Sewa Tikar

Monday, 08/06/2009 13:18 WIB Cetak |  Kirim |  RSS

Buat warga Jakarta dan sekitar Jawa Barat, kebun binatang Ragunan mungkin bukan tempat yang asing. Di situlah warga bisa berwisata sambil mengenalkan keluarga dengan hewan-hewan langka. Bisa dibilang, Ragunan adalah tempat wisata yang murah meriah.

Di dalam lokasi Ragunan, pengunjung akan sering bertemu dengan para penjaja tikar. Usia mereka beragam. Ada yang masih anak-anak, tidak sedikit yang sudah lanjut usia. Inilah di antara mereka. Nama ibu? Saniah

Anak berapa? Delapan, meninggal tiga.

Anak-anak masih sekolah? Sudah pada lulus SMK.

Sudah berapa lama ibu berprofesi penyewaan tikar? Sudah lama sekali. Kira-kira, sepuluh tahun lebih.

Penyewaannya tiap hari? Nggak. Cuma Sabtu ama Minggu.

Kenapa hanya Sabtu Minggu? Kalau hari biasa sepi.

Berapa jam ibu di sini? Dari jam sembilan sampai jam empat sore.

Berapa penghasilan ibu per hari? Nggak tentu. Kadang tiga puluh ribu, kadang cuma sepuluh ribu. (harga sewa per tikar lima ribu rupiah)

Apa karena banyak saingan ibu? Iya. Soalnya di Ragunan ini sudah ada tiga ratus orang yang menyewakan tikar. Itu yang resmi. Kalau yang nggak resmi mungkin lebih banyak.

Resmi? Semua penyewaan tikar di sini mesti punya kartu anggota. Kartu diperpanjang setiap lima tahun sekali.

Berapa biaya ngurus kartu anggota? Lima ribu.

Apa ada biaya lain buat pengurus Ragunan? Nggak ada.

Suami ibu kerja di mana? Suami saya sudah meninggal. Dulunya kerja di Ragunan.

Asli ibu di mana? Saya asli Betawi.

Rumah ibu? Di belakang Ragunan. Saya ke sini jalan kaki.

(muhammadnuh@eramuslim.com)


(Arsip Dhuafa)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG