Sumur Resapan Air

Bangun Rumah 123 – Minggu, 10 Maret 2013 05:04 WIB

Assalaamu’alaikum wrwb
Pak Andan di eeramuslim.com, terimakasih atas tayangan pertanyaan kami.
Selanjutnya saya ingin menanyakan apa perbedaan sumur resapan dan septik tank ? Dan apabila saya ingin meletakkannya di rumah saya, sebaiknya sumur resapan tersebut diletakkan dimana pak ?
Terimakasih atas jawabannya.
Wassalaamu’alaikum wrwb
Nana Sumpena
Assalaamu’alaikumĀ  wrwb
Pak Nana dan keluarga yg saya hormati,
Sumur resapan air berbentuk galian tanah dengan kedalaman bisa 1,5 meter , lebarnya bisa 1 meter dan panjangnya 1,5 sampai 2 meter , bergantung dari lokasi . Kedalaman seumur resapan tentu juga bergamtung dari kita. Bisa saja kita buat hingga kedalaman 3 meter. Jika sudah berbicara ini maka tentu berkait dengan biaya. Semakin besar dan semakin dalam, akan semakin mahal biaya permbuatannya.
Untuk kondisi rumah pak nana bisa saya letakkan di depan di hook, di depan kamar pembantu , jadi tidak agak menjauh sedikit dari septik tank. Di dalam sumur resapan tersebut idealnya adalah batu karang. Namun jika sulit didapat maka bisa menggunakan batu kali biasa. Di padukan dengan ijuk, split dan pasir.
Dinding sumur resapan adalah tanah itu sendiri. Tidak ada plesteran tembok atau susunan batu bata. Jadi prinsipnya ia hanya lubang yang di masukkan batu – batuan yang bertugas menjaga dinding tanah agar tidak runtuh. Lalu di sela-sela celah bebatuan inilah air mengalir dan meresap ke dalam tanah.
Sumur resapan ini adalah tempat menampung air kotor dari kamar mandi, air cucian sabun di dapur, dan air dari ruang cuci jemur, jadi yg masuk ke sini adalah selain air kotoran atau air tinja yg berasalah dari kloset.Sering di lapangan di sebut dengan air bekas. Karena ada air kotoran dan air kotor/ air bekas.
Dengan penampungan seperti ini maka kita tidak membuang air tersebut ke saluran lingkungan di perumahan kita, alias tidak ada air limbah yg keluar dari rumah, hingga got di depan rumah hanya tersisi oleh air dari jalan dan air hujan di luar saja.
Namun tetap dibuat lubang saluran ke got. Manakala sumur resapan ini penuh karena hujan atau air tanah yang naik atau sebab-sebab lain, maka ia tetap memiliki out put keluar.
Air hujan yang masuk ke atap dan halaman rumah dapat juga di salurkan ke sumur resapan ini. Hingga akan menambah baik kualitas air tanah di rumah kita.
Untuk septik tank sendiri tetap memiliki sumur resapan. Standarnya memang demikian, Hingga dengan konsep alami ini septik tank biasanya berpuluh-puluh tahun tidak akan penuh. Karena bak penampungan pertama tempat penampungan pertama tinja bila penuh ia akan mengalir ke bak resapan yang ada di depan septik tank..
Bak pertama septiktank merupakan area kedap. Ia memiliki dinding bata di plester dan lantai yang juga di plester dengan semen. Di atas nya ditutup cor beton. Jadi mirip seperti bunker. Karena ruang ini harus benar-benar terisolasi hingga kotoran tidak kemana-mana.
demikian Pak Nana penjelasan dari saya. Semoga berkenan. Dan semoga bisa bermanfaat juga informasi ini bagi netters eramuslim.com di manapun anda berada.
Wassalaamu’alaikum wrwb

Andan Nadriasta, ST – andanarsitek@yahoo.com

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus