Renovasi Rumah Tipe 36/72

Dwi Nurcahyadi – Minggu, 13 Februari 2011 06:46 WIB

Assalamu’alaikum Pak Andan.

Saya baru memiliki rumah di salah satu perumahan di daerah Bogor,dengan tipe 36/72 (6m x 12m).

*2 kmr tidur (ukuran 3×3 dan 3×2 yg depan), kedua kamar tidur terletak di sebelah kanan bangunan.

*1 ruang tamu/kluarga ukuran 3×4 kemudian berdempetan dengan kamar mandi ukuran 1,5×1,5.

*bagian depan rumah tersisa +/- 4,5m untuk carport (kanan) dan halaman/taman (kiri).

*bagian belakang rumah tersisa 6×2, dan sudah di bor sedalam 12m.

Yang ingin saya tanyakan,mumpung sebelum direnovasi atau yang ditambah2.

Bahwa,:

1. Apa saja sich kiat2 kita untuk menentukan sumur, apakah sumur gali, sumur bor 12-15m atau sumur jetpump 30m?

2. Sekarang letak sumur ada dibelakang, apakah baik kedepannya untuk perawatan sumur tersebut? Ataukah sumur dipindah ke depan?

3. R. Tamu skarang ini masih bgabung fungsinya dg R. Kluarga, rencana ingin ditambah ruangan di depan R. Kluarga (skrang ini halaman/taman) untuk dijadikan R.Tamu. Bagaimana desain yg bagus y Pak? namun dengan budget yg hemat untuk kantong PNS….

Makasih Pak Andan atas jawabannya, maaf tidak punya denah rumah.

Wassalamu’alaikum

Assalaamu’alaikum wrwb

Apa kabar anda semua netters eramuslim.com di pagi hari ahad ini ? Semoga anda semua dalam keadaan sehat wal afiat. Selepas memberikan kultum subuh saya up date rubrik ini. Dan betapa semangatnya saya, karena hari ini si sulung pulang dari Pesantren Gontor di Jawa Timur sana. Tidak terasa tahun ini dia sudah akan masuk ke level SLTA. Mohon doa agar bisa tetap istiqomah.

Pagi ini sebelum dhuha kita menyapa Kota Bogor. Pak Dwi Nurcahyadi, selamat untuk anda yang baru saja memiliki rumah. Semoga harta tersebut menjadi berkah. Semoga rumah tersebut menjadi sarana untuk peningkatan ketakwaan. Karena banyak orang belum memiliki nikmat seperti itu. Dan banyak orang pula yang telah memiliki nikmat seperti tapi justru rumahnya menjadi tidak nyaman. Untuk itu perlu sekali kita bersyukur dan berharap kebaikan pada Allah. Apalagi sudah menjadi PNS. Banyak orang mengimpikan jadi diangkat jadi abdi pemerintah. Nah, bapak sudah ada pada posisi tersebut. Semoga karirnya sukses.

Saya coba terjemahkan apa yang bapak sampaikan. Semoga denah awal ini sesuai dengan keadaan lapangan. Sebuah rumah sederhana yang sebenarnya masih punya banyak peluang untuk direnovasi. Karena lebih mudah merenovasi bangunan yang masih standard ketimbang rumah yang sudah dibongkar sana sini tanpa bantuan dan panduan disain. Apalagi keinginan bapak sangat sederhana. Hanya membuat ruang tamu yang terpisah dari bangunan utama.

Kita cukup menambahkan ruangan di muka bangunan. Dengan pola atap dak beton. Hingga tidak mengganggu atap lama. Jadi renovasinya dapat berjalan cepat dan murah tentunya. Dan kita tinggal memilih, apakah antara ruang tamu tersebut perlu diberi sekat tembok dan pintu atau dibiarkan saja ‘blong’ ke belakang. Atau bisa juga disekat dengan lemari atau partisi hingga bisa dipindahkan sewaktu-waktu.

Berikut adalah gambar 3 dimensinya. Tampak muka ini menjelaskan pola teras yang sederhana. Jika kita ingin menerima tamu diluar cukup nyaman untuk menyambutnya di sofa sederhana depan teras. Dengan atap pet beton tipis maka biaya akan semakin tipis alias ringan. Karena hanya cor atap setebal 10 cm saja.

Dan ini gambar dari samping. Yang semakin menjelaskan pola atap beton tambahan yang tidak mengganggu atap lama. Tinggal kita rombak sedikit wajah muka ruang tidur yang menjadi fasad rumah. Hingga telah terjadi perubahan penampilan. Karena jangan sampai kita sudah merenovasi tapi tidak terjadi perubahan tampilan yang signifikan.

Mengenai sumur air di belakang sebaiknya jangan dipindah. Sudah bagus itu. Karena jika dipindah ke depan akan bertabarakan dengan septiktank. Dan jika airnya sudah bagus itu berarti rejeki. Tidak perlu di dalamkan lagi. Jika kurang bagus baru kita bisa berpikir ulang untuk ganti lokasi. Dan untuk urusan ganti lokasi sebaiknya mencari tukang gali sumur air yang ada di dekat bapak. Bisa juga tanya dengan tetangga.

Mengapa demikian ? Karena mereka lebih paham riwayat tanah di daerah sekitar. Dan biasanya tukang gali itu adalah orang asli disana. Atau minimal punya pengalaman lama tentang menggali sumur di daerah tersebut. Hingga hafal tentang struktur tanahnya.

Demikian Pak Dwi Nurcahyadi. Sampai disini dulu jumpa kita. Semoga disain ini bermanfaat bagi anda juga netters sekalian. Wa billahi taufiq wal hidayah,

Wassalaamu’alaikum wrwb

Andan Nadriasta, ST – andanarsitek@yahoo.com

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus