Ir. Andan Nadriasta

Konsultasi Arsitektur

Konsultasi Arsitektur
bersama Ir. Andan Nadriasta

Kirim Pertanyaan

Kolom Retak

Jumat, 1 Peb 08 18:29 WIB

Assalamu'alaikum warahmatullahiwabrakatuh

Pak Andan di eramuslim.com

Alhamdulillah kami bisa mendapatkan rumah dengan cara mencicil dengan fasilitas BTN. Rumah tipe 29/90 tersebut kami renofasi secara bertahap.

Tahap pertama kami bikin dapur yang selesai atap dan temboknya saja (tembok belum diplester dan lantai masih tanah). Setelah 11 bulan ini salah satu pojok tembok kelihatan retak, setelah saya cek ternyata keretakan bersumber pada keretakan kolom pada pojok tersebut. Keretakan terjadi pada posisi persambungan beton atas dan bawah. Kolom itu besi behelnya satu kesatuan tetapi saat pengecoranya dua tahap mengikuti tembok.

Setelah tembok setengah badan bagian bawah dipasang, kolom itu diisi coran beton kemudian tembok bagian atas dipasang dan coran kolom bagian atas di corlagi. Kelihatannya pada saat mengisi coran bagian atas itu pemadatannya kurang jadi pada bagian sambungannya kurang padat. Hal tersebut memaksa kami untuk memperbaiki kolom tersebut.

Menurut Pak Andan, apakah kami harus menyuntik kolom baru disebelah kolom lama tersebut dari bawah ke atas atau cukup membongkar bagian kolom yang retak itu dan dicor ulang?

Atas Jawabannya kami sampaikan terimakasih

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Wahid

Jawaban

Assalaamu'alaikum wr wb

Hari ini banjir mengguyur Jakarta. Saya sendiri tadi mengantar isteri untuk periksa kandungan di RS. Asrama Haji Pondok Gede terus dikepung hujan. Alhamdulillah mobil sedan saya yang memang rendah tidak mogok.

Masya Allah, Bandara banjir 25-40 cm, Bandara ditutup, pesawat 20 unit tidak bisa landing, Tol Cawang dan Bekasi lumpuh, Pulogadung daerah industri 40 cm, Sarinah dan merdeka barat lumpuh, S. Parman macet masih bisa lewat, Daan Mogot 50 cm (tidak bisa lewat), Trisakti 40 cm (banyak mobil mogok), Cempaka Mas 40 cm, Depan Istana 30 cm, MT. Haryono 30-40 cm, Cipulir 40 cm, kelapa gading, cempaka putih, jatibaru, tanah abang, roxy mas, tol bandara katanya sdh mulai tergenang.

Itulah sedikit info yang saya dapat. Semoga kita terhindar dari musibah yang lebih besar lagi. Ya Allah, lindungilah kami hamba-hamba-Mu yang lemah ini. Dan berilah peringatan bagi pemimpin kami agar mereka sadar.

Netters eramuslim.com yang saya hormati,

Setelah reda hujan saya coba buka email. Ada email dari Pak Wahid tentang coran beton yang tidak nyambung. Saya coba ulas secara detail.

Pak Wahid, jika bangunannya untuk satu lantai, menurut saya tidak perlu membuat kolom baru atau disuntik kolom baru. Karena akan terlalu mahal dan over structure. Beban yang dipikul hanya atap dan beban mati tembok itu. Beban dari luar adalah gempa dan angin. Hanya beban luar ini diasumsikan bersifat geser. Sementara beban atap dan beban mati tembok adalah beban dalam yang merupakan berat sendiri.

Jadi cukup bagian yang retak atau kosong tersebut di bobok corannya. Agar bias di cor ulang dengan campuran semen yang lebih banyak, agar lebih kuat dan cepat mengering.

Jika bangunan tersebut untuk 2 lantai maka harus di cek dulu. Ia kolom praktis berukuran 15 x 15 cm atau kolom struktur berukuran 15 x 30 cm. Jika kolom praktis maka harus disuntik dengan kolom struktur.

Dan jika sudah merupakan kolom struktur cukup di bobok saja sambungan tersebut. Lalu selipkan stek bsei sambungan ke kolom lama minimum sejauh 40 cm. Agar ada ikatan. Kemudian bagian yang kosong tersebut di cor ulang. Dengan campuran semen yang lebih banyak dari biasanya. Agar lebih kuat dan proses keringnya lebih cepat.

Demikian keterangan saya. Semoga bermanfaat. Mari kita tunaikan sholat maghrib berjma'ah. Dan kita berdoa seiring adzan maghrib ini. Agar hujan tak jadi musibah. Agar hujan jadi berkah.

Akhirul kalam,

Wassalaamu'alaikum wr wb

Ir. Andan Nadriasta - arsitek@eramuslim.com

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan | Lowongan
© 2000-2008 eramuslim.com