!!hasbi (0.0.0.0) — Senin, 24/11/2008 14:15 WIB
Tampaknya kita perlu membuka hati dan merenungkan benar ungkapan berikut ini: "tidak ada kemuliaan, kecuali dengan jihad" terlalu banyak bukti untuk dibeberkan, bagaimana orang Islam berpecah lantaran "rebutan suara". dan lihat dekade 80-an bagaimana umat Islam mengusir Uni Soviet dari Afghanistan dengan jihad. dan walaupun ijtihad seseorang terkadang salah, tapi lihat bagaimana Allah memuliakan tiga terpidana mati bom bali sebagai syuhada' dan mengampuni kesalahan mereka.andy setyawan (0.0.0.0) — Senin, 24/11/2008 11:32 WIB
sangat sulit bagi Obama untuk melawan lobi Yahudi. Mau ndak mau, harus tunduk dan patuh pada kepentingan-kepentingan Yahudi. Lihat aja, 20 ribu tentara AS ditambahkan untuk menyerang Afghanistan. semoga kegagalan yang mereka temui di bumi Afghanistan, sehingga makin merana dan hancurlah bangsa Amerika.andy setyawan (0.0.0.0) — Senin, 24/11/2008 11:24 WIB
terus terang saya bingung, kenapa banyak masyarakat indonesia yang terkena demam obamania.gedubrak (0.0.0.0) — Senin, 24/11/2008 10:38 WIB
emang siapa sih dia?
hanya pernah tinggal selama 5 tahun di indonesia, trus kenapa?
apa yang telah dia lakukan untuk bangsa ini?
bagi obama, bangsa amerika yg lebih utama, bukan indonesia.
kakaknya saja yang tulen indonesia sudah lupa berbahasa indonesia, apalagi dia.
orang indonesia memang gampang latah.
Dengan terpilihnya obama sebagai Presiden USA mungkin ada satu harapan bahwa dia tidak akan seperti pendahulunya bush jr yang mengedepankan perang dan kekerasan, dan dapat mempunyai keputusan yang lebih 'bersahabat'. Hal itu mungkin saja terjadi, karena saat kampanye memang dia ingin mengubah kebijakan2 presiden terdahulu. Tapi hal tsb blom tentu terbukti benar, karena masih banyak loby2 dalam pemerintahan dalam mengambil keputusan. Yang paling penting, sungguh tidak layak menggantunkan harapan kepada obama. Tidak untuk Indonesia, apalagi dunia islam. Yang akan memajukan Indonesia adalah orang2 Indonesia, tidak mungkin orang yang hanya pernah tinggal di Indonesia. Mungkin obama mempunyai sikap yang lebih terbuka terhadap Indonesia, tetapi kalo pemimpin Indonesia tidak berniat mensejahterakan rakyatnya ya sami mawon. Lalu 'harapan dunia islam', apakah mungkin obama menjadi harapan untuk orang2 islam, tidak akan mungkin, mungkin mempunyai sikap yang terbuka tapi tidak akan berpengaruh kepada dunia Islam. Yang menjadi harapan dunia Islam adlah orang2 islam itu sendiri, yaitu pemimpin yang adil dan amanah seperti para pemimpin Islam terdahulu, yang bertindak bukan berdasar kan loby dan tekanan politik, tapi karena Allah dan kepentingan umat. Jika pemempin seperti itu ada maka itulah harapan dunia islam, sangat tidak masuk akal harapan dunia islam itu datang dari orang bukan islam.tyro (0.0.0.0) — Senin, 24/11/2008 10:28 WIB
harapan dunia Islam hanyalah KHILAFAH, bukan Obama atopun McCain ato yang lainnya. Obama akan sama saja dengan presiden2 AS lainnya. Para kafir Laknatullah yang telah membunuh puluhan ribu kaum Muslimin.hanya KHILAFAH yang dapat melindungi umat, khususnya kaum Muslim.zahra (0.0.0.0) — Senin, 24/11/2008 06:03 WIB
Ada yang salah dalam diri kita, jika "menggantungkan" nasib kita dengan terpilihnya Obama. Proporsional lebih baik.Adirahman (0.0.0.0) — Minggu, 23/11/2008 22:10 WIB
Barry dan Mimpi Kita di
www.wajitsubang.blogspot.com
Jangan berharap banyak pada Obama, karena semua kebijakan yang dikeluarkan terkait dengan sistem pemerintahan Amerika yang sekuler kapitalis yang selamanya menginginkan Islam hilang dari muka bumi ini.Fuad Salim (0.0.0.0) — Minggu, 23/11/2008 20:18 WIB
Hanya pd Allah kmi mnyembah.Wawan (0.0.0.0) — Jumat, 21/11/2008 22:26 WIB
Dan hanya pd Allah kmi mhon pertolongan.
Obama? Jngan pernah berharap sm orang kafir.
Aplgi mjdkn mrka shbt2 qt. Mreka tdk akan puas smpe org mukmin mngikuti agama mereka.
Allahualam.
makanya kaum muslimin harus melek politik sehingga kita tidak salah berharap, apalagi berharap obama masuk Islam.entar malah jadi angan2 yang tidak masuk diakal. sebagai negara kapitalis dengan kebijakan luar negeri yang khas yaitu berupa penjajahan baik secara halus (penjajahan ekonomi, budaya dll) maupun militer, obama jelas hanya akan meneruskan kebijakan pendahulunya. ini bisa kita lihat dari kampanye obama sendiri bahwa ia jelas2 membantu pendudukan Israel atas palestina, menambah jumlah pasukan Amerika di Afganistan dan kalau toh ia mau melaksanakan kebijakan untuk menarik pasukan AS dari Irak itu dilakukan semata-mata untuk mendapat simpati publik karena dunia sampai saat ini mengecam tindakan Amerika tersebut. tentunya bukan karena keberpihakan ke dunia Islam.iswah (0.0.0.0) — Jumat, 21/11/2008 16:17 WIB
Ya kita berdo"a semoga anak yang berayah muslim mendapat hidayah dalam perjalanannya, siapa tahu dia sedang menyusun kekuatan dulu, dimana akhirnya dapat membelot dari cengkeraman zionis yahudi, amiiinniek mamahit (0.0.0.0) — Jumat, 21/11/2008 14:59 WIB
ya ampun... ngapain sih ngemis2 sama obama. Klu begini terus, kapan majunya Indonesia. Selalu berharap dan terus berharap dari orang lain... malu2in Allah dan Rasul-Nya.argha (0.0.0.0) — Jumat, 21/11/2008 14:39 WIB
obama jozh bush sama saja gx bedafauzi abdillah (0.0.0.0) — Jumat, 21/11/2008 14:13 WIB
mo lihat islam sengsara lg, pilih obama....!
Dalam kampanyenya sebelum menjadi presiden, Obama bahkan berkali-kali menegaskan dukungannya atas Israel, “Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa dalam kapasitas apapun untuk tidak hanya menjamin keamanan Israel tapi juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu,” demikian salah satu kutipan pidato Obama.ali (0.0.0.0) — Jumat, 21/11/2008 10:56 WIB
Jadi tidak layak dunia, apalagi Dunia Islam, berharap pada kepemimpinan AS, meski yang memimpin AS saat ini adalah Barack Obama. Dunia saat ini, tidak hanya Dunia Islam, sesungguhnya membutuhkan Khilafah Islamiyah dan munculnya kembali Imam al-A’zham (Pemimpin Agung), yakni Khalifah.
harapan kan selalu manis. Obama adalah sekuntum bunga paradox. Ditengah islam fobia yang semakin menjadi, khusunya barat justru di tengah mereka muncul seorang pemimpin yang bertampang timur tengah. Barack artinya berkah. Semoga kehadirannya membawa angin keberkahan bagi umat manusia.hans (202.134.2.84) — Jumat, 21/11/2008 10:42 WIB
Kirim Komentar
Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan


