Ir. Andan Nadriasta

Konsultasi Arsitektur

Konsultasi Arsitektur
bersama Ir. Andan Nadriasta

Kirim Pertanyaan

Jasa Arsitektur dan Tukang Diriau

Jumat, 7 Mar 08 16:41 WIB

Assalamualaikum wr wb

Pak Andan di eramuslim.com

Nampaknya pertanyaan saya tentang renovasi rumah belum dimuat ya? Saya tambah lagi pak, saya ikuti terus konsultasi dengan bapak cukup menarik dan memuaskan, mudah-mudahan pertanyaan saya segera dijawab.

Sayaingin tanya adatidak jasa arsitek/ rekanan bapak yang berdomisili di Pekan Baru atau Riau. Kalau ada bisa bantumerenovasi rumah saya tidak?

Terima kasih Pak Andan, saya tunggu balasannya.

Wassalaamu'alaikum wr wb

Khairunnisa
ranaya211118@yahoo.co.id at eramuslim.com

Jawaban

Assalaamu'alaikum wr wb

Ibu Khairunnisa yang saya hormati,

Mohon maaf bila pertanyaannya belum terjawab. Juga kepada netters yang lain. Karena keterbatasan kami dan banyaknya email yang masuk. Hal ini juga berlaku sama pada rubrik lain di eramuslim. Bahkan pertanyaan kepada kawan dekat saya sendiri Ust Ahmad Sarwat di rubrik Ustadz Menjawab belum terjawab juga. Hingga kadang saya langsung saja hubungi dia atau ketemu di kantor eramuslim.com

Email ibu yang pertama juga mungkin sudah terlewat beberapa kali. Sekali lagi mohon maaf atas keterbatasan kami. Untuk itu memang jika ingin langsung bisa berkomunikasi melalui email: arsitek@eramuslim.com

Untuk tukang di Pekan Baru atau Riau saya ada rekanan di sana. Kebetulan kawan dekat dulu semasa kuliah arsitektur di Universitas Pancasila-Jakarta. Teman satu kelas. Sekarang di Universitas Lancang Kuning.

Disain bisa saya persiapkan dengan mengirim email ke alamat tadi. Atau fax ke kantor saya di nomer: 021 - 847 6733, atau hubungi HP: 0818 06 22 056. Apalagi keadaannya renovasi, maka keadaan bangunan awal sangat menentukan. Jika tak ingin dibongkar semua. Dan tentunya biaya akan hemat, walaupun beberapa idealisme bangunan baru harus disesuaikan dengan keadaan bangunan lama.

Kecuali jika ingin dibongkar semua bangunan lama itu. Lain lagi ceritanya ini. Karena seperti menggarap tanah kosong saja. Dan tinggal membuang puingnya atau mengurugnya di tanah sendiri hingga bangunan menjadi lebih tinggi dari permukaan jalan.

Nah, demikian keterangan saya. Saya tunggu emailnya. Akhirul kalam,

Wassalaamu'alaikum wr wb

Ir. Andan Nadriasta - arsitek@eramuslim.com

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan
© 2000-2008 eramuslim.com