Hadits "Islam yang Asing" Vs "Yahudi Dikalahkan"

Rifai Mochtar Nurcahyo – Rabu, 2 Sya'ban 1428 H / 15 Agustus 2007 11:08 WIB

Assalamu’alaikum wr. Wbr,

Semoga Allah senantiasa mencurahkan rahmat kepada Ustadz.

Ana pernah mendengar tentang hadis Rasulullah SAW bahwa Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali asing, juga tentang hadis bahwa kiamat tidak akan terjadi sebelum yahudi dikalahkan(bahwa Islam akan kembali jaya diseluruh timur dan barat).

Kedua hadis ini sepertinya bertolak belakang hadist pertama mengindikasikan bahwa umat Islam berjumlah sedikit sedangkan hadis kedua mengindikasikan umat Islam dalam jumlah yang besar.

Bagaimana ini bisa terjadi ustadz, bagaimana kedudukan kedua hadis tersebut? Terimakasih.

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Semoga Allah SWT juga mencurahkan rahmat-Nya kepada anda sekeluarga, Amien.

Akhi fillah rahimakumullah, mencocokkan kedua hadits di atas bisa menggunakan beberapa cara. Cara pertama adalah memahami makna dan konteks istilah ‘Islam yang terasing’. Kondisi terasingnya Islam memang sering dipahami bahwa umat Islam berjumlah sedikit. Namun tidak harus berarti umat Islam berjumlah sedikit. Bisa saja jumlahnya banyak, akan tetapi mereka yang banyak itu justru kurang mengenal agamanya secara benar. Keadaan seperti ini pun bisa dikatakan bahwa ajaran Islam terasing dari umatnya sendiri.

Pendapat seperti ini nampaknya cocok dengan pendapat Syeikh Yusuf Al-Qaradawi ketika beliau ditanya tentang hal yang sama. Beliau juga menambahkan bahwa keasingan Islam itu tidak harus merata di semua tempat, tetapi dimungkin Islam asing di suatu tempat, tapi tidak menjadi asing di tempat lain. Misalnya sekarang ini, di Eropa, Amerika atau Australia, memang agama Islam adalah agama yang asing. Setidaknya, jumlah pemeluknya sedikit.

Namun di Jazirah Arabia, benua Afrika, benua Asia dan nusantara, agama Islam dipeluk oleh sejumlah besar bangsa. Setidaknya, jumlah umat Islam sedunia saat ini telahmencapai 1, 5 milyar. Sedangkan penduduk dunia hanya 6 milyar. Jadi secara kasar, seperempat penduduk bumi ini beragama Islam. Lepas dari kualitas keIslamannya.

Cara Lain

Cara lain adalah dengan memahami bahwa kondisi zaman yang diceritakan kedua hadits itu berbeda.

Hadits tentang akan dikalahkannya orang yahudi oleh muslimin bercerita tentang keadaan sesaat sebelum terjadinya kiamat, namun setelah masa kemunduran umat Islam. Kita bisa pahami bahwa setelah mengalami kekalahan, pada akhirnya umat Islam akan menang. Dan setelah itu terjadi kiamat.

Sedangkan hadits tentang Islam berada dalam keadaan asing, bercerita tentang keadaan sebelum masa kemenangan umat Islam di akhir zaman. Maka diungkapkanlah bahwa Islam itu menjadi asing dalam arti pengikutnya sedikit. Banyak orang tidak mengenal agama Islam. Dan hal itu terjadi terutama di barat.

Al-Hukmu ‘Alal Hadits

Adapun kedudukan kedua hadits itu secara umum telah diterima oleh para ulama. Hadits pertama tentang Islam yang menjadi asing, lafadznya adalah sebagai berikut:

بدأ الإسلام غريبًا، وسيعود غريبًا كما بدأ، فطوبى للغرباء

Islam bermula dalam keadaan asing dan akan kembali menjadi asing. Maka berbahagialah orang yang diasingkan. (HR Muslim, At-Tirmizy, Ibnu Majah, At-Tabarani)

Hadits ini dishahihkan oleh banyak ulama dan telah diriwayatkan oleh banyak shahabat. Di antaranya adalah:

  • Al-Imam Muslim dan Ibnu Majah meriwayatkannya dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.
  • Demikian juga Al-Imam At-Tirmizy meriwayakan dari Ibnu Majah dan Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu.
  • Ibnu Majah juga meriwayatkan lewat jalur lain yaitu Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu.
  • Sedangkan At-Tabrani meriwayatkan lewat jalur Sahal bin Saad dan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhum. Kita bisa mengecek hal ini dalam kitab Al-Jamiusshaghir.

Maka dari segi kekuatan periwayatan, hadits ini sudah tidak perlu lagi dipertanyakan. Jelas shahihnya dan kuat sanadnya.

Sedangkan hadits kedua juga shahih, diriwayatkan oleh duet begawan kritik hadits, Al-Imam Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim rahimahumallah.

عن أبي هريرة أن النبي -صلى الله عليه وسلم- قال, "لا تقوم الساعة حتى تقاتلوا اليهود، حتى يقول الحجر وراءه اليهودي: يا مسلم هذا يهودي ورائي فاقتله" (ذكره في: صحيح الجامع الصغير برقم -7414

Dari Abi Hurairah ra. bahwa Nabi SAW bersabda, "Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian (muslimin) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di belakang Yahudi, "Wahai muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah!" (HR Bukhari dan Muslim dalam Shahih Jami’ Ash-Shaghir no. 7414)

Juga ada riwayat lain yang senada:

لا تقوم الساعة حتى يقاتل المسلمون اليهود، فيقتلهم المسلمون حتى يختبئ اليهودي من وراء الحجر والشجر، فيقول الحجر أو الشجر: يا مسلم، يا عبد الله، هذا يهودي خلفي، فتعال فاقتله.. إلا الغرقد، فإنه من شجر اليهود" (ذكره في: صحيح الجامع الصغير أيضًا -7427)

Tidak akan terjadi hari kiamat, hingga muslimin memerangi Yahudi. Orang-orang Islam membunuh Yahudi sampai Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon. Namun batu atau pohon berkata, "Wahai muslim, wahai hamba Allah, inilah Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh saja. Kecuali pohon Gharqad (yang tidak demikian), karena termasuk pohon Yahudi." (HR Muslim dalam Shahih Jami’ Ash-shaghir no. 7427)

Kesimpulannya, kedua hadits yang anda tanyakan shahih dari segi sanad dan tidak tertentangan dari segi mafhum.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Hadits Terbaru

blog comments powered by Disqus