Tips Menata Ruang Tamu Yang Mungil

Indah – Selasa, 25 Jumadil Awwal 1430 H / 19 Mei 2009 13:44 WIB

Assalamualaikum………

Apa kabar pak Ustad…? salam kenal dari saya ibu indah, pak Ustad yang baik hati saya ingin minta tips bapak dalam menata dan mengecat ruang tamu yang mungil, kebetulan ruang tamu rumah saya ukurannya 1,5 m x 2 m rencana saya salah satu dindingnya akan saya cat dengan warna coklat susu sedangkan dinding yang lainnya warna putih. Apakah dengan membedakan warna dinding akan membuat ruang tamu saya tambah sempit pak ? Terima kasih sebelumnya ya pak ustad

Wassalam

Ibu Indah

Wa alaikumussalam Wr.Wb.

Alhamdulillah Ibu Indah, berkat limpahan kasih sayang Allah, saya dan keluarga selalu dalam keadaan sehat sehingga tetap dapat bertemu dengan saudara-saudara sesama muslim di media era muslim yang sama-sama kita cintai ini. Salam kenal juga dari saya dan mohon maaf jika pertanyaan ibu baru dapat saya jawab sekarang dan saya berharap mudah-mudahan tetap bisa bermanfaat…

Mungkin sebelum masuk ke interior ruang tamu ibu Indah, ada baiknya kita mengenal karakter dari ruang-ruang yang ada dalam rumah kita. Seperti halnya ruang tamu adalah ruang publik yang merupakan ruang perantara antara kegiatan yang paling terbuka dalam rumah kita yaitu menerima tamu dan kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya lebih membutuhkan privasi. Ruang tamu ini akan mencerminkan karakter dari sang penghuni, yang tercermin dari luas ruangnya, pemilihan dan penataan furniturnya dan yang tidak kalah pentingnya adalah pemilihan warna dindingnya. Secara psikologis kita akan merasa langsung ‘betah’ jika berkunjung pada rumah seseorang apabila ruang tamunya cukup luas, furniturnya tertata rapih dan nyaman serta warna dindingnya memberikan kehangatan, mencerminkan si pemilik selalu terbuka pada siapapun yang berkunjung ke rumahnya. Bukankah Nabi juga mengajarkan pada kita untuk ‘memuliakan tamu’ yang berkunjung atau menginap di rumah kita.

Tapi sekali lagi banyak skala prioritas yang harus kita dahulukan di rumah kita apalagi dengan luas lahan yang terbatas, sehingga jangan berkecil hati jika ruang tamu di rumah kita terkesan seadanya dengan luasan yang pas-pasan. Kita dapat mensiasatinya dengan mengkategorikan tamu yang berkunjung ke rumah kita. Jika keperluannya hanya sebentar kita dapat menerimanya di ruang tamu kita yang kecil, karena memang urusannya hanya seperlunya saja. Tapi jika yang datang memang orang yang sudah dekat atau kerabat-kerabat kita, maka sebaiknya dijamu di ruang keluarga yang lebih luas dan lebih terasa akrab.

Nah bagaimana dengan ruang tamu Ibu Indah ?, melihat dari luasannya 1.5 m x 2 m, saya menyarankan jangan meletakkan terlalu banyak barang dan sebaiknya tidak menggunakan sofa berukuran besar, tapi cukup menggunakan 1 set sofa 2 seater dengan lebar dudukan cukup 60 cm atau bisa juga dengan 2 set kursi tamu 1 seater. Perletakkan meja kopi (coffee table) di depan sofa jika memang tidak memungkinkan karena terbatasnya ruang, maka dapat diletakkan di samping sofa atau di antara 2 kursi tamu. Sebagai aksen ruangan bisa ditambahkan juga pot tanaman di samping sofa atau vas di atas meja kopi. Asesoris lain adalah lukisan atau gambar-gambar dengan frame berukuran 20 cm x 30 cm yang disusun berjajar.

Bagaimana dengan warna dindingnya? Membuat perbedaan warna pada dinding adalah salah satu trik mengalihkan perhatian sehingga kesan ruang yang sempit menjadi tidak terasa. Gunakan paduan warna yang senada atau warna turunannya dengan satu bidang dinding yang dibuat kontras. Jika ruang tamu Ibu Indah memiliki 3 atau 4 sisi dinding, aplikasikanlah warna yang agak gelap sebagai background atau latar belakang yaitu posisi dinding dimana tidak ada bukaan jendela atau pintu. Letakanlah sofa atau kursi tamu pada sisi dinding ini dan di atasnya bisa ditambahkan frame lukisan atau gambar yang disusun berjajar dengan tema yang sama sehingga ruangan terasa lebih ‘welcome’. Penambahan karpet di depan sofa juga bisa menjadi alternatif sehingga kesan hangat semakin kuat.

Pada foto di bawah ini bisa dirasakan perbedaan ruang yang diberi warna sama dan yang dibedakan warna dindingnya.

Silakan saja jika ibu Indah menyukai warna coklat dan turunannya, karena warna ini akan memberikan kesan ‘hangat’ atau bisa juga menggunakan warna hijau dan turunannya yang akan memberikan kesan ‘fresh’ sehingga walaupun kecil, tapi terasa apik dan nyaman. Kombinasi warna kontras dengan warna putih juga bisa dijadikan alternatif karena warna putih bersifat netral. Tapi jika lantai dan plafond kita juga berwarna putih, maka ruangan akan terasa membosankan. Karena itu pemilihan kombinasi warna tersebut harus dilihat dari semua aspek. Jika warna dinding terang maka gunakan furniture dan asesoris yang berwarna gelap, dan begitu pula sebaliknya. Pemilihan gorden juga saya sarankan tidak menggunakan gorden kain yang terkesan berat, tetapi bisa menggunakan roman blind atau roller blind yang lebih ringan atau bisa juga dengan horizontal blind yang berbahan kayu atau kain.

Demikian Ibu Indah masukan yang dapat saya berikan sebagai acuan untuk penataan interior ruang tamu anda. Mudah-mudahan bisa menjadi ilmu yang bermanfaat….

Wassalamu Alaikum Wr.Wb…

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus