Renovasi Terbatas

Yulia Hafni – Jumat, 18 Februari 2011 18:01 WIB

Assalamu’alaykum wr. wb.

Pak Andan, saya ingin merenovasi rumah dengan dana yang sangat terbatas. denah awal terlampir. Masalahnya agak pelik pak. di belakang ada tanah kosong sedikit. Lalu ada juga bangunan tidak selesai yang ingin juga direnovasi dan ditempati oleh saudara saya. Tapi bangunan tersebut tidak memiliki jalan.

Kebutuhan saya sebenarnya ingin menambah kamar satu lagi. memperbaiki teras di depan. juga ruang cuci jemur saya tidak punya. jadi pakaian yang merupakan aurat kita nampak dijemur diluar. Apakah saya harus membangun tanah yang dibelakang? Tapi saya khawatir mahal.

Lalu bagaimana juga agar saudara saya dapat menempati rumah di belakang yang belum ada atapnya dan tidak punya jalan?

Terimakasih sekali pak atas perhatiannya. Semoga bisa menyelsaikan permasalahan saya

Wassalamu’alaykum wr. wb.

Assalaamu’alaikum wrwb

Netters sekalian, semoga Hari Jum’at kita pekan ini membawa keberkahan. Setelah sholat Jum’at tadi kita berharap dosa-dosa kita selama sepekan diampunkan oleh Allah. Segala kekhilafan kita diganti oleh Allah dengan kebaikan. Karena itulah salah satu fungsi sholat Jum’at. Terminal ruhiyah pekanan. Semoga Allah mengabulkan segala munajat kita.

Disain kita kali ini dari Pak Bahtiar. Yang ingin merehab rumahnya dengan dana terbatas. Agak unik masalahnya. Karena ada tanah juga di belakang. Jika dananya besar mungkin tak jadi masalah. Namun inilah realita. Sering tak berbanding lurus dengan idealisme.

Berikut denah awal rumahnya :

Dan ini adalah bangunan awal dari sisi pinggir jalan. Terlihat tembok masih berupa batako yang tidak diplester. Sebenarnya rawan juga akan rembes keadaan ini. Lumayan, bisa menyedot uang juga jika ingin membuat temboknya tidak rembes. Karena harus diplester dan di aci juga. Lalu untuk amannya harus di aqua proof. Jadi tahan air.

Untuk mengatasi permasalahan di denah saya hanya coba membuat 1 kamar tidur lagi di samping ruang tidur depan. Lalu dapur saya pindahkan ke belakang. Karena arealnya masih cukup lapang. Lalu bisa juga dibuat pintu ke belakang.Agar sisa tanah di belakang bisa dimanfaatkan. Sekaligus akses hawa dan cahaya. Jadi tambah segar rumahnya.

Saya juga coba selipkan kamar mandi jika ingin. Jadi ruang tidur utama bisa mengakses langsung kamar mandi tanpa harus keluar. Jadi lebih nyaman. Walaupun harus mengorbankan sedikit ruang tamu.

Ada yang lupa nampaknya, ruang cuci jemur. Jika ingin bisa juga diselipkan di samping dapur dekat kamar mandi lama. Jadi ia aman ada di dalam ruangan. Tidak nampak dari luar. Cahaya bisa diambil dari jendela atau atap transparan di atasnya. Segala akses service area ada di belakang sini. Jadi kegiatan masak dan cuci praktis dan tidak melelahkan. Ini pengalaman pribadi. Sekedar sharing saja. Untuk melakukan tugas-tugas kerumahtanggaan seperti itu memang terkadang makan waktu jika areal nya tidak kondusif.

Sudah cukup jelas bukan ? Jika masih kurang, maka tunggu saja penampilan berikutnya. Karena belum menjawab seluruh pertanyaan. Hal ini lebih dikarenakan keterbatasan yang ada. Hingga tampilannya harus dipecah. Harap maklum.

Keterbatasan waktu salah satu kendalanya. Karena saya harus segera ke Masjid Al – Marjan Permata Depok. Diundang rapat renovasi masjid oleh pengurus disana. Jadi setelah adzan maghrib saya harus segera berangkat. Mohon doa restunya.Agar pelaksanaan renovasi berjalan dengan baik. Hingga dapat bermanfaat bagi kemashlahatan orang banyak.

Sampai jumpa lain waktu,

Wassalaamu’alaikum wrwb

Andan Nadriasta, ST – andanarsitek@yahoo.com

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus