Pimpinan Umum
MM. Nasution
Dewan Redaksi
Fathuddin Jafar, MA
Dr. Daud Rasyid
Ferry Nur, SSi
Ihsan Tandjung
Siti Aisyah Nurmi
Pemimpin Redaksi
Mashadi
Sekretaris Redaksi
Muhammad Nuh
Senior Editor
Magdalena
Rizky Ridyasmara
Reporter
S. Saefullah
Indah Puspita Rukmi
Kontributor
Tokyo Jepang : Mukhamad Najib
Cairo Mesir : SINAI
Bisnis Manager
Irman Idris
Marketing
Waode Hatty Nurani
Isni Dini Ariani
Wini Sulistyani
Distribusi
Faisal
Keuangan
Novrizal Setyawan
Sindy Triandini
IT Support
A. Furqan
A. Nugroho
Ada yang menarik di ajang Islamic Book Fair (IBF) 9th 2010 di Istora Senayan, Kamis (11/3) lalu. Sekelompok .jerapah kecil. menyambangi stand Bank Syariah Mandiri untuk menabung. Wow! Jerapah menabung?!
Impian untuk memiliki rumah barang tentu menjadi impian setiap orang. Berawal dari keinginan untuk memiliki rumah sederhana dengan harga yang murah, ketika mencari, mencari dan mencari bertemulah aku pada seorang wali murid yang tinggal disebuah perumahan, yang walaupun lumayan jauh dari tempat aku mengajar.
Saya sudah menjadi salah satu nasabah bank syari.ah, dan merasa nyaman dengan produk yang ditawarkan juga tidak ada keraguan di hati dengan urusan riba. Alhamdulillah pada tahun 2009 saya dan suami mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah.
Gampang-gampang susah mencari bankir syariah. Meski stok SDM melimpah, bahkan banyak yang menanyakan ke redaksi ib.eramuslim.com mengenai lowongan bankir syariah, tidaklah begitu saja masalah bankir syariah terpenuhi.
Bank syariah, bagi Fahrizal, adalah sebuah keberkahan tak terkira. Keyakinannya terhadap sistem ekonomi syariah yang rahmatan lil .alamin membuatnya percaya kepada bank yang ber-tagline "Pertama, Murni Syariah". Kenapa?
Melarang atau menutup informasi, tidak akan efektif dalam memfilter pengaruh negatif dari media informasi, terutama internet, karena letaknya bukan di medianya, tapi pada individu itu sendiri, sejauh mana dia memiliki imunitas.
Sosok yang bercitra mulia ini selalu hadir di lokasi-lokasi bencana. Baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Kadang hadir apa adanya, tanpa seragam dan atribut.