Who Was Suharto (2)

Kamis, 18/12/2008 10:25 WIB Cetak |  Kirim |  RSS

Colonel Pranoto Rekso Samoedro was appointed to be Pangdam Diponegoro replacing Suharto. Pranoto, ‘the religious soldier’, withdrew all the facilities owned by Kodam Diponegoro which were rented by Suharto to Chinese businessmen for his personal needs. No wonder then, Suharto was also disenchanted by Pranoto, Nasution and Yani.

In SSKAD, Suharto was a candidate of Senate Leader. But, DI. Panjaitan resisted and he declared a distrust to Suharto. Panjaitan marked Suharto as someone who could be trusted as Suharto got so many bad track records in his military career—for example a smuggling with Chinese businessmen and used a reason to strengthen his military unit, as in fact, he used it to enrich himself.

For all that occasion, Suharto was really infuriated. Besides to Nasution, Yani, and Pranoto, Suharto’s vengeance was now to Panjaitan also. In 1 Octover 1965 Event, all Suharto’s enemies—Nasution, Yani, and Panjaitan—become the murder target, while Suharto himself—the second people in Army—was not in the list.

When Yani was killed, Bung Karno appointed Pranoto Rekso Samudro as Chief of Army, but Pranoto was intercepted by Suharto, so it was Suharto who took over the Army leader. To avoid a civil war, as Siliwangi in West Java (Ibrahim Adjie) and KKO (marine) in East Java had pledged to always support Sukarno and if Sukarno ordered to ‘sweep’ Suharto’s force in Jakarta, then Sukarno appointed Suharto as Army Commander on October 14th, 1965. (continued)


(Arsip English)

Menggagas Bank Pertanian Syariah

Kebijakan perbankan mulai memihak petani Indonesia. Tahun lalu, Bank Indonesia sudah mengajukan usulan kepada pemerintah untuk mendirikan Bank Pertanian. Saat ini, kita sedang menunggu political will dari pemerintah untuk segera menyusun perlengkapan perundang.undangan. Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Pertanian RI Kabinet Indonesia Bersatu II, Suswono.

Apa itu At-Tawarruq?

At-Tawarruq adalah jika seseorang membeli barang dari seorang penjual dengan harga kredit lalu ia menjual barang tersebut secara kontan kepada pihak ketiga selain dari penjual. Dinamakan dengan nama At-Tawarruq dari kalimat waraqoh yaitu lembaran uang, sebab pembeli yang merupakan pihak pertama sebenarnya tidak menginginkan barang tapi yang ia inginkan hanyalah mendapatkan uang

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

 

Bersekolah SD dan MI Sekaligus

Di Propinsi Banten ada peraturan dimana siswa lulusan setingkat SD yang mau melanjutkan pendidikan setingkat SLTP harus memiliki izasah Madarasah Ibtidaiyah (MI), hal ini membuat kami menyekolahkan anak kami di 2 sekolah sekaligus.

PELUANG