Tinggi Ideal Bangunan Rumah
Selasa, 22 Apr 08 13:15 WIB
Assalamualaikum wr wb
Yang terhormat bapak Ir Andan di eramuslim.com
Ada yang ingin saya pertanyakan mengenai rumah: berapa ideal tinggi rumah (bukan plafond) ukuran 8 x 12 M yang tidak tingkat. apakah tinggi 6 M itu termasuk rata-rata idealnya.
Terimakasih
Wassalamu'alaikum wr wb
Denny Ashari
denz_mx@yahoo.com at eramuslim.com
Jawaban
Assalaamu'alaikum wr wb
Netters eramuslim.com yang saya hormati, apa kabar anda semua? Semoga dalam keadaan sehat wal afiat. Dan semoga senantiasa dilimpahi rizki yang halal dan thoyib. Hingga gonjang ganjing perekonomian negri ini tidak mempengaruhi kita. Walaupun dalam 3 bulan ini pemerintah sudah berancang-ancang menaikkan BBM, namun kalau rizki Allah lancar tetap saja tidak ada pengaruhnya buat kita.
Jadi kita berpikir positif saja. Biar saja pemerintah yang menanggung dosa akan susahnya rakyat. Kita berharap saja pada Allah. Karena nampaknya susah berharap pada pemimpin negri ini.
Untuk anda yang sedang membangun segera pesan material untuk struktur bangunan. Saya sudah memerintahkan anak buah saya untuk segera mengamankan stok barang struktur bangunan. Sedia payung sebelum hujan. Sedia barang sebelum harga naik.
Email kali ini dari Pak Denny Ashari yang menanyakan ketinggian rumah tinggal. Jika dilihat dari ukurannya maka 8 meter itu adalah lebar dan 12 meter itu adalah panjang. Dengan atap pelana yang membentang sejauh 12 meter maka rumah akan memiliki ketinggian minimum 6 meter.
Caranya mudah saja. Ambil buku milimeter blok. Lalu buat ukuran dengan skala 1: 100. Artinya 1 cm di kertas mewakili 1 meter di lapangan. Dengan ketinggian ring balok 3 meter dan kemiringan atap 30 derajat maka akan ketemu sumbu atap di tengah-tengah bentangan 12 meter. Lalu ukur ketinggian atapnya.
Namun ini adalah ukuran yang riskan. Karena atap dengan kemiringan 30 derajat jika di lapangan meleset menjadi 29 atau 28 derajat akan membuat atap bocor. Karena aliran air kurang deras dan terpukul angin hingga masuk melalui celah-celah pasangan genteng.
Maka sebaiknya buat atap tersebut dengan kemiringan 35 derajat. Hal ini akan membuat ketinggian atap lebih dari 6 meter. Plafond juga bisa lebih lapang Karena jika tadi dengan ketinggian 6 meter plafondnya hanya 280 cm, dengan kemiringan 35 derajad ini akan diperoleh plafond dengan ketinggian 3 meter. Bahkan bisa lebih jika kita memasang rangka plafondnya agak mepet dengan kuda-kuda atap.
Demikian ulasan saya Pak Denny. Yang penting harus anda perhatikan adalah kemiringan atap itu. Bukan ketinggian atapnya. Kecuali jika atap yang digunakan asbes. Kemiringannya bisa 15 derajad saja. Karena asbes lembaran atapnya lebih besar dibandingkan genteng, ia bisa dibuat lebih landai.
Cukup sekian dulu perjumpaan kita. Saya masih harus memantau pekerjaan tim. Di sini ada tim disain dan pelaksanaan bangunan.Dengan kontrol yang baik diharapkan kualitas hasilnya menjadi lebih baik hari demi hari. Semoga kita bisa bersua lagi di lain waktu dan lain kesempatan. Salam dari kami semua di sini. Akhirul kalam,
Wassalaamu'alaikum wr wb
Ir. Andan Nadriasta - arsitek@eramuslim.com




