Rumah plus Majelis Ta'lim di Lahan 8 x 9 M
Assalamualaikum wr wb.
Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Ustadz, untuk menjawab pemohonan saya untuk mendesain rumah orangtua saya.
Rumah orangtua saya berlokasi padat penduduk di daerah Kemayoran, tetapi syukur Alhamdulillah hingga saat ini digunakan sebagai rumah tinggal plus Majelis Ta'lim yang berfungsi untuk mengaji bagi anak-anak dan orangtua warga sekitar. Rumah orang tua saya 2 lantai , lantai 1 berfungsi sbg rumah tinggal dan lantai 2 berfungsi sbg majelis Ta'lim.
Untuk luas rumah orangtua saya adalah L : 8 Meter X P: 9 meter, dan disamping rumah orangtua saya terdapat gang dengan lebar sekitar +/- 50 Cm, memanjang kebelakang,
Kami sekeluarga berencana akan merenov rumah orang tua saya dengan biaya yang relatif minim, kami mohon kiranya Pak Ustadz mau membantu untuk membuat desain rumah tersebut yang terdiri sbb : lantai dasar dibuat 2 KT (untuk ibu dan adik saya), KM + tempat Wudhu + Dapur serta Ruang Tamu sedangkan lantai 2 dibuat plong tanpa kamar.
Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada pak Ustadz, semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Pak Ustadz, Amin.
Wassalamualaikum wr wb.
Taufik Hidayat
Jawaban
Wa ‘alaikumussalam Wr.Wb.
Mas Taufik rahimakumullah, senang bisa berkenalan dengan anda, dan sikap anda yang selalu berpikiran positif, Insya Allah akan membawa keberkahan bagi Anda dan keluarga.
Mas Taufik, bahagia sekali anda memiliki orang tua yang peduli pada kemajuan Islam dan penegakan risalah, tidak heran jika mereka memiliki anak seperti anda yang sangat berbakti dan peduli pada orang tuanya. Mudah-mudahan anda sekeluarga dan orang tua anda dicatat Allah sebagai ahlul jannah.
Di kawasan padat memang rentan sekali dengan upaya pemurtadan umat Islam, karena itu dengan adanya majelis ta’lim ini bisa menjadi sarana pembinaan umat terutama bagi masyarakat bawah yang mudah sekali menukar aqidahnya dengan 1 kotak mi instan. Mudah-mudahan apa yang diniatkan oleh anda dan orangtua anda bisa menjadi amal jariah di yaumil hisab kelak, amin ya robbal aalamiin.
Mas Taufik, dengan luas tanah 8 m x 9 m, saya mencoba menata ulang rumah orang tua anda agar sesuai dengan kaidah arsitektur yang benar dan tentunya dengan segala keterbatasannya.
Saya tidak mendapat informasi dari anda, berapa jarak bangunan minimal dari jalan (GSB), sehingga untuk amannya saya tarik 1.5 m dari batas jalan. Di lahan 8 m x 1.5 m ini, masih bisa digunakan untuk parkir motor dan sedikit ruang hijau di depan ruang tidur. Di bagian muka terdapat teras yang berfungsi sebagai ruang antara menuju ruang tamu dan tangga naik yang berbentuk L ke lantai 2. Mengapa tangga ke lantai 2 ini saya letakkan di luar…..?, pertimbangannya karena kegiatan majelis ta’lim ini tentunya akan menjadi ruang publik yang harus dapat diakses kapan saja bagi yang membutuhkan, sehingga harus terbuka dan tidak mengganggu privasi orang tua anda. Sebagai proteksi sehingga orang tidak masuk sembarangan, maka di lantai 2 dapat di buat pintu geser untuk masuk ke dalam ruang majelis ta’lim. Ruang majelis taklim ini juga dilengkapi dengan kamar mandi kecil dan gudang penyimpanan serta void ke taman belakang sehingga sirkulasi udara dan cahaya tetap dapat masuk ke dalam ruangan.
Pada lantai 1 terdapat ruang tamu yang berfungsi juga sebagai ruang keluarga berukuran 4 m x 2.5 m. Dibatasi oleh sekat semi permanen ke ruang makan di belakangnya. Ruang makan ini mendapatkan view ke taman yang ada di belakang dan dapat langsung berhubungan dengan dapur mungil di sisi kanan. Dua buah ruang tidur untuk ibu dan adik anda, berada di sayap kiri bangunan dilengkapi dengan kamar mandi berukuran 2 m x 2 m. Di sudut kanan belakang terdapat ruang cuci dan jemur yang saya rasa cukup vital untuk ditambahkan dalam daftar kebutuhan ruang rumah orangtua anda.
Ruang Majelis Ta'lim dirancang terbuka pada sisi yang menghadap jalan agar ruangan terasa lebih lapang, tetapi jika anda menghendaki tertutup, maka bisa menggunakan jendela.
Secara keseluruhan bangunan dengan ukuran hampir bujur sangkar ini di desain dengan tampilan yang sederhana dan fungsional. Ketinggian lantai 1 ke lantai 2 adalah 3.6 m dan bentuk atapnya jurai dengan kemiringan 4 arah dengan talang beton selebar 1 m di sekeliling atap. Tangga naik agar terkesan rapi, ditutup dengan dinding krawang bermotif geometris setinggi 2. 8 m. Pada bukaan dinding lantai 2 yang menghadap ke jalan, dilengkapi dengan railing pengaman dan kisi-kisi penahan cahaya matahari dengan profil minimalis. Unsur modern juga semakin kuat dengan adanya kanopi beton yang memanjang di atas teras, jendela ruang tidur dan tangga yang ditopang oleh 1 buah kolom di ujung teras dan dinding di kanan kiri bangunan.
Demikianlah Mas Taufik, desain rumah orangtua anda yang mudah-mudahan akan bermanfaat bagi banyak orang di lingkungan sekitar Kemayoran, yang Insya Allah jika diniatkan dengan ikhlas maka Allah yang akan memudahkan jalan anda untuk membangunnya, seperti firman Allah dalam QS. Muhammad ayat 7 :
"Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu".
Wassalamu ‘alaikum Wr.Wb.
Lainnya (Arsip)
- Mengatasi Bak Air yang Bocor
Senin, 08/06/2009 21:35 WIB - Rumah Mungil Di Lahan Kecil
Sabtu, 06/06/2009 11:16 WIB - Mohon Penjelasan untuk artikel rumah di lahan memanjang 4 x 21
Kamis, 28/05/2009 13:58 WIB - Desain Rumah Di Lahan Yang Tidak Simetris
Rabu, 27/05/2009 23:48 WIB - Tips Menata Ruang Tamu Yang Mungil
Selasa, 19/05/2009 13:44 WIB
Konsultasi Arsitektur
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




