Ir. Zainal Abidin

Klinik Bisnis

Konsultasi Kewirausahaan, Mempersiapkan, Membangun Usaha
bersama Ir. Zainal Abidin

Kirim Pertanyaan

Bagaimana Memulai Usaha Tanpa Modal?

Jumat, 27 Jun 08 04:29 WIB

Assalamu 'alaikum Wr Wb.

Bapak Zainal Abidin. Saya seorang sarjana teknik dari sebuah perguruan tinggi di Jawa Timur. Sudah dua tahun menganggur. Dan saat ini saya hendak mencoba untuk berwirausaha sendiri, daripada saya menunggu terlalu lama menganggur. Dapatkah kita memulai suatu usaha sementara modal kita tidak punya?

Terima kasih sebelumnya.

Wassalamu 'alaikum Wr Wb.

Ahmad - Bandung

Ahmad
ahmhar at eramuslim.com

Jawaban

Wa 'alaikum salaam Wr. Wb.

Bung Ahmad. Alhamdulillaah, anda sudah menyadari bahwa mencari kerja lebih sulit daripada memulai usaha sendiri. Saat ini, berdasarkan data statistik dari BPS, angka pengangguran sudah mencapai 10 juta. Keyakinan saya, angka sebenarnya jauh di atas itu. Bisa dua atau tiga kali lipat. Pastinya, jumlah itu akan semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Bung Ahmad. Saya punya data, yang mungkin menghentak sisi kemanusiaan anda.Seorang kawan mengirimkan sebuah film dokumenter berjudul The New Rulers of The World. Di film yang kualitas gambarnya kurang baik itu, saya mendapatkan beberapa fakta mengenaskan. Sang Produser, John Pilger, menemukan bahwa sepotong celana pendek buatan Indonesia dijual di sebuah supermarket di Inggris dengan harga banderol Rp 112.000, - Sepasang sepatu merk terkenal made in Indonesia, dilabeli harga Rp 1, 4 juta di supermarket yang sama. Bangga juga, karya bangsa sendiri bias dijual di negeri lain. Harganya tinggi pula.

Sayangnya, kebanggan itu pupus tanpa bekas, ketika sang produser menemukan fakta lain. Para buruh yang membuat celana buntung tadi, hanya kebagian bayaran tidak lebih dari lima ratus perak. Tak lebih tinggi dari harga sewa WC Umum. Para buruh pembuat sepatu, hanya dibayar lima ribu rupiah. Tidak lebih mahal dari harga seporsi gado-gado. Dan apabila gaji seluruh buruh pembuat sepatu di tanah air dijumlahkan, ternyata tidak cukup untuk membayar kontrak iklan perusahaan sepatu itu kepada Tiger Woods.

Fakta yang mengejutkan. Tapi itulah adanya. Buruh kita, bayarannya hanya satu level di atas budak. Penghasilannya sangat rendah. Bahkan lebih rendah daripada uang yang bisa dihasilkan oleh seekor monyet dalam pertunjukan topeng monyet keliling. Monyet yang sudah terlatih ini, bisa menghasilkan uang minimal Rp 15.000, - sekali manggung, yang memakan waktu tidak lebih dari setengah jam.

Baru-baru ini, saya menerbitkan sendiri buku tulisan saya. Judulnya, Monyet Aja Bisa Cari Duit! Sarkastis? Ya. Sepertinya bangsa ini sudah kebal dari kata-kata inspirasi. Sudah kebal dari kata-kata motivasi. Mungkin kita butuh teror mental. Itu sebabnya, saya tidak ingin jadi Inspirator. Saya tidak mau jadi Motivator. Saya mau jadi teroris. Bukan dengan cara meletakkan bom di badan saya, dan meledakkannya di suatu tempat. Saya ingin meneror mental para pengangguran, agar secepatnya mengambil keputusan untuk mandiri. Jika mereka masih betah menganggur, mohon maaf saja. Saya lebih hormat pada monyet.

Kebetulan, anda tinggal di Bandung. Sabtu ini, 28 Juni 2008, saya hadir di acara Bedah Buku Monyet Aja Bisa Cari Duit sekaligus Training Revolusi Sukses - Malu Sama Monyet di GSG STT Tekstil, Jl. Jakarta No. 31 Bandung.

Bung Ahmad. Anda bisa mulai usaha, tanpa modal sepeser pun. Karena memulai usaha memang tidak butuh uang. Yang penting, anda bisa memberdayakan otak anda. Dengan modal otak, anda bisa cari uang. Bahkan, monyet yang kapasitas otaknya lebih rendah dari manusia saja, bisa cari uang. Hare gene masih nganggur? Malu sama Monyet!

Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya. Selamat berwirausaha. Semoga Allah mengabulkan keinginan anda.

Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.

Jay

The Terrorist

Konsultasi Terkait

Terkait lainnya

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan | Lowongan
© 2000-2008 eramuslim.com