Anjing dan Kucing (3)

Sabtu, 23/01/2010 05:00 WIB | Arsip | Cetak

Pernah saya tanyakan pada Frau Weiergraeber kenapa orang Jerman lebih banyak memelihara anjing ketimbang kucing, maka jawaban Frau Weiergraeber adalah kedua hewan ini mampu berlaku sebagai teman bagi manusia, hanya saja anjing lebih mampu berekspresi yang kemudian diterjemahkan manusia sebagai ekspresi persahabatan.

Alasan lainnya, anjing terlihat mengerti apa yang diminta manusia. Ketika memberi makan, Frau Weiergraeber akan menyuruh Semy untuk tidak meloncat mengambil makanan di tangannya. Frau Weiergraeber akan menyuruh Semy duduk manis dan makan dari makanan yang diulurkan oleh Frau Weiergraeber, dan Semy pun melakukan itu.

Semy sendiri punya tempat istirahat yang ditaruh di dekat televisi. Bila Frau Weiergraeber menyuruh Semy untuk pergi ke tempatnya, maka yang saya lihat adalah anjing yang berjalan layaknya anak kecil berjalan ke kamar mereka. Tentu saja saya kadang tersenyum melihat fenomena ini.

Pernah saya tanyakan pada Frau Weiergraeber kenapa orang Jerman lebih banyak memelihara anjing ketimbang kucing, maka jawaban Frau Weiergraeber adalah kedua hewan ini mampu berlaku sebagai teman bagi manusia, hanya saja anjing lebih mampu berekspresi yang kemudian diterjemahkan manusia sebagai ekspresi persahabatan.

Alasan lainnya, anjing terlihat mengerti apa yang diminta manusia. Ketika memberi makan, Frau Weiergraeber akan menyuruh Semy untuk tidak meloncat mengambil makanan di tangannya. Frau Weiergraeber akan menyuruh Semy duduk manis dan makan dari makanan yang diulurkan oleh Frau Weiergraeber, dan Semy pun melakukan itu.

Semy sendiri punya tempat istirahat yang ditaruh di dekat televisi. Bila Frau Weiergraeber menyuruh Semy untuk pergi ke tempatnya, maka yang saya lihat adalah anjing yang berjalan layaknya anak kecil berjalan ke kamar mereka. Tentu saja saya kadang tersenyum melihat fenomena ini.

Suatu saat ketika saya sedang berjalan melewati perladangan menuju tempat pemberhentian kereta, saya bertemu dengan salah seorang pensiunan profesor Forschungszentrum Juelich, dan lucunya dia berasal dari institut yang sama dengan tempat saya mengerjakan tesis. Dia tanyakan kabar beberapa koleganya, maka saya pun menjawab apa yang saya ketahui. Salamnya pun saya sampaikan pada kolega-koleganya di institut saya.

Setiap berpapasan dengannya, dia selalu membawa anjingnya. Ketika saya tanyakan pada Bung Azhar apakah beliau mengenal orang ini, maka Bung Azhar menjawab dia tahu dan kemudian mengatakan pada saya bahwa biasanya orang ini membawa anjingnya jalan-jalan di pagi hari, siang, dan sore hari. Frau Weiergraeber juga sudah punya jadwal membawa Semy keluar rumah. Dahulu saya kira mereka hanya ingin jalan-jalan bersama anjingnya.

Tetapi rupanya alasan utama mereka membawa anjing mereka keluar rumah adalah untuk menemani sang anjing membuang kotorannya.

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Kisah

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang