Komentar : Pengesahan RUU Pornografi Ditunda
Segera sahkan UUD Anti Pornografi & Pornoaksi. Demi masa depan moral generasi penerus. Penundaan ini jangan lagi diperpanjang. Karena hanya akan memperkeruh keadaan. Sementara media pornografi makin merajalela. Penentang RUU Anti Pornografi & Pornoaksi ini sepertinya sengaja ingin menghancurkan masa depan bangsa dng terlebih dahulu merusak moral bangsa berkedok budaya, hak asasi, tradisi. Bahkan dengan ancaman disintregasi bangsa. BOHONG. Indonesia tidak akan pecah hanya karena satu-dua gelintir golongan. SEGERA SAHKAN RUU PORNOGRAFI & PORNOAKSI. Mari rapatkan barisan demi masa depan bangsa INDONESIA.Eddy (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 20:36 WIB
mereka yg menolak ruu app, hanyalah org2 jahil dan teramat jahil ! dilihat dari sisi manapun mereka jahil ! mereka tdk penah melihat manfaat yg mereka terima bilamana ruu app disahkan ! mereka terlulu picik dan hanya memikirkan kebebasan berapresiasi, yg ujung2nya tetap uang !! mereka tdk pernah berfikir bilamana anak2 gadis mereka,adik perempuan mereka, istri2 mereka atau munkin ibu mereka !menjadi korban dr pelecehan sexual !! CAMKAN ITU PARA MAKHLUK TUHAN YANG BODOH !!!!abe ifan (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 20:15 WIB
Sebenarnya begitu banyak dari kita sendiri yang blom faham isi dr RUU itu sendiri. Baik yang pro maupun kontra. Perlu dipelajari bersama.zahreea (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 17:25 WIB
Apa sich yang ditakutkan oleh mereka-mereka yang ngotot menolak?
Syahkan RUU secepatny, ato tunggulah kehancuran anak bangsa ini. Kita bs liat gmn keadaan pornografi dan sejenisnya saat ini dengan tidak ada & tegasnya UU di negeri in.
Memang sejatinya komisi pengesahan RUU di DPR ikut pesantren kilat selama minimal satu tahun di bawah asuhan ulama-ulama dari MUI. Materi yang digembleng selama pesantren kilat meilputi bahasa arab, dasar-dasar tauhid dan aqidah, manhaj dan fiqh, siyasah syar'iyah. Agar dalam menghadapi kejahilan opini publik dan pihak-pihak yang berkepentingan dengan industri pornografi, tekanan asing, mereka tidak kalah argumentasi dan dapat menghujamkan hujjah yang kokoh kepada mereka agar mereka segera bertaubat. Kapan bisa begitu?abu fatih (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 17:18 WIB
Maju terus pantang mundurwahyu (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 16:50 WIB
Segera sahkan RUU Pornografi
Selamatkan bangsa dari kerusakan moral
Jangan tunda lagi pengesahan RUU, buat yang menolak baca dulu draft RUU-nya baru komentar jangan cuma teriak2x aja bisanya. Wahai wanita ketahuilah RUU itu akan sangat meninggikan derajat kaum anda, jangan anda hanya minta di hormati dan di hargai saja tapi mari dukung insya allah kaum anda akan sangat di hormati dan di hargai oleh pria.Agi (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 15:27 WIB
Hez_rha (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 14:48 WIB
Perbuatan baik knp hrs dtunda siiich...?
Gk penting bgt dech,..
Knpa sich gk mw UU anti pornografi di sah kan??
Takuut?
Kenapa..?
Buruan doonk RUU pornografi dsahkan
ayo buruan tunggu apalagi
bebuat kbaikan aja knpa hrs dtunda2 siii....
`selamatkan anak bangsa dari bahaya pornografi`
Saya secara pribadi sangat2 prihatin dan sedih, bahwa di negara yang katanya "mayoritas muslim" ternyata sangat minim orang yang mengerti dan faham tentang Islam. sehingga untuk mengesahkan suatu RUU untuk kemaslahatan Ummat dan menyelamatkan generasi muda bangsa ini dari kejahatan & kehancuran moral begitu susahnya. dan yang pasti, saat ini kita sedang dalam perang "aqidah dan Ideologi. Selain itu kita ummat islam senantiasa dihadapkan dengan kesombongan kelompok minoritas yang sudah jelas tidak menghormati ummat islam dan ummat lain yang peduli untuk menyelamatkan moral generasi muda bangsa ini.Aceng Shodikin (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 14:40 WIB
Mudah-mudahan Alloh Subhanahu Wata'ala senantiasa menolong orang-orang yg senantiasa berjuang di jalan-Nya.
Amiiin....
sudah sunatullah yang haq akan berhadapan dengan yang bathil, inilah wujudnya !naufal (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 13:39 WIB
sampai kapan generasi indonesia ini di jejali tontonan,gambar yang berbau pornografi....ismi (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 13:12 WIB
banyak sekali musuh2 islam dan pihak2 yang mempunyai kepentingan tuk menggagalkan Penetapan RUU Pornografi untuk itu sebagai umat islam yang sadar dan mengerti bahaya yang ditimbulkan pornografi maka kita harus mendukung perjuangan saudara/ wakil kita di DPR RI tuk segera mengesahkan RUU ini. karena dukungan kita semua sangat berarti buat mereka dan akhirnya membawa kemaslahatan bagi indonesia. dukung mereka melalui call center mereka di DPR fraksi PKS, F Demokrat, F PAN, F Golkar dan F PKBabdul Khalim (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 12:52 WIB
kami menghimbau kepada teman-teman yang punya kepedulian dengan segera disahkanya RUU APP ini, tolong sampaikan dimanapun anda ada kesempatan untuk berbicara masalah bahanya pornografi, sehinggaahmad santosa (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 12:46 WIB
masyarakat juga tergerak untuk sama-sama berjuang dan berjihad tentang masalah pornogrfi. ALLAHU AKBAR
Ingatlah para pemimpin yang duduk di bangku DPR bahwa kepemimpinan anda akan dimintai tanggung jawabnya di akhirat...jadi kenapa masih ragu utk mengesahkan RUU Pornografi ??Nurhasanah (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 12:33 WIB
Apa anda2 semua tidak takut dengan panasnya api neraka ???
hati-hati, pornografi adalah salah satu konspirasi asing untuk memecah belah umat islam. saudaraku sesama muslim, pegang teguh islam karena islam menjaga dan memuliakan kita. Jgn sampai kita berubah ke arah kemunduran (kejahiliyahan) yang seperti binatangnurul hamidah (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 09:32 WIB
Na'uzubillahi minzaliq! "ya Allah, bukakanlah hati orang-orang muslim yang duduk di kursi DPR untuk menjalankan syari'atMU agar bencana-bencana di bumi Indonesia ini tidak berkepanjangan karena bila bencana/azabMu datang, Engkau timpakan bukan hanya kepada orang-orang yang berbuat bermaksiat saja tapi kepada semuanya, Amin...!"Darlen (0.0.0.0) — Selasa, 21/10/2008 08:48 WIB
Sebenarnya, polemik tentang RUU Anti Pornografi ini gampang cara membaca petanya. Mudah dipetakan dari sikap ideologi politis dirinya terhadap RUU ini, mana yang ideologinya sekuler, mana yang ideologinya sekuler plus Islamophobia, mana yang ideologinya Islamophobia. Cuma repotnya kalangan Muslim sendiri tidak pernah jelas sikap ideologi politisnya. Sudah sangat jelas merupakan tokoh yang ideologinya sekuler plus Islamophobia, toh Parpol berasaz Islam (termasuk juga Parpol yang bukan berasaz Islam tapi konstituennya nyaris 100% muslim) masih juga mengelus-elusnya dalam daftarnya sebagai Capres/Cawapres yang akan dicalonkan Parpol Islam tersebut. Dan kaum muslim pun masih mencoblosnya sebagai Parpol pilihannya, ditambah si tokoh tadi masih dicoblosnya sebaga Capres/Cawapres pilihannya. Hopo tumon ?.Karyo Rumekso (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 20:56 WIB
Tolak pornografi dan pornoaksi...dir88gun (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 19:03 WIB
Lindungi kaum hawa...
Tegakkan syariah...
Raihlah ridha dari Allah SWT sekarang juga...
Akhlak for the best step...
Akidah for the best way...
Syariah for the best life...
Ya ALLAH ampuni kami dan para pemimpin negeri kami yang tidak segera mensahkan RUU Pornografi, entah usaha apa lagi utk bs menyelamatkan generasi muda negeri kami ini,berilah kami jalan keluar Ya Allah...berikan kami KEBERANIAN untuk mengatakan yang haq dan yang batil...indra (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 17:40 WIB
RUU Pornografi ditunda lagi ... itu mah hal yang biasa dilakukan DPR terutama bila bisa disangkutkan ke Islam. Ingat saja RUU Pendidikan dulu perlu berapa lama utk disahkan menjadi UU. Apalagi sekarang menjelang Pemilu 2009, anggota DPR sibuk dengan pencalonan dirinya kembali ... Kita tinggal tunggu saja partai mana yang masih Istiqomah memperjuangkan RUU Pornografi ini mana yang menyarankan untuk ditunda. Karena partai di DPR takut akan kehilangan suaranya pada saat Pemilu apabila memaksakan disahkannya RUU Pornografi tersebutArsyad (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 16:11 WIB
bukankah udah jelas di al-quran dan hadits kalo pornografi dan pornoaksi memang melanggar hukum dan syariat islam.ian (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 16:08 WIB
tapi sangat aneh justru yg menolak RUU pornografi dan pornoaksi malah orang yg ternyata beragama islam dan tidak sedikit yg sudah berhaji (anggota DPR maksudnya).
nah...kalo udah begini tentunya dunia akan lebih kacau lagi pada akhirnya...
diperparah lagi sikap Gus Dur yg juga ikut-ikutan menolak RUU APP, nah...ini jelas akan menimbulkan dampak yg sangat buruk di umat.
pertanyaan saya yg tidak perlu di jawab, cukup jawab dgn hati nurani kita saja;
"sejauh mana islam kita sampai ketika kita sudah mempunyai kekuatan untuk merubah umat menjadi lebih baik saja tetap mementingkan diri pribadi atau golongan?"
atau
"kita sudah tidak takut lagi dgn azab Allah?"
atau
"kita sudah bisa menandingi kekuatan Allah? sehingga mampu menepiskan semua ayat Allah dan hadist nabi?"
saudara-saudaraku...bukankah dgn kecerdasan dan kemampuan yg kita punya mestinya justru dimanfaatkan utk kebaikan umat bukan sebaliknya?
saya berharap...mudah-mudahan kehidupan akan berubah menjadi lebih baik, sebab mungkin saja dgn adanya RUU APP juga akan menimbulkan perpecahan dikalangan umat islam.
saudaraku...daripada terus kita berharap pada org lain, kenapa kita tidak lebih baik memperbaiki diri kita sendiri dan selamatkan keluarga dari hal-hal yg bertentangan dengan Islam.
Habis kata2 nih.....padahal dah jelas2 sering ditayangkan dimedia, seorang anak SD setelah melihat vcd porno memperkosa anak kecil, seorang kakek2 yg suka melihat gambar2 porno, menodai keluarganya, seorang guru menodai anak muridnya, bahkan seorang guru ngaji menodai santrinya, namun semua itu tdk menjadi contoh bagi orang2 yg menolah UUD ini, mereka bergeming, tolak...tolak..pokoknya tolak aja, itu kata2 yg diucapkan mereka, sekali ditolak tetap ditolak, bahkan mereka sudah menutup mata akan adanya kebaikan yg di sodorkan oleh para Pembuat UUD pornografi ini. Mati-hatinya sudah ditutup oleh Allah. diberi peringatan atau tdk diberi peringatan mereka tdk akan melihat suatu kebaikanpun. Nauzubillah min dzali'mulyadi (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 15:35 WIB
Nyo bareng - bareng kite dukung pengesahan RUU APP dengan mengirimkan SMS center ketik RUU (spasi) alasan perlunya RUU kirim ke 0813-8012-3450. tulis nama. bukti dukungan kite adalah bagian dari jihad dijalan Allah SWT, Semoga Allah membalas dengan pahala yang besar!!!!!!!! Alluhuakbar..... maju terus pantang menyerah.......Bravo untuk umat Islamarif (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 15:23 WIB
Yang Nolak RUU pornografi ada 2 kriteria (1. orang Munafik) (2. Orang Kafir), tinggal pilih yang mana jadi orang munafik atau orang kafir!!!!! dua - duanya masuk neraka kalau ga buru - buru bertobat kepada Allah SWT dan minta maaf kepada kaum muslimin yang mendambakan indonesia bebas dari segala urusan PORNO (aksi maupun pornografi). Buat PDIP dan PDS jangan jadi benalu di gedung DPR......!!!!!arif (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 15:11 WIB
beginilah kalo hidup dalam sistem yang abu-abu, semua serba kompromi...juliant (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 14:24 WIB
jawabannya:
tegakkan islam secara kAffah
Orang-orang yang menolak ruu app adalah orang2 yang ingin generasi muda Indonesia hancur.Dessy (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 14:17 WIB
Dukung Pengesahan RUU APP!!!
RUU ini perlu segera di-sahkan. Dengan legal formal UU maka dampak preventif akan lebih efektif bagi siapapun yang mendekat dan berkaitan dengan pornografi dan pornoaksi. Meskipun mungkin sudah kebal,paling tidak mereka akan berfikir ulang sebelum berbuatraharjoadi (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 14:05 WIB
Teruskan perjuangan wahai saudara-Saudaraku !!!aditia (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 12:43 WIB
RUU pornografi harus di goll kan, mengingat kondisi sekarang yang semakin memprihatinkan mengenai pornografi, setiap anak sekolah dengan mudah mengakses situs porno, mmpunyai gambar porno. hanya org yang bejat akhlaknya yang menolak RUU INI.& musuh2 islam tidak akan berhenti sampai kamu mengikuti mereka.ALLAHU AKBAR
Asslm. Dukungan thd Pengesahan UU APP hrs dilakukan secara sitematis, & umat hrs senantiasa mengikuti perkembangannya. Dukungan thd RUU APP adalah ikhtiar qta tuk selamatkan generasi muda & rakyat RI dari bahaya dekadensi moral......................DUKUNG DPR UNTUK PENGESAHAN UU ANTIPORNOGRAFIB. Setyantoro (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 10:15 WIB
Menariknya adalah kemana nurani mereka -para pemimpin bangsa, yang tidak lagi punya keinginan untuk menjaga generasi muda-penerus bangsa ini. Mereka tak pernah peka terhadap kerusakan anak-anak muda, Hamil diluar nikah, pemerkosaan, narkoba, menghisap rokok, anti agama, tidak punya susila. Wahai engkau yang di DPR, Istana, Kantor Departemen, jika engkau masih ingin bertahan, dengan segala hormat tegakan ajaran Allah. Niscaya engkau akan Selamat.SIGIT (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 09:53 WIB
sungguh berat perjuangan menegakkan Syariat Allah. Semoga wakil-wakil kita di Parlemen tetap istiqomah memperjuangkannya.probo dyan (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 09:02 WIB
Buat yang menolak RUU tersebut, terutama yang muslim, semoga Allah memberi hidayah pada kalian.
Bila kita menginginkan perbaikan kualitas bangsa Indonesia segera sahkan RUU tersebut. Selamatkan anak-anak kita dari budaya hedonisme dan permisif,sudah terlalu jauh generasi muda melangkah pada gaya hidup ini..kalau bukan sekarang kapan lagi?Kepada para wanita Indonesia,kenapa anda tidak mau ketika anda akan dilindungi dan dihormati dengan disahkannya RUU ini..Afala ta'qilun???Ummu Akbar (0.0.0.0) — Senin, 20/10/2008 08:44 WIB
yang nolak RUU pornografi itu hanya para binatang jalang terus juga RUU pornografi menurut saya masih belum menyentuh kepara agen pembuat cd,buku dan majalah porno.dirombak lagi terus ajak umat muslim seluruh indonesia buat memberikan aspirasi isi dari RUU pornografi,saya juga heran sama si Gus Dur kaya bunglon malah ikutan nolak RUU pornografi.koernia (0.0.0.0) — Minggu, 19/10/2008 19:47 WIB
Ass, era Muslim..Mari kita bersatu padu kuatkan tekad dan rapatkan barisan untuk mendorong pemerintah dalam men sahkan RUU PORNOGRAFI - PORNOAKSI, Insya Allah Kita bisa!! Allahuakbar..3xRobby (0.0.0.0) — Minggu, 19/10/2008 17:40 WIB
Kirim Komentar
Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan


