Menambah Plafon Datar di Bawah Plafon Miring
Kamis, 26 Jun 08 20:56 WIB
Assalaamu'alaikum Wr Wb
Ustadz Andan di eramuslim.com, semoga senantiasa dalam lindungan Allah SWT,
Begini Pak Andan, saya hendak merenovasi plafon rumah saya di mana kondisi saat ini berupa plafon miring mengikuti alur kemiringan atap. Saya bermaksud menambah (membuat ) plafon datar di bawah plafon yang sudah ada tanpa merombak struktur rangka atap. Kondisi ketinggian plafon terendah dengan lantai saat ini 3 meter.
Yang ingin saya tanyakan:
1. Apakah bisa membuat plafon datar di bawah plafon miring tanpa merombak struktur atapnya? Seandainya bisa, bagaimana caranya?
2. Bagaimana membuat rangka dan gantungan plafon tersebut supaya kuat?
3. Berapa jarak ideal antara atap dengan plafon supaya bisa meredam hawa panas atap?
Demikian pertanyaan saya, Terima Kasih
Zulkarnain
Zoelboy at eramuslim.com
Jawaban
Assalaamu'alaikum wr wb
Pak Zulkarnaen yang juga semoga dirahmati oleh Allah SWT. Terima kasih atas doanya. Semoga kita sekeluarga benar-benar dijaga dan dilindungi oleh Allah. Agar hidup kita berkah dan semakin bermakna.
Saya jawab satu persatu pertanyaannya:
1. Apakah bisa membuat plafon datar di bawah plafon miring tanpa merombak struktur atapnya? Seandainya bisa, bagaimana caranya?
Jawabannya bisa. Caranya mudah sekali. Plafond miring yang ada biarkan saja apa adanya. Justru bagus untuk menahan bocor dan hawa panas. Karena jadinya double plafond. Dan plafond yang lama memang tak perlu dibongkar. Nanti biayanya membengkak.
Jadi yang penting tinggal mencari rangka utama atap. Biasanya ada balok melintang di atap. Biasanya disebut kayu gording dengan ukuran 6/12 atau 5/10. Kaitkan gantungan plafond ke balok tersebut. Dan buat gantungan plafond yang banyak. Semakin banyak tentu semakin bagus. Agar plafond tidak ambruk saat ada orang membenarkan listrik atau mengecek ke dalam plafond tersebut.
2. Bagaimana membuat rangka dan gantungan plafon tersebut supaya kuat?
Yang penting cari kayu gantungan plafondnya yang bagus. Jangan yang keropos. Pada rangka gantungan plafond yang berdekatan bisa saling dipaku dengan kayu penguat. Hal ini cukup murah. Karena bisa menggunakan kayu-kayu bekas yang ada.
Lalu bagian rangka plafond yang menempel dinding jika ingin kuat bisa ditanam sedikit ke dalam dinding. Hingga kekuatannya tidak hanya paku, melainkan juga sisi kayu yang tertanam ke dinding.
Jika ingin semakin aman, rangka kayu tersebut di beri residu anti rayap. Dengan ini kayu akan awet dan tahan lama. Terutama pada bagian-bagian yang tertanam ke tembok dan menggantung ke rangka atap.
Namun untuk bagian bawah rangka yang kelak akan ditempeli plafond sebaiknya diberi cat dasar kayu saja atau meni kayu. Karena jika diberi residu yang berwarna hitam nanti plafondnya akan membekas hitam juga.
3. Berapa jarak ideal antara atap dengan plafon supaya bisa meredam hawa panas atap?
Jarak minimum biasanya 280 cm. Jarak maximum biasanya 3, 25 sampai 3, 5 meter. Sebenarnya saya agak kurang suka menghubungkan ketinggian plafond dengan hawa panas. Karena kaitannya tidak langsung.
Ketinggian plafond sebenarnya disesuaikan dengan lebar ruang. Jika ruang yang ada cukup lebar maka bisa menggunakan 3, 5 meter. Saya agak kurang suka plafond yang mencapai 4 meter. Karena rumah tinggal harus berkesan homy. Ramah dan akrab. Jika tinggi sedemikian rupa kesannya shock dan orang merasa terlalu kecil di dalamnya. Nah, hal ini sebenarnya biasa digunakan di masjid. Agar orang merasa kerdil di hadapan sang Ilahi.
Apalagi renovasi. Sesuaikan saja dengan keadaan yang ada. Untuk hawa panas akan hilang dengan bagusnya sirkulasi hawa. Dengan cross ventilation, taman di depan-belakang- bahkan samping kiri - kanan jika menmungkinkan, akan membuat aliran udara bagus.
Memang jika kita ingin semakin menhambat hawa panas kita bisa memasang aluminium foil di atas plafond. Hingga panas dari atap akan dipantulkan kembali. Bahkan bocor yang ada akan teratasi. Namun memang mahal. Kata orang Jawa ono rego ono rupo. Ada harga ada bentuk.
Pak Zulkarnaen dan netters eramuslim.com yang saya hormati, hari sudah semakin larut malam, Allah sudak mulai menggelar ampunannya di langit-langit malam. Bagi orang yang mau ber-tahajjud dan ber-munajat padanya. Mari kita songsong maghfiroh Ilahi.
Demikianlah ulasan saya hari ini. Semoga bermanfaat. Saya harus segera mengurus keluarga saya. Karena putri ketiga saya sedang sakit amandelnya. Sementara putri pertama saya sedang persiapan untuk masuk pesantren di Gontor. Doakan saja semoga segalanya berjalan sesuai dengan rencana. Dan tentu kita akan saling mendoakan.
Allahummaghfirlil muslimin wal muslimat, mukminin wal mukminat, al-ahya minhum wal amwat. Seperti doa yang sering dilantunkan khotib Jum'at. Ya Allah, ampunkanlah dosa-dosa orang Islam, baik yang laki-laki maupun yang perempuan, orang-orang beriman, baik yang laki-laki maupun yang perempuan, yang masih hidup maupun yang sudah tiada.
Akhirul kalam,
Wassalaamu'alaikum wr wb
Ir. Andan Nadriasta - arsitek@eramuslim.com





