Eramuslim http://www.eramuslim.com Media Islam Rujukan Fri, 22 May 2015 14:42:38 +0000 id-ID hourly 1 http://www.eramuslim.com/ Panglima TNI Jend. Moeldoko Perbolehkan Tentara Perempuan Berjilbab Ketika Tugas http://www.eramuslim.com/berita/nasional/panglima-tni-jend-moeldoko-perbolehkan-tentara-perempuan-berjilbab-ketika-tugas.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/panglima-tni-jend-moeldoko-perbolehkan-tentara-perempuan-berjilbab-ketika-tugas.htm#comments Fri, 22 May 2015 14:42:38 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=104491 jenderal moeldokoEramuslim.com – Panglima TNI Jenderal Moeldoko memperbolehkan prajurit perempuan TNI alias Wanita TNI (Wan TNI) mengenakan jilbab dalam bertugas. Moeldoko tak menganggap pemakaian jilbab bagi Wan TNI sebagai persoalan.‎
Sikap Moeldoko ini diutarakannya pada kesempatan ‎pengarahan kepada seluruh prajurit TNI bersama istri se-Sumatera Utara di ‎hanggar Lapangan Udara Soewondo, Medan, Sumatera Utara (22/5).‎
Dalam sebuah kesempatan, ada salah seorang Wan TNI bernama Kapten Kes Dastria bertanya‎ kepada Moeldoko soal penggunaan jilbab. “Adakah kemungkinan wanita TNI menggunakan jilbab seperti yang digunakan Polwan?” tanya dia kepada Moeldoko.
Seribuan orang yang memenuhi‎ ruangan sontak bertepuk tangan. Lantas Moeldoko menjawab pertanyaan itu dengan bernas.
“‎Pakai saja, kita nggak melarang kok. Wanita TNI mau pakai jilbab, pakai saja. Kalau pakaian dinas memakai jilbab, memang kita pernah melarang? Nggak usah ribut. Itu urusan masing-masing,” jawab Moeldoko tegas.‎(rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/panglima-tni-jend-moeldoko-perbolehkan-tentara-perempuan-berjilbab-ketika-tugas.htm/feed 0
Kondisi Muslim Rohingya Lebih Menderita Ketimbang Muslim Gaza http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/kondisi-muslim-rohingya-lebih-menderita-ketimbang-muslim-gaza.htm http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/kondisi-muslim-rohingya-lebih-menderita-ketimbang-muslim-gaza.htm#comments Fri, 22 May 2015 14:16:53 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=104488 rohingyaEramuslim.com-Pengiriman bantuan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke Rohingya banyak sekali menempuh kendala. Bahkan sembako yang dikirim untuk umat Muslim di sana harus “disunat” dulu 20 persennya bagi para buddish ekstremis. Tidak sedikit juga lembaga internasional yang diusir oleh junta militer.

Insan, aktivis ACT ini, memaparkan, kondisi Muslim Rohingya justru lebih parah dari Muslim Gaza. Selama 30 tahun desa-desa mereka dibakar, anak-anaknya disembelih, dan penduduk banyak yang disiksa serta disuruh kerja paksa. “Beruntungnya di Gaza, umat Muslim masih bisa membela diri dan tinggal di kampung halamannya. Sedangkan di Rohingya tidak,” tandasnya.

Insan pun menceritakan bahwa penindasan Muslim di Rohingya berawal dari pembentukan negara Burma. Saat itu di sana berdiri Negara Muslim Malaka. Namun setelah para budhis datang, mereka membentuk negara Burma atau Myanmar tanpa sedikitpun melibatkan pendapat kaum Muslim. Sebab Muslim dianggap sebagai kasta terendah bagi mereka.

Setelah itu, mereka terus berupaya mengusir umat Islam dengan berbagai cara, termasuk penyiksaan yang kejam. Akibatnya etnis Rohingya yang berkulit coklat kehitaman itu mengungsi ke berbagai negara. Termasuk Bangladesh dan Pakistan.

“Mereka sendiri memang merupakan akulturisasi dari etnis Benggali dan Melayu. Sehingga penampakannya lebih mirip orang Bangladesh,” kata Insan.

Berpuluh-puluh tahun rakyat Rohingya mengungsi di Bangladesh, namun kehidupan mereka sama sekali tidak membaik. Anak-anak banyak yang tidak berpakaian, setiap orang kekurangan makanan, dan terjebak dalam kemiskinan. Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya di Rohingya menyusul saudaranya, namun malah disebut imigran gelap dan mengalami penyiksaan dari jubta militer yang didalangi para buddish ekstremis.

“Ya memang betul saat ini mereka ber-KTP Bangladesh. Tapi asli mereka adalah Rohingya,” kata Insan. Maka itu ia mengimbau pada masyarakat indonesia sesama muslim untuk turut membantu mereka yang sedang dilanda kesusahan.(rz/ROL)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/kondisi-muslim-rohingya-lebih-menderita-ketimbang-muslim-gaza.htm/feed 0
Tragedi Muslim Rohingya Merupakan Tolok Ukur Bagi Predikat Pejuang HAM dan Demokrasi Aung San Suu Kyi http://www.eramuslim.com/berita/tragedi-muslim-rohingya-merupakan-tolok-ukur-bagi-predikat-pejuang-ham-dan-demokrasi-aung-sang-suu-kyi.htm http://www.eramuslim.com/berita/tragedi-muslim-rohingya-merupakan-tolok-ukur-bagi-predikat-pejuang-ham-dan-demokrasi-aung-sang-suu-kyi.htm#comments Fri, 22 May 2015 13:00:32 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=104485 aungEramuslim.com – Direktur kajian Politik Center for Indonesian National Policy Studies (CINAPS) Guspiabri Sumowigeno mengatakan selain pemerintah Myanmar, tokoh politik Aung San Suu Kyi harus berperan dalam menyelesaikan masalah pengungsi Rohingnya.

“Saya melihat bahwa semua pihak di Myanmar harus ikut bertanggungjawab, bukan hanya rezim penguasa Myanmar tetapi juga tokoh politik Aung San Suu Kyi yang digadang-gadang dunia internasional sebagai pahlawan HAM dan demokrasi,” katanya di Jakarta (22/5).

Ia mengatakan pertemuan darurat di Kuala Lumpur (20/5), antara para Menlu Thailand, Indonesia dan Malaysia, untuk sementara masalah pengungsi Rohingya sepertinya ada jalan keluar. Terutama untuk mereka yang mengalami kesulitan di lautan. Tetapi, solusi final atas masalah ini ada ditangan Myanmar sendiri, bukan ditangan negara lain yang dibanjiri ribuan pengungsi Rohingya. Faktanya, pengungsi Rohingya melarikan diri dari tekanan politik dan sosial-ekonomi yang dibuat Myanmar.

Aung San Suu Kyi sebagai pemegang Nobel Perdamaian, seharusnya punya posisi kuat di Myanmar. Ia potensial menjadi pilar strategis bagi penyelesaian persoalan Rohingya. Namun tokoh ini mengambil jarak terhadap isu ini dan hal ini patut dipertanyakan semua pihak.

“Sudah lama Aung San Suu Kyi dikenal enggan bertindak untuk mendorong perbaikan sikap politik domestik Myanmar terkait etnis Rohingya yang tinggal di Negara Bagian Rakhine,” ujarnya.

Sikap diam Aung San Suu Kyi ini patut dikecam. Ketokohannya dibidang HAM dan demokrasi ternyata tidak otentik dan mungkin penokohannya hanyalah politis belaka alias pencitraan, walau tanpa blusukan. Menurut Guspi perubahan politik di Myanmar merupakan inti skema penyelesaian masalah Rohingya ini.

Tekanan internasional yang dialamatkan pada Indonesia untuk menyelesaikan persoalan ini tidak tepat sama sekali. “Ini adalah momen mempertanyakan legitimasi moral pemegang hadiah Nobel Perdamaian beserta semua panitia yang memilihnya,” katanya.

Sikap Myanmar yang terus mengingkari suku Rohingya sebagai warga negara Myanmar, akan berkonsekensi pada pandangan warga Indonesia mengenai integritas wilayah negara Myanmar. “Kalau mereka tidak diberikan kewarganegaraan Myanmar, seharusnya mereka harus boleh membuat negara sendiri di wilayah yang didiami sejak berabad lalu,” katanya.(rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/tragedi-muslim-rohingya-merupakan-tolok-ukur-bagi-predikat-pejuang-ham-dan-demokrasi-aung-sang-suu-kyi.htm/feed 0
Penguasa Myanmar Masih Saja Berkelit Soal Pengungsi Muslim Rohingya, Tuding Mereka Rohingya Palsu http://www.eramuslim.com/berita/penguasa-myanmar-masih-saja-berkelit-soal-pengungsi-muslim-rohingya-tuding-mereka-rohingya-palsu.htm http://www.eramuslim.com/berita/penguasa-myanmar-masih-saja-berkelit-soal-pengungsi-muslim-rohingya-tuding-mereka-rohingya-palsu.htm#comments Fri, 22 May 2015 12:30:59 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=104482 Myanmar's Commander-in-chief Senior Gen.  Min Aung Hlaing speaks during a ceremony to mark the 70th anniversary of Armed Forces Day in Naypyitaw, Myanmar, Friday, March 27, 2015. Myanmar's powerful army commander has pledged to work to support successful elections in November and warned that the army will not tolerate instability or armed threats. (AP Photo/Khin Maung Win)

Eramuslim.com – Panglima militer Myanmar mengatakan sebagian manusia perahu, yang mendarat di Malaysia dan Indonesia bulan ini, diduga berpura-pura sebagai warga Rohingya untuk mendapatkan bantuan PBB dan banyak di antaranya pelarian dari Bangladesh, kata media pemerintah, Jumat (22/5).
Pernyataan tersebut dibuat setelah Amerika Serikat mengecam Myanmar atas kegagalannya mengatasi penyebab bencana itu, yang menurut pengamat berakar dari penolakan Myanmar mengakui Rohingya, suku kecil tinggal di Myanmar barat, sebagai warga negara.
Jendral senior Myanmar Min Aung Hlaing dalam pertemuannya dengan Wakil Menlu AS Antony Blinken, Kamis (21/5) mengatakan para pengungsi yang sekarang ditampung Indonesia dan Malaysia kemungkinan besar bukan benar-benar warga Rohingya.
“Sebagian besar korban diperkirakan mengasumsikan diri mereka sendiri sebagai Rohingya dari Myanmar dengan harapan menerima bantuan dari UNHCR”, kata harian Global New Light of Myanmar.
Ia mengutip laporan bahwa para manusia perahu itu berasal dari Bangladesh. “Saya tekankan perlunya menyelidiki negara asal mereka daripada menuduh sebuah negara,” demikian dilaporkan harian itu.
Sementara Blinken menekankan perlunya Myanmar mengatasi penyebab migrasi tersebut. “Termasuk diskriminasi dan kekerasan berlatarbelakang rasial dan relijius,” katanya.
Untuk diketahui, sebagian besar dari 1,1 juta penduduk Rohingya tidak memiliki kewarganegaraan dan hidup dalam kondisi seperti apartheid disebabkan penguasa Myanmar berkolusi dengan pimpinan Budha ekstremis.
Malaysia dan Indonesia mengatakan mereka akan menampung sementara sebanyak 7 ribu imigran yang saat ini masih terkatung-katung di lautan, tapi tidak lebih dari itu. Kedua negara juga mengatakan tempat perlindungan sementara akan didirikan untuk menampung para imigran, namun Thailand yang selama ini menjadi titik transit bagi imigran yang ingin ke Malaysia untuk bekerja mengatakan, mereka tidak akan mengikuti langkah itu.(rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/penguasa-myanmar-masih-saja-berkelit-soal-pengungsi-muslim-rohingya-tuding-mereka-rohingya-palsu.htm/feed 0
Resensi Buku : Nasehat Jiwa DR Abdullah Azzam Dalam 3 Jilid Tarbiyah Jihadiyah http://www.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-nasehat-jiwa-dr-abdullah-azzam-dalam-tarbiyah-jihadiyah.htm http://www.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-nasehat-jiwa-dr-abdullah-azzam-dalam-tarbiyah-jihadiyah.htm#comments Fri, 22 May 2015 12:02:09 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=55108 DSC_0543Buku yang kami tawarkan ini adalah perasaan dari pengalaman panjang Penulis yang malang melintang di dunia jihad. Berisi inspirasi, spirit, pembekalan sekaligus pemahaman utuh tentang jihad fi sabilillah.

Misalnya, bagaimana menyikapi kelemahan Mujahidin, menjaga persatuan, motivasi untuk tetap bertahan dalam ibadah paling mulia meski dalam tekanan dan serba keterbatasan… dan rangkainan refleksi penulis tentang jihad dari A hingga Z.

Tentu, kapasitas keilmuan penulis sebagai Doktor Syariah dengan predikat cumlaude menjadikan refleksi tersebut mengakar kuat. Membacanya, anda seperti duduk di tengah gunung gunung batu Afghanistan dengan dentuman bom sebagai simponi kehidupan sehari hari. Keakraban bertutur sang penulis menjadikan buku ini tak berlebihan bila dinobatkan sebagai “La Tahzan” nya Jihad.

Buku ini terdiri dari dua seri, pada seri pertama Penulis banyak mengulas tentang adab kepada Mujahidin, bagaimana bertoleransi terhadap kelemahan dan kekurangan mereka; posisi Palestina di mata Jihad Afghan; keikhlasan mengorbankan diri dalam jihad fi sabilillah dan bersabar menghadapi beratnya ujian; serta pesan pesan lain yang menggetarkan jiwa.

Pada seri kedua, Penulis membahas tentang ibadah Jihad yang komprehensif dengan latar belakang bangsa Afghan yang berkarakter unik. Penulis menyorot respons terhadap jihad Afghan dari dalam maupun luar Afghanistan, dari kaum muslimin maupun musuh musuh Islam. Selanjutnya dengan apik penulis memaparkan kembali berbagai istilah seperti Jihad fi Sabilillah, mujahiddin, ribath, hijrah dan muhajirin. Harapaannya agar kembali hidup di benak kaum muslimin , akrab ditelinga umat, dan dipahami hakikatnya dengan benar.

Pada seri ketiga ini melengkapi pembahasan sebelumnya tentang ibadah jihad yang komprehensif dengan latar belakang jihad afghanistan yang berkarakter, dengan menjelaskan istilah istilah sunnah seperti ribath, muhajirin, hijrah dan lain lainnya. Harapannya istilah tersebut agar kembali hidup di benak kaum muslimin , dan dipahami dengan benar.

Judul Buku :

Tarbiyah Jihadiyah Jilid 1 Rp 130.000

Tarbiyah Jihadiyah Jilid 2 Rp 120.000

Tarbiyah Jihadiyah Jilid 3 Rp 120.000

Total 3 jilid = Rp 370.000 (belum termasuk ongkos kirim)

Karya          : Asy Syaikh DR Abdullah Azzam

Untuk pemesanan hubungi atau sms/email dengan dituliskan nama, alamat dan jumlah pemesanan ke: 085811922988 email : marketing@eramuslim.com

 

]]>
http://www.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-nasehat-jiwa-dr-abdullah-azzam-dalam-tarbiyah-jihadiyah.htm/feed 0
PBB Nyatakan Jika Pasukan Syiah Assad Pencuri Bantuan Kemanusiaan http://www.eramuslim.com/berita/pbb-pasukan-assad-dan-milisi-syiah-pencuri-bantuan-kemanusiaan.htm http://www.eramuslim.com/berita/pbb-pasukan-assad-dan-milisi-syiah-pencuri-bantuan-kemanusiaan.htm#comments Fri, 22 May 2015 12:00:09 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=104465 trukXbantuanEramuslim – Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa mengutuk keras tindakan pasukan Bashar Al Assad yang melakukan pencurian terhadap bantuan kemanusiaan milik masyrakat internasional di Suriah.

Seperti dikutip dari juru bicara PBB untuk urusan anak-anak, Asyar Farhan, menyatakan, “Bantuan yang disediakan masyarakat internasional banyak tidak sampai kepada warga sipil karena dicuri asukan rezim Assad dan milisinya.”
Asyar Farhan menambahkan, “Kami mengutuk keras pencurian makanan dan bantuan darurat lainnya, ditengah disaat banyak anak Suriah yang sangat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan segera.”

Jubir PBB ini menjelaskan bahwa pihaknya kini sedang memverifikasi mengenai kebenaran laporan-laporan tersebut melalui sejumlah lembaga bantuan internasional seperti Red Cross dll.

Senada dengan jubir PBB, koalisi pejuang Nasional Suriah juga menyatakan hal yang sama dan menuding Bashar Al Assad sengaja melakukan hal tersebut untuk memblokade mereka yang tinggal diwilayah yang dikuasai oleh pejuang revolusi.

Menurut catatan statistik PBB hingga awal bulan Mei 2015, tercatat lebih 220 ribu orang telah tewas dan sekitar 7,6 juta lainnya mengungsi di dalam wilayah Suriah, serta 4 juta lainnay dinegara tetangga, sejak meletusnya revolusi pada tahun 2011 lalu. (Alarabiya/Ram)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/pbb-pasukan-assad-dan-milisi-syiah-pencuri-bantuan-kemanusiaan.htm/feed 0
AS Dongkol, Tentara Irak Hasil Binaannya Kabur Dari Ramadi Begitu Melihat Serangan Daulah Islam http://www.eramuslim.com/berita/as-dongkol-tentara-irak-hasil-binaannya-kabur-dari-ramadi-begitu-melihat-serangan-daulah-islam.htm http://www.eramuslim.com/berita/as-dongkol-tentara-irak-hasil-binaannya-kabur-dari-ramadi-begitu-melihat-serangan-daulah-islam.htm#comments Fri, 22 May 2015 11:30:27 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=104478 MartinXDempseyXPanettaXDempseyXTestifyXBeforeX2trbA_2P4nel

General Martin Dempsey

Eramuslim.com – Jenderal Martin Dempsey, kepala Staf Gabungan dan Panglima AD AS, tidak bisa memendam kekecewaan sekaligus kegeramannya melihat kenyataan ribuan tentara Irak hasil binaan Amerika langsung kabur begitu mengetahui ada serangan dari para mujahidin Daulah Islam.
“Sebenarnya tidak ada serangan hebat dari IS, tapi komandan pasukan di Irak malah berinisiatif menarik pasukan,” ujar Dempsey dalam wawancara dengan CNN.
Dempsey mengatakan, pemerintah Irak dan AS sedang menyelidiki apa yang terjadi beberapa jam sebelum Ramadi jatuh.
Kabar sebelumnya menyebutkan 6.000 tentara Irak meninggalkan Ramadi setelah terjadi serangan bom bunuh diri yang dilakukan 150 serdadu ISIS. Pakar militer AS menyebut kejatuhan Ramadi sebagai pukulan hebat bagi Irak dan AS. AS pantas malu, karena 6.000 serdadu yang mempertahankan Ramadi adalah hasil didikan serdadu Paman Sam selama beberapa bulan. Namun Presiden Barrack Obama berkilah dan mengatakan kejatuhan Ramadi bukan kekalahan A. AS, katanya, tidak sedang menelan kekalahan. (rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/as-dongkol-tentara-irak-hasil-binaannya-kabur-dari-ramadi-begitu-melihat-serangan-daulah-islam.htm/feed 0
Ingin Hancurkan Negara Islam, Pentagon Tambah 1000 Roket Anti Tank Ke Irak http://www.eramuslim.com/berita/ingin-hancurkan-negara-islam-pentagon-tambah-1000-roket-anti-tank-ke-irak.htm http://www.eramuslim.com/berita/ingin-hancurkan-negara-islam-pentagon-tambah-1000-roket-anti-tank-ke-irak.htm#comments Fri, 22 May 2015 11:00:15 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=104467 roketXantiXtankEramuslim – Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mengumumkan akan menambah 1000 roket anti tank jenis AT-4 kepada pemerintah Irak, setelah pada awal pekan ini menyatakan akan mengirimkan 1000 buah roket anti tank pada awal bulan Juni mendatang.

Dalam konferensi pers pada hari Kamis (21/05) kemarin, jubir Pentagon Letkol Steve Ryan mengatakan, “Pentagon akan menambah jumlah roket anti tank yang dikirim ke Irak menjadi 2000 roket AT-4.”

Letkol Steve Ryan menjelaskan bahwa penambahan 1000 roket ini untuk medukung pasukan pemerintah dalam menghadapi bom mobil yang diluncurkan pejuang Negara Islam dalam merebut kota Ramadi pada Jum’at (15/05) pekan lalu.

Sementara itu sejumlah pejabat Irak menyataan bahwa operasi militer merebut kembali kota Ramadi direncanakan akan dimulai pada awal Juni mendatang.

Tercatat sekitar 3000 milisi Syiah Iran, termasuk milisi Hizbullah, telah berada di kota Habbaniyah yang terletak 20 mil sebelah timur kota Ramadi. (Alarabiya/Ram)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/ingin-hancurkan-negara-islam-pentagon-tambah-1000-roket-anti-tank-ke-irak.htm/feed 0
PBB Tuding Pasukan Assad Jadikan Warga Palmyra Sebagai Tameng Hidup http://www.eramuslim.com/berita/pbb-tuding-pasukan-suriah-jadikan-warga-palmyra-sebagai-tameng-hidup.htm http://www.eramuslim.com/berita/pbb-tuding-pasukan-suriah-jadikan-warga-palmyra-sebagai-tameng-hidup.htm#comments Fri, 22 May 2015 10:30:05 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=104455 tentaraXsuriahEramuslim – Lembaga Peserikatan Bangsa-Bangsa menuding pasukan Bashar Al Assad sengaja mencegah warga sipil Suriah untuk meninggalkan kota Palmyra (Tadmur) sebelum jatuh ke tangan pejuang Negara Islam hari Kamis (21/05) kemarin.

Dalam laporan yang diterima PBB dari sumber terpercaya di Suriah menyatakan, “Saya khawatir dengan kondisi warga sipil di kota Palmyra setelah tentara pemerintah sengaja mencegah mereka untuk mengungsi keluar kota.”

Sumber tersebut menambahkan, “Saya takut mereka dijadikan tameng hidup oleh tentara pemerintah sebelum akhirnya menarik diri dari kota pada hari Kamis kemarin.”

Dalam pengumumannya, pejuang Negara Islam mengklaim berhasil menewaskan 100 orang lebih tentara pemerintah dalam perang yang berlangsung sejak Rabu (20/05) malam waktu setempat.

Palmyra sendiri adalah kota tua yang menjadi salah satu kota peristirahatan para pedagang di Jalur Sutera, dan merupakan kota strategis yang menghubungkan Homs dan ibukota Damaskus. (Bbcarabic/Ram)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/pbb-tuding-pasukan-suriah-jadikan-warga-palmyra-sebagai-tameng-hidup.htm/feed 0
Video Dubes AS Hina Wakil Perdana Menteri Irak http://www.eramuslim.com/berita/video-dubes-as-hina-wakil-perdana-menteri-irak.htm http://www.eramuslim.com/berita/video-dubes-as-hina-wakil-perdana-menteri-irak.htm#comments Fri, 22 May 2015 10:00:51 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=104444 dubesXAS-WakilXPMXIrakEramuslim – Negara adidaya Amerika Serikat kembali menunjukan congkaknya dihadapan negara jajahan Irak dalam sebuah pertemuan antara Dubes AS dengan Wakil Perdana Menteri Irak, Saleh al-Mutlaq, pada hari Kamis (21/05) kemarin.

Dalam rekaman video berdurasi 21 detik yang beredar di Youtube, nampak Dubes Stuart Jones dengan seenaknya mengangkat kaki dan mengarahkan sepatunya ke hadapan Wakil PM Saleh al-Mutlaq dalam sebuah pertemuan formal kenegaraan.

Reaksi keras segera dilontarkan warga Irak kepada pemerintahan AS setelah melihat rekaman yang kini menyebar luas di kalangan warga Irak.

Penulis terkenal Irak, Abdu Sami Karbuli, dalam komentaranya mengatakan bahwa sikap Dubes AS ini adalah sebuah penghinaan terhadap rakyat Irak, terlebih Dubes Stuart Jones saat itu adalah tamu dari Wakil PM Saleh al-Mutlaq.

Ini adalah penghinaan kedua yang diterima Irak setelah pada bulan Oktober 2010 lalu dalam kunjungan kenegaraan ke Teheran, pemerintah Iran tidak mengibarkan bendera Irak dalam pertemuan antara PM Nuri al-Maliki dengan Presiden Ahmadinejad. (Rassd/Ram)

Berikut cuplikan video tersebut;

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/video-dubes-as-hina-wakil-perdana-menteri-irak.htm/feed 0