Sapu Jalan

Senin, 13/10/2008 11:46 WIB | Arsip | Cetak

Warga Jakarta mungkin tidak tahu siapa di balik bersihnya jalan-jalan utama. Tak kenal panas dan hujan, mereka seperti terjebak menjadi tulang punggung kebersihan jalan. Ketika warga Jakarta masih terbuai dengan dinginnya pagi, mereka sudah bergumul dengan sampah-sampah jalan.

Eramuslim mengunjungi salah seorang dari mereka. Berikut penuturannya.

Nama Ibu?
Neni

Sudah berapa lama Ibu jadi penyapu jalan?
Baru enam bulan.

Sebelumnya?
Tukang cuci rumahan. Sepuluh tahun lebih saya jadi tukang cuci. Dari pagi sampai sore.

Kenapa Ibu pindah kerja?
Gajinya kecil, cuma dua ratus ribu. Minta naik, nggak dikasih.

Sekarang gaji Ibu berapa?
Tiga ratus ribu.

Apa cukup gaji sekarang?
Ya nggak lah. Apa-apa sekarang sudah mahal. Biasanya ngutang dulu di warung. Habis bulan baru bayar.

Suami kerja apa?
Pemulung. Nyari barang-barang bekas.

Berapa penghasilan suami?
Nggak tentu. Paling seminggu dapat seratus ribu.

Anak ada berapa?
Dua.

Anak-anak sekolah?
Pernah di SD. Sekarang sudah nggak.

Mereka ngapain?
Ikut jadi pemulung.

Ibu tinggal di mana?
Di bedeng dekat sini.

Bayar sewa?
Nggak. Cuma bayar listrik. Per bulan 25 ribu.

Ibu asli Jakarta?
Bukan. Kampung di Rangkas Bitung.

Dari jam berapa Ibu kerja?
Mulai jam setengah lima pagi. Setelah shalat Subuh langsung berangkat.

Shalat Zuhur gimana?
Saya pulang jam setengah dua. Shalatnya bisa di rumah.

Sabtu Minggu libur?
Nggak. Nggak ada libur.

Usia sekarang berapa?
48 tahun.

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dhuafa

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang