Desain Mushola Di Lahan 4X20m

Ghofar Paturrohman – Kamis, 14 Muharram 1431 H / 31 Desember 2009 03:09 WIB

Assalamualikum. Wr. Wb.

Pak Aria kami butuh bantuannya. Di perumahan kami tepatnya Perum Bumi Madani Indah – Cikarang akan dibangun sebuah mushola, kami dapat lahan dari pengembang dengan ukuran 4 X 20 m yang memanjang ke arah barat.

Lahan itu tepatnya di sebelah utara & timur ada sawah dan di sebelah selatan & barat ada rumah penduduk.

Rencananya mushola ini akan di gunakan sebagai TPA juga & sebagai kelas alam karena masih di kelilingi oleh sawah, persis di samping sebelah utara ada kali kecil.

Dana kami terbatas kurang lebih sekitar 27 juta, kami ingin mushola ini terbuka tanpa dinding samping,  dan di buat model panggung, untuk bahan kami ingin menggunakan kayu dan untuk pondasi & tiang-tiangnya menggunakan tembok.

Mohon bantuannya untuk desain mushola ini berikut untuk tempat wudhunya. Jika kami ingin menggunakan kayu, kira-kira jenis kayu apa yang murah dan cocok untuk pembangunan ini, dan apakah dengan dana yang ada saat ini kira-kira cukup untuk membangun mushola ini?

Terima kasih

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Wa ‘alaikumussalam Wr.Wb.

Mas Ghofar yang dirahmati Allah SWT, berbahagialah warga Perum Bumi Madani Indah, karena tidak lama lagi akan berdiri sebuah musholla sebagai sarana untuk beribadah dan mensyiarkan Islam di muka bumi ini.

Alhamdulillah apapun yang Allah amanahkan pada kita sudah sepatutnya kita syukuri. Walaupun ukuran tanah yang diwakafkan pihak developer ini kurang ideal untuk pembangunan sebuah rumah ibadah, tetapi tetap harus disiasati agar dapat bermanfaat bagi banyak orang dan terlihat indah dari sisi bentuknya.

Dari data-data yang anda berikan, sayangnya anda tidak menginformasikan akses ke tanah tersebut sehingga saya asumsikan berada pada sisi timur. Pencapaian bangunan musholla ini didesain pada sisi timur melalui sebuah tempat wudhu yang berukuran 4 m x 4 m. Ruang ini dilengkapi dengan tempat wudhu dan toilet di sisi kanan dan kiri dengan ketinggian lantai 20 cm dari jalan.

Dari ruang wudhu, jama’ah dapat menaiki tangga menuju ruang sholat yang didesain berbentuk panggung dengan ketinggian 1 m di atas lahan. Ruang sholat terbuka di kanan kirinya dengan dibatasi oleh railing kayu setinggi 80 cm. Ruang ini memiliki kemiringan plafond yang berbeda dengan ketinggian puncaknya pada sisi mihrab. Dengan kemiringan ini diharapkan kesan agung dari ruang ibadah ini dapat tercapai sehingga menambah kekhusukan pada saat beribadah pada Allah SWT.

Ruang TPA dan kelas alam tidak didesain khusus karena penggunaanya dapat diatur diluar waktu-waktu sholat. Untuk sarana belajar dapat menggunakan meja-meja kecil yang dapat dilipat dan disimpan dengan rapi.

Bentuk ambang mihrab didesain dengan penonjolan profil lengkungan yang kontras dengan warna dinding mihrab. Pada ruang mihrab yang berukuran 4 m x 2 m ini dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan dan ruang sound sistem di kanan kirinya. Lantai di desain berbahan kayu atau parket agar kesan bangunan panggung lebih terasa.

Profil lengkung pada ambang mihrab juga berulang pada frame kaca yang terletak diantara tiang-tiang yang masing-masing berjarak 2 m. Agar ruang sholat tidak tampias pada saat hujan, sisi kanan dan kiri di atas frame kaca lengkung ditutup dengan jalusi atau kisi-kisi kayu hingga ke plafond.

Walaupun bentuk lahannya sempit dan memanjang, tetapi tampilan bangunan musholla ini cukup artistik dengan atap pelana miring 15 derajat ke satu arah di atas ruang sholat berbentuk panggung. Tiang-tiang panggung didesain dengan umpak setinggi batas railing untuk memperkuat kesan kokoh dari bangunan ini. Ruang wudhu dan mihrab beratap datar dengan ketinggian yang berbeda. Dinding mihrab dan ruang wudhu dapat menggunakan material batu alam atau semen kamprot yang kontras dengan tiang, balok dan lisplang berwarna putih. Frame kaca lengkung pada sisi kanan dan kiri ruang sholat dapat menggunakan warna hijau yang senada dengan warna kayu pada railing dan kisi-kisi atas.

Secara keseluruhan bentuk panggung pada ruang sholat melambangkan kesucian dan kemiringan atap satu arah menganalogikan hubungan vertikal kita pada Allah SWT. Desain bangunan yang terbuka juga menyiratkan keterbukaan islam untuk diterima oleh seluruh umat manusia.

Saya tidak mensyaratkan penggunaan material tertentu untuk bangunan musholla ini,  tetapi sebaiknya anda sesuaikan dengan dana yang ada dimana pembangunannya dapat dibuat bertahap sesuai dengan kebutuhan. Dana 27 juta yang sudah terkumpul memang belum mencukupi untuk membangun musholla ini, tetapi dapat anda gunakan untuk modal awal pembangunan sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama. Dalam membangun rumah Allah, anda tidak perlu khawatir akan kekurangan dana, karena Allah yang akan mencukupkannya. Niatkan pembangunan musholla tersebut dengan ikhlas, Insya Allah akan dimudahkan oleh Allah SWT. Yang lebih penting nantinya adalah menjaga agar rumah ibadah ini selalu hidup dengan kegiatan-kegiatan keislaman dan bermanfaat bagi umat di sekitarnya.

Demikianlah Mas Ghofar solusi yang dapat saya berikan, mudah-mudahan impian anda dan umat islam yang ada di lingkungan Perum Bumi Madani Indah dapat segera terwujud.

Wassalamu ‘alaikum Wr.Wb.

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus