Masjid Al-Akbar Surabaya

Namanya Masjid Al-Akbar Surabaya. Biasa disebut masyarakat sekitar dengan MAS. Lokasinya di Pagesangan, dekat jalan tol Surabaya – Gempol.
Tampak dari kejauhan, kubah masjid berwarna hijau kebiru-biruan berbentuk setengah telur. Suatu bentuk dan warna kubah yang agak lain dari masjid umumnya di Indonesia. Di samping kubah, berdiri tegak menara berwarna putih.
Luas bangunan dan fasilitas penunjang masjid sekitar 22.300 meter per segi. Dengan panjang 147 meter dan lebar 128 meter. Atap masjid dilengkapi dengan satu kubah besar dengan tinggi 27 meter. Dan, empat kubah kecil dengan tinggi sekitar 11 meter.

Bagian luar masjid dihiasi berbagai corak ukiran dan kaligrafi. Pintu masuk masjid terdiri dari 45 pintu utama. Semuanya dibuat dari kayu jati berukir.
Bagian dalam masjid dihiasi ornamen ukiran dan kaligrafi yang sangat dominan menghiasi dinding-dinding masjid. Rak Alquran tersebar di seluruh penjuru masjid. Ornamen atas terdapat kaligrafi sepanjang 180 meter dengan lebar satu meter.
Masih dalam nuansa arsitektur, salah satu penunjang keindahan adalah terpenuhinya kebutuhan penerangan. Mulai dari penerangan dalam gedung, halaman, taman, hingga lampu yang menerangi kubah dan menara.

Penunjang keindahan lain adalah interior hiasan kaca patri. Kaca ukir seni ini menjadi suatu kekuatan dan keindahan tersendiri di bidang eksterior dan interior. Selain bermanfaat menghemat energi, kaca patri ini juga berfungsi untuk meredam suara bising.
Masjid terbesar kedua di Indonesia setelah Istiqlal ini mulai dibangun pada tanggal 4 Agustus 1995 atas gagasan mantan walikota Surabaya, Soenarto Soemoprawiro. Selesai pembangunan pada tanggal 10 November 2000, dan diresmikan oleh mantan Presiden Abdurrahman Wahid. Di MAS juga tersedia dua gedung pertemuan. Yakni, ruang as-Shofa dan al-Marwah. Kedua gedung ini bisa digunakan untuk resepsi pernikahan, seminar, pameran dan sebagainya. Selain dipakai akad nikah, ruang Zaitun (di bawah Ruang As Shofa) dan Ruang Yasmin (di bawah Ruang Al Marwah) seringkali dipakai masyarakat untuk kegiatan manasik haji, pengajian, penyuluhan agama, pesantren Ramadhan dan sebagainya.

Di lokasi menara, terdapat lift yang bisa digunakan masyarakat umum untuk naik ke puncak menara masjid. Dari atas puncak itulah, masyarakat bisa melihat kota Surabaya dari atas ketinggian.
Daya tarik lain dari MAS adalah layanan akses internet gratis di areal masjid. Ada tiga titik hotspot yang bisa menjangkau sekitar 100 meter di sekitar areal masjid. (mnh)
Lainnya (Arsip)
- Aya Sofia
Wednesday, 24/12/2008 18:34 WIB - Masjid Pulau Penyengat
Tuesday, 02/12/2008 17:58 WIB - Masjid Lautze
Tuesday, 28/10/2008 11:45 WIB - Masjid Kubah Emas
Wednesday, 15/10/2008 12:46 WIB - Masjid Pintu Seribu
Wednesday, 08/10/2008 11:08 WIB
Rihlah
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




